Tawarkan Produk Asuransi, BTN Gandeng Zurich Topas Life

Selasa, 18-12-2012 18:59

Tawarkan Produk Asuransi, BTN Gandeng Zurich Topas Life  : aktual.co
BTN Bank - Nasabah (Foto: Aktual.co/Amir Hamzah)

"Ini kerjasama bancassurance yang pertama oleh BTN, dan Zurich kita pilih melalui 'beauty contest' dan tentunya kita mau produknya berkualitas dalam mendukung keinginan nasabah BTN," katanya.


Jakarta, Aktual.co —  Bank Tabungan Negara (BTN) terus berusaha meningkatkan pelayanan kepada nasabahnya dengan menggandeng Asuransi Zurich Topas Life yang memberi alternatif produk investasi dan asuransi kepada nasabah BTN.

"Target pendapatan bukan yang utama, tetapi ini untuk memberi alternatif layanan kepada nasabah loyal kami, sehingga tidak perlu mencari produk asuransi atau investasi ke bank lain," kata Dirut BTN Iqbal Latanro usai penandatanganan kerjasama dengan Asuransi Zurich Topas Life di Jakarta, Selasa (18/12). 

Menurutnya, nasabah BTN yang terus berkembang sejalan dengan pertumbuhan pendapatan masyarakat sangat membutuhkan produk asuransi dan investasi, sehingga manajemen BTN memutuskan mencari perusahaan asuransi yang berkualitas untuk memasarkan produknya kepada nasabah BTN.

"Ini kerjasama bancassurance yang pertama oleh BTN, dan Zurich kita pilih melalui 'beauty contest' dan tentunya kita mau produknya berkualitas dalam mendukung keinginan nasabah BTN," katanya.

Dijelaskan Iqbal, produk yang ditawarkan bisa asuransi jiwa, asuransi kecelakaan diri, produk unit link dan produk bundling lainnya.

Sementara itu, CEO Zurich Topas Life Oemin Handajanto mengatakan kerjasama ini akan membantu kedua belah pihak dengan perluasan jaringan distribusi dari BTN dan penyediaan pelanggan BTN dengan produk-produk asuransi jiwa dari Zurich.

"BTN adalah mitra penting kami dan ini merupakan langkah penting Zurich dalam mengimplementasikan strategi asuransi jiwa di pasar Indonesia yang bertumbuh secara pesat," kata Oemin.

Dikatakan Oemin, Indonesia memiliki pasar asuransi jiwa yang sangat menarik karena pertumbuhan ekonominya tinggi sementara penetrasi asuransi jiwanya masih rendah.

Pasar asuransi jiwa pada 2011 tumbuh 24,6 persen dan diperkirakan akan tumbuh dua digit dalam tahun-tahun mendatang, Sementara penetrasi asuransi jiwa hanyalah 1,4 persen atau tertinggal jauh dengan negara lain seperti Taiwan, Hongkong, Korea dan Singapura yang porsinya mencapai 8 - 11 persen.

"Potensi pasar asuransi di Indonesia sangat luar biasa dan kerjasama ini pasti akan bermanfaat besar bagi nasabah BTN," katanya.
(Ant)
Epung Saepudin
Berita Terkait



