Pemerintah Terbitkan Kebijakan Cukai Hasil Tembakau Baru

Jum'at, 03-05-2013 18:10

Pemerintah Terbitkan Kebijakan Cukai Hasil Tembakau Baru : aktual.co
Petani tembakau di gudang pembelian (Foto: Aktual.co/Arif Tjakraningrat)

PMK Nomor 78/PMK.011/2013 merupakan pengganti Peraturan Menteri Keuangan Nomor 1911PMK.04/2010 mengenai ketentuan hubungan keterkaitan di bidang cukai dengan beberapa perubahan pokok-pokok kebijakan dan selanjutnya istilah hubungan istimewa diganti menjadi hubungan keterkaitan.


Jakarta, Aktual.co — Pemerintah melalui Menteri Keuangan menerbitkan kebijakan tentang penetapan golongan dan tarif cukai hasil tembakau terhadap pengusaha pabrik hasil tembakau yang memiliki keterkaitan, mulai berlaku 12 Juni 2013.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (3/5), menyebutkan kebijakan tersebut ditetapkan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 78/PMK.011/2013 tanggal 12 April 2013 yang berlaku 60 hari setelah diundangkan.

PMK Nomor 78/PMK.011/2013 merupakan pengganti Peraturan Menteri Keuangan Nomor 1911PMK.04/2010 mengenai ketentuan hubungan keterkaitan di bidang cukai dengan beberapa perubahan pokok-pokok kebijakan dan selanjutnya istilah hubungan istimewa diganti menjadi hubungan keterkaitan.

Pokok kebijakan utama yang diatur dalam PMK yang baru tersebut adalah mengenai kriteria hubungan keterkaitan, yakni pengusaha pabrik hasil tembakau ditetapkan memiliki hubungan keterkaitan dengan pengusaha pabrik lainnya apabila memiliki keterkaitan dari aspek permodalan dan manajemen kunci.

Selain itu aspek penggunaan bahan baku barang kena cukai berupa tembakau iris yang diperoleh dari pengusaha pabrik lainnya yang mempunyai penyertaan modal paling sedikit 10 persen, dan/atau hubungan keluarga baik sedarah maupun semenda dalam garis keturunan lurus dan/atau ke samping dua derajat.

Aspek lain yang diatur dalam PMK itu adalah tata cara penetapan pengusaha pabrik yang memiliki hubungan keterkaitan (pernyataan diri/self declare dari pengusaha pabrik atau pembuktian oleh Pejabat Bea dan Cukai) dan tata cara pencabutan penetapan, penggolongan dan tarif cukai pengusaha pabrik yang memiliki hubungan keterkaitan.

Selain itu mengatur kewajiban bagi seluruh pengusaha pabrik untuk menyatakan diri memiliki atau tidak memiliki hubungan keterkaitan, serta kewajiban Kepala Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk melakukan penagihan atas kekurangan perhitungan pembayaran cukai dan pungutan Negara lainnya yang terjadi akibat penetapan hubungan keterkaitan.

Pada saat PMK Nomor 78/PMK.011/2013 ini berlaku, ketentuan Pasal 21A Peraturan Menteri Keuangan Nomor 191/PMK.04/2010 tentang Perubahan atas PMK Nomor 200/PMK.04/2008 tentang Tata Cara Pemberian, Pembekuan, dan Pencabutan Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai Untuk Penqusaha Pabrik serta Importir Hasil Tembakau dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
(Ant)
Ismed Eka Kusuma -
Berita Terkait



