Cadangan Devisa Indonesia Pada Akhir Maret 2014 Senilai 102,6 Miliar Dolar AS

Rabu, 09-04-2014 07:32

Cadangan Devisa Indonesia Pada Akhir Maret 2014 Senilai 102,6 Miliar Dolar AS : aktual.co
BI (Foto: Aktual.co/Istimewa)

Dari neraca finansial, aliran masuk modal asing masih terus berlanjut pada Maret 2014 sehingga secara akumulatif pada triwulan I 2014, aliran masuk portfolio asing ke pasar keuangan Indonesia mencapai 5,8 miliar dolar AS.


Jakarta, Aktual.co — Dari neraca finansial, aliran masuk modal asing masih terus berlanjut pada Maret 2014 sehingga secara akumulatif pada triwulan I 2014, aliran masuk portfolio asing ke pasar keuangan Indonesia mencapai 5,8 miliar dolar AS. 

Dengan perkembangan positif tersebut, cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2014 tercatat 102,6 miliar dolar AS, yang setara 5,9 bulan impor barang atau 5,7 bulan impor barang dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. 

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara dalam siaran pers kepada Aktual.co, Selasa (8/4).

"Ke depan, BI memperkirakan perbaikan sektor eksternal berlanjut, ditopang defisit transaksi berjalan 2014 yang dapat ditekan di bawah 3,0 persen dari PDB dan surplus aliran masuk modal asing yang tetap besar," sambungnya. 

BI, sambungnya, akan terus mencermati berbagai risiko baik dari global maupun domestik yang dapat mengganggu ketahanan sektor eksternal dan meresponsnya dengan tepat, termasuk mengenai perkembangan Utang Luar Negeri (ULN), khususnya ULN swasta.
Ari Purwanto
Berita Terkait

