MK Gelar Sidang Kisruh Pilkada Bangkalan

Jum'at, 04-01-2013 14:53

MK Gelar Sidang Kisruh Pilkada Bangkalan : aktual.co
Gedung MK (Foto: Aktual.co/Istimewa)
Jakarta, Aktual.co — Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang perdana sengketa Pilkada Kabupaten Bangkalan yang diajukan oleh Pasangan Imam Buchori-Jainal Alim.

Dalam sidang yang dipimpin oleh Hakim Majelis Akil Mochtar, pasangan Imam-Jainal mengungkapkan adanya keterlibatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bupati Bangkalan untuk memenangkan Pasangan calon Ibnu Fuad-Mondir A Roffi dalam Pilbup Bangkalan.

Kuasa Hukum Pemohon, Wakil Kamal, saat membacakan permohonannya, mengungkapkan keterlibatan ini terlihat dari surat keputusan KPU Bangkalan yang mendiskualifikasi dirinya sebagai kandidat calon bupati dan wakil bupati Bangkalan.

Menurut Kamal, keputusan KPU inilah yang menyebabkan hak konstitusional pasangan Imam Buchori-Jainal terlanggar.

Usai sidang, Imam Buchori mengatakan bahwa pihaknya memiliki banyak bukti terkait dugaan konspirasi terstruktur antara pemenang Pilkada Bangkalan dan KPU. "Bukti itu dalam bentuk kesaksian, video, dan testimoni," kata Imam Buchori, Jumat (4/1).

Pihaknya mengatakan telah menemukan bukti penyimpangan serta rekayasa secara sistemik yang telah dilakukan KPU Bangkalan. "Jadi kami melihat ada indikasi ada konspirasi antara KPUD dengan penguasa di Kabupaten Bangkalan yang ingin mempertahankan rezim kekuasaannya," lanjut Imam.

Seperti diketahui, pasangan Imam Bukhori-Zainal Alim mengajukan permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilkada ke MK setelah dicoret KPU dari peserta Pilkada Bangkalan.

Pencoretan Imam Bukhori-Zainal Alim berdasarkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara yang singkat.

Gugatan ke Pengadilan TUN diajukan 31 Oktober, 28 November rapat, 5 Desember diputuskan dan 6 Desember ditindaklanjuti oleh KPU dengan membatalkan putusannya dengan mencoret keikutsertaan pemohon.

Dengan pencoretan ini, suasana Kota Bangkalan ricuh karena pendukung Pasangan Imam Buchori-Jainal Alim tidak terima dengan melakukan pemblokiran jalan untuk menghadang distribusi surat dan kotak suara yang dilakukan oleh KPU.

Kerusuhan dapat dikendalikan oleh pihak keamanan dan pelaksanaan Pilkada dapat dilaksanakan sesuai jadwal pada 12 Desember 2012.

Dengan dicoretnya pasangan nomor utut satu Imam Bukhori-Zainal Alim, maka Pilkada Bangkalan hanya diikuti dua pasangan calon, yaitu Mohamad Nizar-Zulkifli dan pasangan nomor urut tiga, Muhamad Makmun Ibnu Fuad-H Mondir.

Hasil rekapitulasi pasangan Makmun Ibnu Fuas-Mondir Rofi'I menang dengan perolehan 505 ribu suara, sedangkan pasangan Nizar-Zulkifli hanya meraih 34 ribu suara. (Ant)
Faizal Rizki

Berani Melangkah
Komentar
  • abd rahman
    5 Jan 2013 18:26:59
    mudah mudahan mk tidak bisa dibeli seperti hakim lainnya soalnya aku dak percaya dg aparat penegak hukum spt polisi jaksa dls kecuali ke mk
  • arie
    5 Jan 2013 11:14:59
    kalau g tahu politik jangan komen bro... malu-maluin bangkalan aja..... :)
  • zain
    5 Jan 2013 10:52:58
    klu pasangan Imam Bukhori-Zainal Alim kalah dalam sidang MK,kemungkinan diindonesia tidak ada hukum,klu MK bisa dibeli apa lagi yang lain????
  • yanuar
    5 Jan 2013 08:13:51
    pilkada bangkalan penuh intrik, intimidasi kekuasaan dan juga kecurangan. sebagai warga bangkalan merasa malu punya pemimpin yg seperti skrg ini. semoga keadilan masih ada di negeri kita ini.
  • Budiharjo
    4 Jan 2013 20:20:16
    Menjunjung tinggi kejujuran, keadilan dan kebebasan berpendapat adalah suatu wacana dalam mencapai keadilan/kebenaran.
Nama
Email
Komentar
Kode Verifikasi