Pertamina Lakukan Percepatan Pembangunan Terminal Regasifikasi Arun

Vicky Anggriawan - Rabu, 17-04-2013 09:57

Pertamina Lakukan Percepatan Pembangunan Terminal Regasifikasi Arun : aktual.co
Kilang Pertamina (Foto: Aktual.co/Tino Oktaviano)

“Setelah FID ditetapkan bulan Februari lalu, Rekayasa Industri sebagai kontraktor EPC proyek terminal regasifikasi dan hub LNG Arun telah memulai tahap EPC sejak Maret dan diperkirakan pada September 2014 pekerjaan EPC akan tuntas,” ujar Daniel Syahputra Purba.


Jakarta, Aktual.co — Setelah menetapkan Final Investment Decision proyek terminal regasifikasi dan hub LNG Arun, PT Pertamina (Persero) mulai melaksanakan tahapan rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (EPC) untuk percepatan penyediaan infrastruktur penerima LNG di Tanah Air.

Seperti diketahui, Pertamina telah menetapkan PT Rekayasa Industri sebagai kontraktor EPC untuk proyek senilai USD80 juta tersebut. Kegiatan EPC telah dimulai sejak Maret dan diperkirakan akan tuntas dalam waktu 19 bulan.

“Setelah FID ditetapkan bulan Februari lalu, Rekayasa Industri sebagai kontraktor EPC proyek terminal regasifikasi dan hub LNG Arun telah memulai tahap EPC sejak Maret dan diperkirakan pada September 2014 pekerjaan EPC akan tuntas,” ujar VP Technology Direktorat Gas Pertamina Daniel Syahputra Purba di sela-sela penyelenggaraan 17th International Conference & Exhibition on Liquefied Natural Gas (LNG 17), Houston, Amerika Serikat, Selasa kemarin (16/4).

Daniel mengungkapkan setelah pekerjaan EPC tuntas, akan dilakukan start up dan commissioning yang diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 3 bulan.

“Sehingga November 2014 fasilitas tersebut diharapkan sudah dapat beroperasi secara komersial.”

Proyek terminal regasifikasi dan hub LNG Arun sangat mendesak untuk dilakukan mengingat kilang LNG Arun yang akan stop beroperasi pada 2014 karena pasokan gas dari hulu yang sudah menipis dan tidak ditemukannya prospek baru serta berakhirnya kontrak penjualan LNG Arun pada 2014.

Di sisi lain, asset yang dikelola oleh PT Arun NGL sejak 1974 itu terdiri dari 6 train kilang LNG berkapasitas 12,5 juta ton per tahun (MTPA) yang dilengkapi dengan 5 unit tangki LNG berkapasitas 636.000 m3, fasilitas ekstraksi LPG berkapasitas 1,4 MTPA berikut 4 unit tangki LPG berkapasitas 302.000 m3 dan fasilitas lainnya yang masih dapat dimanfaatkan.

Adapun, kebutuhan gas di Nangroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara, khususnya Medan, rata-rata akan berada pada level di atas 420,20 MMscfd hingga 2020. Sedangkan kemampuan pasokan gas tanpa adanya penambahan infrastruktur baru maksimal hanya akan mencapai 224 MMscfd, itu pun hanya akan berlangsung dalam setahun pada 2018 dengan kecenderungan akan terus turun.

“Fakta ini menunjukkan urgensi dari proyek terminal regasifikasi dan hub LNG Arun dan proyek-proyek infrastruktur gas lainnya di kedua daerah tersebut,” tuturnya.

Daniel mengatakan untuk membawa sebagian gas dari terminal regasifikasi dan hub LNG Arun ke Medan dan sekitarnya, Pertamina melalui anak perusahaan, PT Pertamina Gas, segera menetapkan pemenang kontraktor EPC pada bulan ini. Pipa gas dari Arun ke Medan tersebut ditargetkan rampung pada Oktober 2014 sehingga langsung terintegrasi dengan fasilitas terminal regasifikasi dan hub LNG Arun.

Sejak melakukan pengapalan perdana pada 1977, kilang LNG Arun telah mengapalkan LNG sebanyak 4.251 kargo, 1.880 kargo kondensat, 355 kargo LPG propane dan 359 kargo LPG butane, serta 211 kargo sulfur.

