Putusan Angie Diperberat, MA Tuai Apresiasi

Fajar Sodiq - Jum'at, 22-11-2013 15:45

Putusan Angie Diperberat, MA Tuai Apresiasi : aktual.co
Vonis Angie (Foto: Aktual.co/Oke Dwi Atmaja)

Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM) sangat mengapresiasi putusan Mahkamah Agung (MA) terhadap Angelina Sondakh (Angie).


Solo, Aktual.co — Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM) sangat mengapresiasi putusan Mahkamah Agung (MA) terhadap Angelina Sondakh (Angie).

Dalam putusannya, MA memperberat hukuman terpidana kasus suap pengurusan anggaran dua kementerian ini menjadi 12 tahun. Diharapkan, vonis Angie memberikan efek jera kepada para koruptor.

"Kami sangat setuju dengan MA yang menguatkan kasasi jaksa dalam kasus suap yang melibatkan Angelina Sondakh," kata peneliti pukat UGM, Hifdzil Alim saat dihubungi Aktual.co dari Solo, Jumat (22/11).

Ia mengungkapkan, putusan vonis terhadap Angie di tingkat MA lebih baik dibandingkan di tingkat pertama dan banding. "Angie terbukti melakukan suap aktif. Meminta sejumlah uang ke kementerian," katanya.

Berkaca pada putusan MA untuk Angelina Sondakh, ia menegaskan jika penerapan Pasal 18 UU Tipikor memang semestinya diberlakukan. Pidanana tambahan untuk koruptor harus diberikan untuk memberikan efek jera kepada para koruptor.

"Putusan ini mencerminkan keadilan dalam masyarakat, meskipun tentang soal keadilan tentu sangat subyektif. Tapi putusan ini sangat baik, supaya koruptor jera dan tidak melakukan korupsi lagi," tegasnya.

Sebagaimana diketahui  menjatuhkan hukuman selama 12 tahun penjara, MA juga memerintahkan Angie untuk membayar uang pengganti sebesar Rp12,58 miliar dan US$2,350 juta. Apabila uang ini tidak dibayar, Angie harus mendekam di balik bui lebih lama lagi, 5 tahun penjara.

Sebelumnya, pada pengadilan Tipikor tingkat pertama, Angie divonis 4 tahun 6 bulan penjara. Di tingkat banding, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Jakarta memperkuat putusan Pengadilan Tipikor. Terdakwa korupsi anggaran di Kemenpora dan Kemendiknas itu tetap divonis 4,5 tahun penjara
Ari Purwanto
Berita Terkait

UCAPAN SELAMAT PRESIDEN


Berita Lainnya



eXTReMe Tracker