Berita Lainnya

  • 29 Mar 2015 07:50:06
    "Saya mengingatkan perlunya perhatian pada masalah pangan yang akan menjadi tantangan besar Bangsa Indonesia di masa depan,"
  • 28 Mar 2015 22:00:04
    Pemerintah pusat telah menyetujui pembangunan jalan tol ke kawasan Pelabuhan Tanjung Api Api Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Presiden Joko Widodo telah menyetujui pembangunan jalan tol tersebut, kata Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, di Palembang, Sabtu (28/3).
  • 28 Mar 2015 20:15:31
    "Terkoreksi jumlahnya 1,2 juta unit."
  • 28 Mar 2015 20:00:42
    "Dan kunci utama untuk menghadapinya ada dua yakni stabilitas internal dan eksternal, serta infrastruktur," katanya.
  • 28 Mar 2015 18:30:32
    "Indonesia ingin membangun dengan cepat, kita ingin investasi, kita ingin membangun infrastruktur dengan cepat," katanya.
  • 28 Mar 2015 17:00:36
    "Pembukaan itu merupakan salah satu bentuk dukungan pengembangan pariwisata," kata Sales and Service Manager PT Garuda Indonesia (Persero) Kantor Cabang Denpasar I Nyoman Sulendra di Denpasar, Sabtu (28/3).
  • 28 Mar 2015 13:43:56
    Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Satya W Yudha (kanan), Direktur Eksekutif Indonesia Resource Studies, Marwan Batubara (kiri) saat menjadi narasumber dalam acara diskusi polemik di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (28/3/2015). Diskusi yang membahas pelabuhan dengan mengangkat tema "Kontroversi Cilamaya" AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB
  • 28 Mar 2015 13:15:59
    Pelaku perbankan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tidak mengkhawatirkan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) akhir tahun 2015, mempengaruhi kinerja perbankan di daerah tersebut.
  • 28 Mar 2015 12:30:06
    PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) melalui anak perusahaannya PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) meraih pinjaman dana segar dari The Export-Import Bank of China (CEXIM) senilai USD 1,20 miliar atau sekitar Rp15,6 triliun untuk pembangunan PLTU Banko Tengah 2 x 620 MW (Sumsel 8) di Mulut Tambang Tanjung Enim Sumatera Selatan.
  • 28 Mar 2015 12:15:07
    Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRES), Marwan Batubara mengatakan koordinasi antar kementerian terkait wacana Pelabuhan Cilamaya, seperti yang dikatakan pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub), hanya terjadi di atas kertas. Pasalnya, kata dia, jika memang koordinasi dilakukan dengan optimal, isu safety (keamanan) seharusnya tidak ada lagi.
  • 28 Mar 2015 09:15:06
    Kepala Biro Hukum Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Hamra Samal angkat bicara terkait maraknya pemberitaan mengenai kalangan politisi yang ditunjuk menjadi komisaris BUMN.
  • 28 Mar 2015 07:20:57
    Ada perang dagang besar dibalik headline media soal kematian lebah akibat neonics.
  • 28 Mar 2015 04:02:51
    "Dalam beberapa bulan proses implementasi Permen KP Nomor 56/2014 sejak November 2014 terjadi penurunan volume produksi perikanan dari usaha penangkapan, khususnya hasil tangkapan dari beberapa kapal ikan eks-asing, namun dalam jangka panjang harapan terhadap 'sustainability' (keberlanjutan) sumber daya alam," ujar Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan KKP Saut Hutagalung di Jakarta, Jumat (27/3).
  • 28 Mar 2015 02:02:51
    "Melihat tren pergerakan indikator ekonomi, tidak menutup kemungkinan pada akhir tahun 2015 pasar akan mulai bergerak memasuki fase siklus baru dengan tren kenaikan," kata kata Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda di Jakarta, Jumat (27/3).
  • 27 Mar 2015 22:40:07
    "Kami membicarakan mengenai persiapan UKM menghadapi MEA 2015, bagaimana peran UKM agar bisa efektif berjalan sehingga para pedagang bisa lebih siap menghadapi MEA nanti," ujar Zulkarnaen di hotel Grand Clarion Makassar, Jumat (27/3).
  • 27 Mar 2015 21:50:11
    "Untuk luar negeri masih Jepang dan dalam negeri Bali," kata Elly dalam konferensi pers Astindo Fair 2015 di JIEXPO, Jakarta, Jumat (27/3).
  • 27 Mar 2015 21:20:12
    "KKP menolak perbudakan usaha perikanan di Indonesia," kata Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan KKP Saut Hutagalung di Jakarta, Jumat (27/3).
  • 27 Mar 2015 20:15:56
    "Adanya penurunan ini tentu saja membuat sejumlah perusahaan tambang di Kaltim tidak bisa memproduksi batu bara dalam jumlah besar, kecuali bagi perusahaan yang sudah terikat kontrak dan memiliki pasar tetap," ujar Mawardi di Samarinda, Jumat (27/3).
  • 27 Mar 2015 19:58:20
    Dalam laporan keuangan BEI yang dipublikasikan di Jakarta, Jumat (27/3), tercatat kenaikan laba bersih seiring dengan meningkatnya pendapatan tahun buku 2014 sebesar 27 persen menjadi Rp1,217 triliun dari sebelumnya Rp958,547 miliar pada tahun sebelumnya.
  • 27 Mar 2015 19:48:47
    Sekretaris Lembaga Indonesia Eximbank Sunu Widi Purwoko dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (27/3), menjelaskan fasilitas ini akan digunakan INKA untuk proyek pengadaan 150 unit kereta penumpang pesanan Bangladesh Railway.
  • 27 Mar 2015 19:22:47
    "Perbaikan yang disampaikan Presiden Xi Jinping sejalan dengan fokus pemerintah yang saat ini berfokus meningkatkan realisasi berbagai komitmen investasi dari China," ujar Franky
  • 27 Mar 2015 18:44:55
    "Inflasi Maret (0,27-0,3 persen) itu tingginya dibatas wajar," ujar Gubernur BI Agus Martowardojo, di Jakarta, Jumat (27/3).
  • 27 Mar 2015 18:27:37
    "Harapannya, RS Mitra Keluarga dapat mengoptimalisasi seluruh sumber daya finansial yang ada untuk mendorong pertumbuhan bisnis dan meningkatkan pelayanan," ujar Sentot dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (27/3).
  • 27 Mar 2015 18:19:20
    "Inflasi Maret (0,27-0,3 persen) itu tingginya dibatas wajar," ujarnya di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta.
  • 27 Mar 2015 18:01:33
    Untuk itu, lanjut dia, pihaknya mengharapkan dukungan mesin-mesin dari pemerintah pusat khususnya melalui Kementerian ESDM. "Kita harapkan dukungan mesin dan pembangkit dari Kementerian ESDM," tutupnya.


eXTReMe Tracker