Berita Lainnya

  • 2 Sep 2014 15:50:48
    "Dana simpanan hasil kesepakatan, yang kini disimpan managemen perusahaan PT Asiatic Persada (AP) tidak pernah dicairkan," kata Hasan Sudin, seorang keturunan Depati Jaring Suku Anak Dalam (SAD), Selasa (2/9).
  • 2 Sep 2014 15:30:29
    "Tidak hanya nelayan tradisional, operasional perusahaan juga terganggu akibat pembatasan BBM bersubsidi," kata Kepala Cabang Perinus Sorong, Srinona Kadarisman, kepada sejumlah media yang berkunjung ke Kantor Perinus, Jalan Ahmad Yani, Sorong, Selasa (2/9).
  • 2 Sep 2014 14:22:25
    "Sebelum pencabutan izin usaha itu, Cahyagold Prasetya Finance telah dikenakan Sanksi Pembekuan Kegiatan Usaha Nomor S-367/NB.2/2013 tanggal 30 Desember 2013 karena tidak memenuhi ketentuan Pasal 11, Pasal 28 ayat (1), dan Pasal 32 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 84/PMK.012/2006 tentang Perusahaan Pembiayaan," Demikian Keterangan tertulis OJK yang diterima di Jakarta, Selasa (2/9).
  • 2 Sep 2014 14:11:28
    Data Bank Sentral Korsel menunjukkan bahwa lembaga-lembaga keuangan Korea Selatan membeli sekuritas asing terbanyak pada kuartal kedua sejak krisis keuangan global 2008, mendukung pemulihan dalam selera terhadap aset-aset berisiko.
  • 2 Sep 2014 13:55:00
    Neraca perdagangan non migas surplus USD6,7 miliar, tetapi total transaksi perdagangan migas defisit USD7,7 miliar. Artinya, neraca perdagangan Indonesia masih defisit USD1 miliar pada periode Januari-Juli 2014.
  • 2 Sep 2014 12:40:35
    "Jangan sampai harga BBM bersubsidi ini dijadikan alat meningkatkan nilai tawar politik, ini hanya akan berdampak negatif yaitu beban anggaran subsidi semakin membengkak," ujar Ketua Apindo Jateng, Frans Kongi di Semarang, Selasa (2/9).
  • 2 Sep 2014 12:30:37
    "Bukan tidak mungkin UU itu akan mendorong pengaturan ulang persyaratan investasi," ujar Staf Ahli Menperin Bidang Pemasaran dan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Ferry Yahya di Bandung, Selasa (2/9).
  • 2 Sep 2014 11:25:59
    "Dari hasil survei harga properti residensial (SHPR), Bank Indonesia mencatat penjualan rumah hunian pada triwulan ini memang tumbuh melambat," ujar Sutikno di Semarang, Selasa (2/9).
  • 2 Sep 2014 11:05:11
    Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) sehubungan dengan peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
  • 2 Sep 2014 09:40:57
    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka naik 1,71 poin atau 0,03 persen menjadi 5.179,33, sedangkan indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 0,43 poin (0,05 persen) ke level 880,53.
  • 2 Sep 2014 08:45:40
    Pada perdagangan hari ini, Selasa (2/9), Sinarmas Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak mixed pada kisaran 5.150-5.194.
  • 2 Sep 2014 08:30:01
    "Total ekspor kumulatif Januari-Juli 2014 tercatat sebesar 204 juta dolar AS, atau berkurang sebesar 82,61 persen dibanding kumulatif Januari-Juli 2013 yang mencapai 1.173,2 juta dolar AS (ketika freeport mengekspor bijih tembaga dan konsentrat secara rutin)," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Didik Koesbianto, di Jayapura, ditulis Aktual, Selasa (2/9).
  • 1 Sep 2014 23:23:20
    "Adanya kerja sama perseroan dengan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) melalui penggunaan fasilitas ATM bank, internet bank dan "mobile banking" dapat mendorong nasabah Bank Mandiri menjadi investor pasar modal," ujar Senior Executive Vice President Transaction Banking Bank Mandiri Rico Usthavia Frans di Jakarta, Senin (1/9).
  • 1 Sep 2014 21:43:13
    "Kami selalu akan melihat stance (sikap) kebijakan moneter dari berbagai indikator makro ekonomi," kata Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo usai rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR RI di Jakarta, Senin (1/9).
  • 1 Sep 2014 20:19:13
    "Tenaga kerja kita di sektor formal pertumbuhannya cenderung lambat. Sementara masih banyak pekerja di sektor informal yang tidak terjamin kesejahteraannya. Bahkan banyak perempuan yang bekerja di sektor informal tidak dibayar," kata Ekonom Komite Ekonomi Nasional (KEN) itu.
  • 1 Sep 2014 18:53:05
    "Pertumbuhan ekonomi saat ini melambat. Hingga akhir tahun prediksinya hanya mencapai 5,2 persen. Percuma kalau inflasinya 'manageable', tapi pertumbuhan ekonominya kurang," kata Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance Enny Sri Hartati saat dihubungi di Jakarta, Senin (1/9).
  • 1 Sep 2014 18:48:19
    "Memang ada beberapa dampak dari pembatasan subsidi BBM. Di minggu ketiga itu kelihatan ada beberapa dampaknya yang memang lebih tinggi," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di gedung DPR RI, Jakarta, Senin (1/9).
  • 1 Sep 2014 18:29:59
    "Kami siap menerima usulan program prioritas Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) yang akan disampaikan fraksi partai koalisi pendukung Jokowi di Rapat Panitia Kerja RAPBN, yang dimulai Rabu (3/9)," ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana di Gedung DPR/MPR/DPD di Jakarta, Senin (1/9).
  • 1 Sep 2014 18:18:08
    Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia ditutup naik sebesar 40,75 poin setelah data ekonomi Indonesia yang dirilis Badan Pusat Statistik positif.
  • 1 Sep 2014 18:05:56
    Sedangkan negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Juli 2014 ditempati Tiongkok dengan nilai US$2,14 miliar (21,65 persen), Jepang USD1,33 miliar (13,41 persen), dan Singapura USD0,89 miliar (8,99 persen). Impor nonmigas dari ASEAN mencapai pangsa pasar 22,97 persen dan dari Uni Eropa 8,63 persen.
  • 1 Sep 2014 17:36:50
    "Sentimen eksternal yang datang dari AS menahan mata uang rupiah berada di area positif di tengah data neraca perdagangan Indonesia yang mencatatkan surplus serta inflasi yang stabil," ujar Pengamat pasar uang Bank Himpuan Saudara Rully Nova di Jakarta, Senin (1/9).
  • 1 Sep 2014 16:12:54
    "Total ekspor periode Juli 2014 terdiri dari ekspor non-minyak dan gas bumi sebesar USD11,63 miliar dan ekspor migas bumi sebesar USD2,55 miliar," kata Suryamin dalam konferensi pers dikantornya, Jakarta, Senin (1/9).
  • 1 Sep 2014 15:25:48
    "Satu-satunya kelompok yang menyumbang deflasi, adalah kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan yaitu sebesar 0,12 persen, karena tarif angkutan sudah mengalami penurunan," tandasnya.
  • 1 Sep 2014 14:25:59
    "Subsidi ke rumah MBR akan lebih nyata hasilnya, terserah apakah subsidi itu untuk pembangunan rumah tapak atau ke atas alias rumah susun," kata Tomi Wistan di Medan, Senin (1/9).
  • 1 Sep 2014 14:04:47
    Pada penutupan perdagangan Sesi I, Senin (1/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 34,36 poin (0,67%) ke level 5.171 setelah dibuka naik 23,08 poin (0,45%) ke level 5.159 pagi tadi mengikuti penguatan pasar global dan regional. Sementara Indeks LQ45 juga naik 9,02 poin (1,04%) ke level 878,219.


eXTReMe Tracker