Kongres AS Bahas Serangan ke Suriah

Minggu, 01-09-2013 16:10

Kongres AS Bahas Serangan ke Suriah  : aktual.co
Bendera Amerika (Foto: Aktual.co/Istimewa)

Kongres Amerika Serikat diharapkan akan mulai membahas kemungkinan serangan militer terhadap Suriah mulai 9 September, kata kepemimpinan Partai Republik, Sabtu


Jakarta, Aktual.co — Kongres Amerika Serikat diharapkan akan mulai membahas kemungkinan serangan militer terhadap Suriah mulai 9 September, kata kepemimpinan Partai Republik, Sabtu.

"Kami senang presiden sedang mencari otorisasi untuk setiap tindakan militer di Suriah," kata Ketua Kongres John Boehner dan anggota senior Partai Republik lainnya dalam suatu pernyataan tak lama setelah Presiden Barack Obama mengumumkan akan mencari persetujuan dari anggota kongres.

"Dalam konsultasi dengan presiden, kami berharap kongres untuk mempertimbangkan hal ini di pekan 9 September," kata pernyataan itu. "Ini memberikan Presiden waktu untuk menyampaikan kasusnya kepada Kongres dan rakyat Amerika. " Tak lama sebelumnya, dalam pidatonya di Gedung Putih, Obama mencabut ancaman serangan langsung pada pemerintah Presiden Bashar al-Assad, mengatakan dia ingin Kongres untuk mempertimbangkan hal itu.

"Sementara saya percaya saya memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan militer tertentu tanpa otorisasi kongres, saya tahu bahwa negara akan kuat jika kita mengambil keputusan ini, dan tindakan kita akan menjadi lebih efektif, " katanya.

"Kita harus membahas ini, karena masalahnya terlalu besar untuk kondisi biasa. " Baik Kongres dan Senat sedang dalam masa reses. Anggotanya dijadwalkan kembali ke Washington pada 9 September.