UCAPAN SELAMAT PRESIDEN


Berita Lainnya

  • 21 Nov 2014 08:59:20
    "Pola Break Down terbentuk atas IDX mengindikasikan Bearish Reversal," ujar Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang dalam risetnya, Jumat (21/11).
  • 21 Nov 2014 08:48:41
    "Sasaran kami adalah pasar keuangan Indonesia sebagai salah satu pasar keuangan yang diperhitungkan di ASEAN, berdaya tahan tinggi, dan mampu mendukung transisi Indonesia ke negara maju," kata Gubernur BI Agus Martowardojo saat acara Bankers Dinner di Jakarta, Kamis (20/11).
  • 21 Nov 2014 08:39:19
    "Pergerakan IHSG mengalami tekanan wajar, sehingga memperlihatkan koreksi sehat yang terjadi," tulis Kepala Riset Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya dalam riset hariannya, Jumat (21/11).
  • 21 Nov 2014 08:30:06
    "Langkah ini (menaikkan BI rate) menegaskan kembali bahwa kami menempuh kebijakan moneter bias ketat, sebagai langkah pre-emptive untuk memitigasi dampak lanjutan naiknya harga BBM pada tekanan inflasi ke depan," kata Gubernur BI Agus Martowardojo saat acara Bankers Dinner di Jakarta, Kamis (20/11) malam.
  • 21 Nov 2014 08:22:32
    "Tetapi, masih maraknya sentimen negatif dari sejumlah bursa saham global membuat laju IHSG cenderung tertekan dan masih menyimpan potensi pelemahan lanjutan," pungkasnya.
  • 21 Nov 2014 08:14:00
    "Capital inflow kali ini adalah yang terbesar dalam sejarah masuknya arus modal ke Indonesia," kata Gubernur BI Agus Martowardojo saat acara Bankers Dinner di Jakarta, Kamis (21/11).
  • 21 Nov 2014 08:00:08
    "Tampaknya ekspektasi akan kenaikan lanjutan, Rupiah terhalangi dengan menguatnya laju Dolar AS," pungkasnya.
  • 21 Nov 2014 00:17:05
    'Kalau itu karena Undang-Undang kita yang memperbolehkan bank asing buka cabang disini," ujar Salamuddin usai mengisi diskusi di Jakarta, Kamis (20/11).
  • 20 Nov 2014 20:58:59
    "Saingan kita nanti bukan hanya se-Asia Tenggara, tapi seluruh dunia. Kalau masyarakat kita tidak berkualitas, dia akan kalah. Selain kualitas juga harus memiliki attitude yang baik. Dulu orang Malaysia yang belajar di kita, berarti sekarang kita harus lebih dari Malaysia," pungkasnya.
  • 20 Nov 2014 19:00:38
    "Dengan adanya MEA nanti akan banyak perdagangan bebas. Perdagangan ilegal pun akan semakin banyak. Begitu pula terorisme, pembalakan liar, cyber crime, dan permasalahan titik antar negara, seperti Malaysia. Ada delapan titik batas Indonesia dan Malaysia yang belum selesai sampai saat ini," pungkasnya.
  • 20 Nov 2014 18:18:41
    Senior EVP Consumer Finance Bank Mandiri Tardi mengatakan ada sindikasi tersebut, Mandiri Group mengambil porsi kredit sebesar Rp475 miliar dan Bank Jateng Rp75 miliar yang berrjangka waktu 8,5 tahun dan akan digunakan untuk membangun Gedung perkantoran 47 lantai seluas 70 ribu meter persegi di Kawasan Kuningan Jakarta.
  • 20 Nov 2014 17:40:18
    "Bankers Dinner kali ini berbeda. Ini adalah Bankers Dinner yang pertama kali diadakan di luar Gedung BI dan pertama kali dihadiri oleh Presiden," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara saat media briefing di Jakarta, Kamis (20/11).
  • 20 Nov 2014 17:26:17
    Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah sebesar 34,36 poin atau 0,67 persen ke posisi 5.093,56. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) turun 6,08 poin atau 0,69 persen ke posisi 875,15.
  • 20 Nov 2014 17:12:58
    "Kami harap, J Trust sebagai pemilik baru dapat membawa perkembangan yang semakin baik bagi Bank Mutiara dan perbankan nasional. Pengalihan saham LPS kepada J Trust juga menandai berakhirnya proses penanganan bank oleh LPS," ujar Kepala Eksekutif LPS, Kartika Wirjoatmodjo usai rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) Bank Mutiara di Jakarta, Kamis (20/11).
  • 20 Nov 2014 16:59:14
    PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) resmi mendapatkan fasilitas kredit sindikasi senilai USD400 juta yang diberikan oleh 15 lembaga keuangan guna mendukung rencana pertumbuhan perusahaan di seluruh aspek bisnis.
  • 20 Nov 2014 16:58:15
    "Pergerakan rupiah yang melemah terhadap dolar AS seiring dengan mata uang di kawasan Asia. Dolar AS tetap dinilai positif seiring dengan masih adanya ekspektasi positif terhadap ekonomi AS ke depan," kata Analis PT Platon Niaga Berjangka, Lukman Leong di Jakarta, Kamis (20/11).
  • 20 Nov 2014 14:50:43
    "Implikasinya sangat luas, bangsa Indonesia belum siap bertarung, beda dengan Birma, Thailand, banyak yang sudah belajar bahasa asing seperti Bahasa Indonesia, dan sebagainya," ujarnya
  • 20 Nov 2014 13:21:25
    "Sisa tahun fiskal tinggal 1,5 bulan lagi, maka saya sampaikan, target penerimaan pajak tidak akan sampai 100 persen. Tapi menjelang akhir ini, kami berusaha keras, dengan dukungan semua kanwil, untuk bisa mengurangi gap antara target penerimaan pajak dengan penerimaan aktual nanti," kata Menkeu di Istana Negara,
  • 20 Nov 2014 11:42:32
    "Untuk cabai dan bawang saat ini kebijakannya tidak tepat. Nanti kita akan buat kebijakan yang efektif. Kita selidiki dulu bagaimana logistik di pelabuhan terhadap cabe dan bawang ini," ujar Sofyan saat konferensi pers di Kantor Kemenko Jakarta, Kamis (20/11).
  • 20 Nov 2014 11:36:13
    "Rapat membahas mengenai dampak kenaikan BBM subsidi terhadap masyarakat. Kita ingin subsidi konsumtif tersebut menjadi subsidi yang lebih produktif. Dampak yang paling besar adalah angkutan umum," ujar Sofyan saat konferensi pers di Kantor Kemenko Jakarta, Kamis (20/11).
  • 20 Nov 2014 10:09:47
    "Laju penguatan IHSG tertahan pada perdagangan saham hari ini, seiring kekhawatiran dampak perlambatan ekonomi yang bersifat jangka pendek yang disebabkan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi," kata Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah di Jakarta, Kamis (20/11).
  • 20 Nov 2014 10:06:45
    Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta melemah 12 poin menjadi Rp12.154 dibanding posisi sebelumnya Rp12.142 per dolar AS. Mata uang rupiah yang sempat menguat setelah pengumuman kenaikan harga BBM bersubsidi, mulai bergerak melemah terpengaruh sentimen penguatan dolar AS di kawasan Asia.
  • 20 Nov 2014 10:00:29
    "Pertumbuhan DPK tidak akan melesat jauh, karena pengetatan likuditas terus terjadi di 2015, seiring dengan antisipasi dampak sentimen global maupun domestik," ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad di Jakarta, ditulis Aktual Kamis (20/11).
  • 20 Nov 2014 09:45:35
    "Tadi dilakukan oleh tim pengendali inflasi ke pemerintah pusat dan kementerian-kementerian serta BI. Dibahas mengenai upaya dari dampak kenaikan harga BBM terhadap angkutan umum, dan juga upaya agar harga pangan strategis tetap terjaga," ujar Agus di Kantor Kemenko Jakarta Kamis (20/11).
  • 20 Nov 2014 09:24:23
    "Kita masih merasa tidak perlu untuk merevisi. Itu kan 'supervisory action', yang lebih ke pemantauan pengawasan. Tapi kita akan lihat ke depannya bagaimana responnya," ujarnya di Jakarta, Rabu (19/11).


eXTReMe Tracker