Iran: Perang Dunia III Meletus Bila Israel Menyerang

Senin, 24-09-2012 10:16

Iran: Perang Dunia III Meletus Bila Israel Menyerang : aktual.co
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad (Foto:scmonitor.com)

Iran telah berkeras program nuklirnya semata-mata bertujuan damai, dan memperingatkan Teheran akan membalas jika diserang.


Jakarta, Aktual.co — Iran, Ahad (23/9), menyatakan Perang Dunia III mungkin meletus jika Republik Islam tersebut diserang oleh Israel.

Brigadir Jenderal Amir-Ali Hajizadeh, Panglima Divisi Udara Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC), memperingatkan serangan Israel terhadap Iran dapat memicu Perang Dunia III, demikian laporan Press TV.

Israel, yang mengancam akan menghancurkan instalasi nuklir Iran belakangan ini, selalu sangat prihatin dengan program nuklir Iran --yang diduga oleh Barat mengarah kepada pembuatan senjata nuklir dengan kedok tujuan sipil.

Iran telah berkeras program nuklirnya semata-mata bertujuan damai, dan memperingatkan Teheran akan membalas jika diserang.

Hajizadeh mengatakan dalam hal meletusnya perang semacam itu terhadap Iran, situasi akan tak terkendali, kata Press TV.

"Perang ini tampaknya akan berubah jadi Perang Dunia III," kata Hajizadeh, Senin (24/9). Ditambahkannya, itu berarti beberapa negara lain mungkin terseret ke dalam perang untuk mendukung atau menentang Iran.

"Kami melihat Amerika Serikat dan rejim Zionis (Israel) saling berdampingan dan kami hanya tak bisa membayangkan rejim Zionis akan memulai perang (melawan Iran) tanpa dukungan AS," kata Hajizadeh.

"Republik Islam Iran menganggap pangkalan AS di wilayah ini sebagai bagian dari tanah Amerika dan tentu saja akan mengincar semua itu, jika perang meletus," katanya.

Pada Sabtu, Panglima IRGC Mayor Jenderal Mohammad Ali Jafari, mengatakan perang melawan Iran akhirnya akan terjadi, kata Press TV.

"Perang akan terjadi tapi tidak jelas di mana dan kapan," kata Jafari, yang menambahkan Iran siap menghadapi setiap serangan yang mungkin dilancarkan terhadap negara itu.
(Ant)
Febrianto
Berita Terkait



Berita Lainnya



eXTReMe Tracker