Harga Batubara Anjlok, Jero Wacik Ketar-ketir

Vicky Anggriawan - Senin, 17-12-2012 16:57

Harga Batubara Anjlok, Jero Wacik Ketar-ketir  : aktual.co
Dirjen Minerba Kementerian ESDM Thamrin Sihite (Foto: Aktual.co/Oke Dwi Atmaja)
Jakarta, Aktual.co —  Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) akan melakukan berbagai cara agar tidak kehilangan pendapatan dari sektor energi. Pasalnya, saat ini harga komoditas batubara tengah anjlok sehingga pendapatan bisa hilang 30 persen.  

"Dengan target Rp400 triliun tahun depan, maka KESDM tidak boleh meleng, kalau meleng 30 persen pendapatan dari energi bisa tidak masuk ke APBN," terang Menteri ESDM Jero Wacik di Jakarta, Senin (17/12).

Sementara itu ditemui ditempat yang sama Dirjen Minerba, Thamrin Sihite mengatakan, penurunan harga batubara karena dua faktor.  Yang pertama adalah karena pertumbuhan produksi batubara tidak sesuai dengan yang direncanakan, "Karena pertumbuhan tidak sesuai yang direncanakan maka pertumbuhan konsumsi batubara menurun," imbuhnya.   

Thamrin menuturkan, ekspor batubara dari Indonesia merupakan salah satu andalan dari sektor energi. "Sasaran ekspor kita china dan india," terangnya.

Faktor kedua, dalam industri batubara, persaingan mulai banyak terjadi. Thamrin mengatakan, kini, Amerika Serikat dan Afrika telah masuk kedalam pasar tersebut, yang menyebabkan harga batubara menjadi semakin turun.

"Memang dilihat dari segi pasar, Amerika Serikat dan afrika itu sudah mulai masuk pasar batubaraya. Artinya disana ada persaingan produksi, jadi faktor itu yang menyebabkan harga batubara turun," tutupnya.
Epung Saepudin

Komentar
Nama
Email
Komentar
Kode Verifikasi