(Ant)
Nebby Mahbubirrahman
Berita Terkait



Berita Lainnya

  • 2 Feb 2015 00:05:38
    Boko Haram melancarkan serangan mereka jelang subuh tadi. Menurut warga, saling tembak berlangsung selama berjam-jam antara pasukan pemerintah dengan kelompok teroris Islam itu di batas kota. Selain itu, kelompok Islam garis keras itu juga berupaya untuk masuk ke Ibu Kota negara bagian.
  • 2 Feb 2015 00:01:00
    13 tentara Ukraina, tewas dalam pertempuran dengan pemberontak di bagian timur Ukraina selama 24 jam terakhir.
  • 1 Feb 2015 23:46:00
    Pemerintahan Sunni Bahrain mencabut kewarganegaraan 72 orang yang terbukti merugikan kepentingan kerajaan.
  • 1 Feb 2015 22:31:00
    Perdana Menteri India, Narendra Modi akan melawat ke Tiongkok di bulan Mei
  • 1 Feb 2015 16:52:02
    Minggu ini Pemerintah Rusia mengatakan akan memperhitungkan semuanya demi mendobrak krisis ekonomi yang melanda Rusia.
  • 1 Feb 2015 09:30:00
    Presiden Kuba Raul Castro, menyatakan dukungannya pada perdamaian Amerika Serikat dengan negara komunisnya, seiring pembicaraan kedua negara itu untuk memulihkan hubungan setelah puluhan tahun permusuhan, Kamis (29/1).
  • 1 Feb 2015 08:45:00
    Pemerintah Venezuela menembak jatuh sebuah pesawat sipil yang diduga membawa narkoba, setelah pesawat tersebut mengabaikan komunikasi saat lepas landas pada Jumat (30/1).
  • 1 Feb 2015 08:20:00
    Presiden Rusia, Vladimir Putin, selama ini dikenal sebagai pemimpin yang jarang mengungkapkan kehidupan pribadinya, utamanya soal keluarga dan anak-anaknya.
  • 1 Feb 2015 07:49:00
    Wali Kota London, Boris Johnson melontarkan komentar menarik mengenai kelompok militan di negaranya. Menurutnya, militan Inggris terlalu banyak nonton film porno.
  • 1 Feb 2015 07:25:00
    Sekelompok perempuan aktivis turun ke jalan memprotes kematian rekan mereka, Shaimaa Sabbagh yang tewas terkena tembakan polisi saat unjuk rasa Sabtu (31/1) pekan lalu.
  • 1 Feb 2015 07:05:00
    Seorang pembom bunuh diri membunuh seorang pemimpin suku terkenal dan lima orang lainnya dalam satu serangan di sebelah baratdaya Baghdad, kata polisi pada Sabtu (31/1).
  • 1 Feb 2015 06:40:00
    Israel mengatakan telah menerima pesan dari Hizbullah. Dalam pesan tersebut, Hizbullah mengungkapkan harapan mereka agar tidak ada eskalasi bentrokan antar keduanya di perbatasan.
  • 1 Feb 2015 06:05:00
    Gedung Putih mengutuk rencana Israel untuk membangun 450 rumah baru di Tepi Barat sebagai "tidak sah dan kontraproduktif" untuk mencapai perdamaian, Jumat (30/1).
  • 1 Feb 2015 05:35:00
    Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menepis kritik bahwa dia berusaha membentuk kekuasaan seperti layaknya seorang sultan dalam memimpin Turki yang liberal.
  • 1 Feb 2015 04:40:00
    Ketegangan antara Hizbullah di Lebanon dan Israel mereda. Ucapan Hizbullah yang tidak akan melakukan serangan, bukan berarti mereka tidak siap lawan Israel.
  • 1 Feb 2015 04:05:00
    Pagar besi yang berasal dari rumah tempat pemimpin oposisi Burma, Aung San Suu Kyi ternyata laris saat dijual.
  • 1 Feb 2015 03:35:00
    Mantan Presiden Jerman Richard von Weizsaecker, yang dikenang karena kepemimpinan moralnya dalam Jerman pasca-perang, telah wafat, kata kantor presiden Sabtu (31/1). Ia wafat dalam usia 94 tahun.
  • 1 Feb 2015 03:05:00
    Duta Besar Republik Indonesia untuk Perancis, Kepangeranan Monaco dan Andora, Hotmangaradja Pandjaitan telah menyerahkan Surat-surat Kepercayaan kepada Presiden Perancis, François Hollande, Kamis (29/1).
  • 1 Feb 2015 02:00:00
    Singapura dinobatkan sebagai kota kedua paling aman di dunia. Singapura hanya kalah tiga poin di belakang Tokyo, Jepang dalam kategori keamanan digital.
  • 1 Feb 2015 00:30:00
    Uni Eropa Jumat mengecam pengumuman tender pembangunan permukiman baru Israel dan memperingatkan jika itu dilaksanakan "akan merusak kelangsungan solusi hidup dua-negara lebih lanjut."
  • 1 Feb 2015 00:11:00
    Di saat warga India memperingati kematian Bapak Negara India sekaligus tokoh perdamaian dunia, Mohandas "Mahatma" Gandhi, ke-67, sekelompok kecil warga India beragama Hindu menggelar acara penghormatan kepada pembunuh Gandhi, Nathuram Godse.
  • 31 Jan 2015 10:19:54
    “Kita pastikan akan mendanai hal-hal yang membantu kesuksesan warga Amerika,” Ujar Obama, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (31/1).
  • 31 Jan 2015 10:09:31
    "SBU menahan dua warga Rusia yang bekerja sebagai wartawan untuk Life News. Izin tinggal mereka telah dibatalkan dan mereka akan diusir dari negara kita dan dilarang kembali ke Ukraina selama tiga tahun,"
  • 31 Jan 2015 09:58:16
    Kedua kasus baru itu dilaporkan di Riyadh dan Hafof, sehingga sejumlah jumlah kasus penyakit virus tersebut jadi 845 sejak kasus pertama pada 2012,
  • 31 Jan 2015 09:38:50
    Cuaca buruk diduga menjadi penyebab tragedi yang menewaskan enam imigran dan membuat empat orang lagi hilang setelah satu perahu tenggelam enam kilometer di lepas pantai daerah kantung Spanyol, Melilla


eXTReMe Tracker