Selain terminal regasifikasi dan hub LNG Arun dan jaringan pipa gas Arun-Medan, Pertamina berencana melaksanakan proyek LPG Transshipment yang akan dimulai pada tahun depan dengan target operasi Agustus 2015.
Ismed Eka Kusuma -
Berita Terkait



Berita Lainnya

  • 25 Apr 2015 17:28:39
    “Dengan tekad menghilangkan mata rantai bisnis atau pasokan impor sejumlah 300 juta barel, ISC katakan bisa create value sekitar 30-40 sen per barel, tentu perlu dibuktikan nantinya apakah ISC mampu memenuhi kebutuhan impor BBM yang tinggi itu,"
  • 24 Apr 2015 18:31:24
    "Insya Allah tahun ini (sudah ada keputusan). Saya sudah mendapat laporan dari Pertamina, selanjutnya saya akan sampaiikan kepada Bapak Presiden (Jokowi) untuk mengambil keputusan," kata Rini di sela Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR di Jakarta, Jumat (24/4).
  • 24 Apr 2015 18:10:06
    "Bagi (Kementerian) ESDM inikan yang diharapkan Pertamina agar menjadi efisien sehingga BBM menjadi lebih murah," ujar Said Didu di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (24/4).
  • 24 Apr 2015 18:08:41
    Staf Khusus Menteri ESDM Said Didu saat menggelar jumpa pers di kantor Kementrian ESDM, Jakarta, Jum'at (24/4/2015). Said Didu mengatakan semua pihak menyebut Petral sumber masalah, tapi semua pihak tidak bisa membuktikan secara hukum Petral bermasalah. AKTUAL/MUNZIR
  • 24 Apr 2015 17:14:00
    "Isu balas dendam tidak ada sama sekali. Menteri ESDM tidak bicara soal ini, Tidak pernah Menteri Sudirman Said ikut-ikutan menghidupkan ISC, dan kebetulan beliau pernah di sana," ujar Said di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (24/4).
  • 24 Apr 2015 16:08:35
    "Sebenarnya pembubaran Petral itu pernah dirancang pada 2006. Rancangan pembubaran di 2006 itu kemudian menghasilkan untuk pembentukan ISC (Indonesia Supply Chain) di Pertamina atas kesepakatan dengan Kementerian BUMN dan menggantikan peran Petral secara bertahap," kata Said di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (24/4).
  • 24 Apr 2015 15:45:30
    "Berapa kerugian negara itu sangat sulit karena susah untuk melakukan audit investigasi, dan Petral tidak bisa, dan tidak bisa membuktikan mafia migas. Karena Petral berbadan hukum Singapura," ujar Said di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (24/4).
  • 24 Apr 2015 13:41:37
    "Bisa untuk menutupi kerugian Pertamina, memang bisa. Tapi kan tidak mengorbankan masyarakat, itu sah-sah saja. Selama tidak mengorbankan masyarakat," kata Said di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (24/4).
  • 24 Apr 2015 08:50:26
    "Pasar mungkin menarik dukungan dari dimulainya kembali serangan udara Arab Saudi terhadap pemberontak Houthi di Yaman, karena meningkatnya risiko geopolitik membantu mengimbangi data PMI (indeks pembelian manajer) yang lebih lemah dari perkiraan dari Tiongkok dan zona euro," kata Tim Evans dari Citi Futures.
  • 24 Apr 2015 03:56:48
    "Ketika pemerintah mengeluarkan Pertalite tetapi harganya lebih mahal dari Premium berarti masih ada mafia gas," kata Direktur Indef Enny Sri Hartati di Hotel Sari Pan Pasific di Jakarta, Kamis (23/4).
  • 23 Apr 2015 23:26:03
    "Tiket menyeberang pakai 'e-money', empat bulan ke depan mulai jalan," kata Kepala Kantor BI Kepulauan Riau Gusti Raizal Eka Putra usai mendandatangani Nota Kesepahaman antara BI dan ASDP di Batam, Kamis (23/4).
  • 23 Apr 2015 22:32:21
