Mobil LCGC Pakai BBG Ditanggapi Sinis GIAMM

Arnold Sirait - Senin, 10-06-2013 15:43

Mobil LCGC Pakai BBG Ditanggapi Sinis GIAMM : aktual.co
Daihatsu Ayla (Foto: Aktual.co/Oke Dwi Atmaja)
Jakarta, Aktual.co — Desakan beberapa pihak agar low cost green car (LCGC) atau mobil murah menggunakan Bahan Bakar Gas (BBG) ditanggapi  dingin Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM) selaku pembuat komponen di LCGC tersebut. Ketua Umum Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM), Hadi Surjadipradja mempertanyakan ketersediaan gas tersebut.

"Gasnya ada tidak, seandainya tidak ada gasnya, Mobilnya jadi tidak bisa jalan," katanya di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (10/6).

Menurutnya, pihak industri telah mengajukan permintaan gas, namun tidak dikasih.

"Sekarang industri minta gas tapi tidak di kasih, itu faktanya," tambahnya.

Selain itu, jika LCGC menggunakan BBG, dikhawtirkan tidak ada yang berminat menggunakan gas.

"Ada tidak yang beli, siapa yang mau pakai," tanyanya.

Sebelumnya, Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH) mengimbau agar pemilik mobil murah dan ramah lingkungan (Low Cost Green Car/LCGC) untuk memakai bahan bakar gas (BBG). Pasalnya, dengan adanya aturan LGCG nantinya maka akan meningkatkan laju konsumsi BBM bersubsidi.

Sebagai informasi, Saat ini subsidi untuk BBM sudah  mencapai Rp300 triliun atau 20 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Ismed Eka Kusuma -

Berani Melangkah
Komentar
Nama
Email
Komentar
Kode Verifikasi