Iran Kutuk Penghancuran Makam Hujr Bin Qudai

Minggu, 05-05-2013 00:15

Iran Kutuk Penghancuran Makam Hujr Bin Qudai : aktual.co
Makam Hujr Bin Oudai Dirusak Kelompok Takfiri di Suriah

Dalam satu pernyataan pada Sabtu (4/5), Larijani mendesak PBB dan UNESCO untuk melakukan tindakan segera, guna menghentikan penghancuran situs-situs keagamaan dan budaya Islam.


Jakarta, Aktual.co — Ketua Dewan Syura Iran, Ali Larijani, mengecam penodaan tempat suci agama, terutama menghancurkan makam Sahabat Nabi Muhammad SAW, Hujr Bin Oudai, oleh kelompok takfiri di Suriah.

Dalam satu pernyataan pada Sabtu (4/5), Larijani mendesak PBB dan UNESCO untuk melakukan tindakan segera, guna menghentikan penghancuran situs-situs keagamaan dan budaya Islam.

Larijani juga mengimbau para ulama dan cendekiawan Muslim untuk mengekspresikan kecaman atas kejahatan itu, dan menunjukkan bahwa tindakan tersebut mengungkapkan kebencian pelaku terhadap Islam.

Dilansir dari Kantor Berita Iran IRNA, Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Arab dan Afrika, Hossein Amir-Abdollahian, pada Sabtu (4/5) menegaskan, bahwa mereka yang berada di balik tindakan tidak manusiawi ini akan menerima respon yang akan membuat mereka merasa sangat menyesal karena perbuatan mereka.

"Teroris yang melakukan kejahatan ini adalah agen dari entitas Zionis," tegas Hossein.

Sementara itu cendekiawan Iran, Naser Makarem Shirazi, mengutuk penghancuran makam tersebut.

"Malu akan melanda mereka yang mendukung kelompok-kelompok teroris, terutama para pejabat di Turki, Arab Saudi, Qatar, Amerika Serikat dan entitas Zionis," tutur Naser.

Kelompok-kelompok teroris takfiri pada Kamis (3/5) memang telah menargetkan makam sahabat Nabi, Hujr ibn Adi, di daerah Adra, satu pedesaan di Damaskus.
Tri Wibowo -
Berita Terkait