    "Sebenarnya tarif tambahan sah-sah saja, mungkin untuk menghidupkan genset atau fasilitas lain. Tapi harus transparan, kalau tidak itu wilayah dua atau usaha," kata Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Satya Zulfanitra di Jakarta, Kamis (23/4).
  • 23 Apr 2015 21:44:35
    Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Adaro Energy Tbk memutuskan pembagian dividen senilai 75,49 juta dolar AS atau setara Rp981 miliar. Dividen tersebut berasal dari perolehan laba bersih pada 2014 sebesar 183,5 juta dolar AS.
  • 23 Apr 2015 20:45:23
    "Kekurangan tersebut akan dikejar melalui Program 35.000 MW selama lima tahun mulai dari sekarang. Target lima tahun bukan waktu yang lama, oleh karena itu diperlukan upaya khusus atau luar biasa untuk mewujudkannya," kata Bambang dalam siaran persnya yang diterima Aktual di Jakarta, Kamis (23/4).
  • 23 Apr 2015 20:04:02
    "Sejak 1 April 2015 kami telah lancarkan evakuasi daya dari Powergen (PLTMG Waymon) ke PLTD Klasaman Sorong," ucap Manajer PLN Area Sorong Handoko di Jayapura, Kamis (23/4).
  • 23 Apr 2015 19:23:57
    "Kita sudah mengajukan ke pemerintah untuk tambah kesanggupan bangun 4.400 MW, di luar pembangkit 2x100 MW," kata Direktur Utama Bukit Asam Milawarma di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Kamis (23/4).
  • 23 Apr 2015 18:35:44
    "Ini harus batal, kental sekali unsur KKN-nya, apalagi BSM kan Kalla Group, kerja samanya kan kelihatan tidak win win Solotion, dan justru merugikan Pertamina," kata Widodo kepada Aktual di Jakarta, Kamis (23/4).
  • 23 Apr 2015 17:55:43
    "Dulu sudah sering dibahas bahkan sampai ke BPKP, tapi ketika berganti pemerintahan, hilang begitu saja," kata Pradyana di Hotel Dharmawangsa, Kamis (23/4).
  • 23 Apr 2015 17:01:35
    "Yang penting dalam konteks apapun, kalau merugikan Pertamina, kalau nanti untungnya kecil pun itu disebut kerugian," kata Boyamin di Jakarta, Kamis (23/4).
  • 23 Apr 2015 16:46:05
    "Kerja sama investasi perdagangan ditingkatkan, terutama untuk investasi RI di bidang pertambangan di Zwaziland," kata Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto di Jakarta, Kamis (23/4).
  • 23 Apr 2015 14:18:24
    "Kurang sehat, produksi minyak kita ini," lanjut dia.
  • 23 Apr 2015 12:31:42
    "Dulu kata Pak Menteri memang ke PTSP (Perizinan Terpadu Satu Pintu) untuk migas tapi belum kejadian sampai sekarang," kata Azhar di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (23/4).
  • 23 Apr 2015 12:20:37
    "Semua mekanisme masih dalam proses pembicaraan dan tentunya akan saling win win solution dalam skema Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) yang dilakukan antara pemasok dan pembeli gas. Perlu waktu dan proses untuk finalkan PJBG, intinya selain PLN kami juga ada demand gas yang harus dipenuhi untuk IPP dan industri di kawasan Pulau Jawa," kata Vice President Pertamina Wianda Pusponegoro di Jakarta, Kamis (23/4).
  • 23 Apr 2015 10:01:05
    Kemarin baru rapat satu kali soal itu. Dari Bappenas, yang masuk tim adalah Deputi Politik Hukum dan Keamanan, sedangkan deputi yang lain akan mem-backing (membantu)," kata dia.
  • 23 Apr 2015 09:51:48
    "Kinerja positif ini terutama didukung oleh pertumbuhan di segmen jasa hulu, yaitu 'drilling and oilfield services' serta 'land seismic services' yang tumbuh masing-masing sebesar tiga persen dan dua persen," kata Vice President Coorporate Secretary Fajriyah Usman usai pemaparan pada acara "Institutional Investor Day ke-7" di Gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Rabu (22/4).


eXTReMe Tracker