Berita Lainnya

  • 31 Jan 2015 10:19:54
    “Kita pastikan akan mendanai hal-hal yang membantu kesuksesan warga Amerika,” Ujar Obama, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (31/1).
  • 31 Jan 2015 10:09:31
    "SBU menahan dua warga Rusia yang bekerja sebagai wartawan untuk Life News. Izin tinggal mereka telah dibatalkan dan mereka akan diusir dari negara kita dan dilarang kembali ke Ukraina selama tiga tahun,"
  • 31 Jan 2015 09:58:16
    Kedua kasus baru itu dilaporkan di Riyadh dan Hafof, sehingga sejumlah jumlah kasus penyakit virus tersebut jadi 845 sejak kasus pertama pada 2012,
  • 31 Jan 2015 09:38:50
    Cuaca buruk diduga menjadi penyebab tragedi yang menewaskan enam imigran dan membuat empat orang lagi hilang setelah satu perahu tenggelam enam kilometer di lepas pantai daerah kantung Spanyol, Melilla
  • 31 Jan 2015 09:09:53
    Komunikasi antara kopilot Malaysia Airlines MH370 dan beberapa pengendali lalu lintas udara selama 54 menit terakhir sebelum pesawat itu hilang dari radar diungkap pada Jumat (30/1).
  • 31 Jan 2015 08:59:11
    DK PBB juga mendesak semua negara agar bekerjasama dengan Pemerintah Mesir dalam upaya tersebut.
  • 31 Jan 2015 08:49:00
    Ledakan itu menghantam masjid di Shikarpur, Provinsi Sindh, sekitar 470 kilometer (300 mil) utara Karachi, saat ratusan jamaah menghadiri shalat Jumat.
  • 31 Jan 2015 08:10:50
    Dua orang warga Amerika Serikat, menjadi korban penembakan di wilayah kaya minyak Provinsi Timur, Arab Saudi, mengakibatkan satu orang terluka, Jumat (30/1).
  • 31 Jan 2015 07:35:26
    Gedung Putih menolak menggambarkan Taliban Afghanistan sebagai kelompok teroris. Hal ini memicu kekhawatiran kanan, yang menuduh pemerintahan Presiden Barack Obama kehilangan sentuhan.
  • 31 Jan 2015 07:10:28
    Tidak diketahui apa motif dari pelaku pengancam stasiun radio di Belanda. Namun menurut kabar orangtua dari pelaku baru saja meninggal.
  • 31 Jan 2015 06:50:40
    Presiden Kuba Raul Castro, menyatakan dukungannya pada perdamaian Amerika Serikat dengan negara komunisnya, seiring pembicaraan kedua negara itu untuk memulihkan hubungan setelah puluhan tahun permusuhan, Kamis (29/1).
  • 31 Jan 2015 06:20:24
    Kelompok aktivis hak-hak asasi manusia Human Rights Watch (HRW) mendesak Presiden RI Joko Widodo bersikap tegas untuk memperbaiki kesalahan pemerintahan sebelumnya, terutama di bidang intoleransi dan hak-hak perempuan.
  • 31 Jan 2015 05:10:46
    Pemerintah Inggris memanggil Duta Besar Rusia untuk menjelaskan mengapa dua pesawat pengebom jarak jauh jenis Bear milik Rusia terbang di dekat wilayah udara Inggris, Kamis (29/1).
  • 31 Jan 2015 04:32:06
    Polisi Belgia menangkap empat orang dalam penggerebekan nasional untuk menghancurkan kelompok pembibit calon milisi untuk bertempur di Suriah, kata penuntut umum, Jumat (30/1).
  • 31 Jan 2015 04:00:20
    Seorang komedian Perancis Dieudonne M'bala M'bala diadili karena melontarkan komentar anti-Yahudi. Ini adalah bentuk kebebasan berpendapat di Perancis, asal tidak menghina Yahudi maka warga aman.
  • 31 Jan 2015 03:30:15
    Ledakan bom menghancurkan sebuah masjid Syiah di kota Shikarpur, Provinsi Sindh, wilayah selatan Pakistan, Jumat (30/1), menewaskan sedikitnya 40 orang.
  • 31 Jan 2015 03:00:58
    Seorang pria bersenjata menyusup masuk ke dalam sebuah stasiun TV di Hilversum, Belanda, dan memaksa untuk bisa siaran. Beruntung aparat berhasil menangkapnya sebelum terjadi insiden berdarah.
  • 31 Jan 2015 02:42:09
    Iran akan mengizinkan perempuan warga asing menonton pertandingan bola voli pria. Namun perempuan Iran sendiri masih dilarang.
  • 31 Jan 2015 02:01:55
    Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry didenda karena belum membersihkan salju di jalan setapak depan rumahnya.
  • 31 Jan 2015 01:32:14
    Pemerintah Israel Jumat membuka tender yang diterbitkan untuk membangun 430 rumah pemukim baru di Tepi Barat yang diduduki, kata kepala sebuah LSM yang memantau aktivitas pemukiman kepada AFP.
  • 31 Jan 2015 01:01:52
    Gereja Inggris kini tengah memeriksa seorang pendeta asal Surrey yang dituduh secara aktif menuduh Israel mendalangi serangan teroris pada 11 September 2001 di New York, AS.
  • 31 Jan 2015 00:32:06
    Serangkaian serangan yang terjadi di Mesir menyebabkan 29 orang tewas, pada Kamis (29/1). Indonesia mengecam serangan yang terjadi.
  • 31 Jan 2015 00:00:30
    Raja baru Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz, mengumumkan perombakan kabinet besar-besaran, sepekan setelah ia naik takhta.
  • 30 Jan 2015 23:13:11
    Militan ISIS melakukan penyerangan tiba-tiba ke kota kaya minyak di Irak, Kirkuk, pada tengah malam, Jumat (30/1).
  • 30 Jan 2015 22:40:55
    Pihak berwenang Malaysia mengatakan pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 di dasar laut telah mencakup sepertiga wilayah yang disasar dan yakin bangkai pesawat itu ada di zona pencarian tersebut.


eXTReMe Tracker