Ratusan Layang-Layang Hiasi Langit Pariaman

Minggu, 05-05-2013 03:15

Ratusan Layang-Layang Hiasi Langit Pariaman : aktual.co
Layangan Danguang (Foto: Istimewa)

"Ratusan layang-layang itu akan bertanding dalam perlombaan layang-layang "danguang" se-Provinsi Sumbar di Pariaman," kata ketua kanitia, Ali Mukhti


Jakarta, Aktual.co — Ratusan layang-layang "danguang" mulai Sabtu hingga Jumat (10/5) akan menambah cantik panorama langit Desa Rawang Tigo Jerong, Kota Pariaman, Sumatera Barat.

"Ratusan layang-layang itu akan bertanding dalam perlombaan layang-layang "danguang" se-Provinsi Sumbar di Pariaman," kata ketua kanitia, Ali Mukhti di Pariaman, Sabtu (4/5).

Tidak hanya itu, ratusan layang-layang tradisional khas Minangkabau tersebut juga akan menebar dengung selama sepekan ke depan di kawasan itu.

"Jenis layangan ini adalah layang-layang ''danguang''. ''Danguang'' (dengung) karena ketika diterbangkan, layangan ini akan mengeluarkan dengung," katanya.

Dia menambahkan, dengungan itu dihasilkan dari gesekan angin atas pita yang diikatkan di bagian atas layangan. "Ini salah satu perbedaan, layang-layang ''danguang'' dengan jenis layangan lain. Ada pita yang diikatkan di leher layangan, ketika terbang menghasilkan gesekan," ucapnya.

Ratusan layang-layang itu akan bertanding selama sepekan dalam fase kualifikasi dari tanggal 4 sampai 10 Mei. "Setiap pertandingan dibuat per kelompok, satu kelompok terdiri dari 10 layangan. Dari 10 itu, diambil satu yang terbaik," katanya.

Dia menambahkan, fase berikutnya setelah fase kualifikasi adalah fase final. "Semua layangan yang lolos pada fase kualifikasi tiap-tiap kelompok akan masuk ke fase final pada tanggal 15 dan 16 Mei nanti," katanya.

Adapun kategori penilaian pemenangnya, kata Ali, dilihat dari seberapa vertikal layangan tersebut dari permukaan bumi. "Semakin tegak lurus layangannya, maka semakin besar peluang menangnya. Namun jika ada beberapa layangan yang sama-sama vertikal, maka yang terjauh dari bumilah yang menang," katanya.

Bagi pemenang utama, pihak penyelenggara menyediakan hadiah seekor kerbau seharga Rp8 juta. Lomba ini dibuka oleh Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman, dengan melakukan tarikan pertama.

Sementara itu, peserta lomba berasal dari kalangan pehobi layang-layang dari beberapa kota/kabupaten di Sumatera Barat, seperti Kabupaten Agam, Kabupaten Padangpariaman, Kota Padang Panjang, Kota Padang, dan Kota Pariaman.
(Ant)
Tri Wibowo -
Berita Terkait



Berita Lainnya

  • 18 Sep 2014 10:27:40
    Aktivitas Gunung Slamet di Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes, Jawa Tengah, saat ini berupa letusan dan embusan asap.
  • 18 Sep 2014 10:25:25
    Warga di sejumlah wilayah Banyumas pada Kamis pagi tampak membersihkan rumah mereka yang kotor akibat terkena hujan abu dan pasir vulkanik.
  • 18 Sep 2014 10:08:19
    Penyidik Kejaksaan Negeri Pekalongan masih terus mendalami kasus pemotongan 'Penyunatan' bantuan bedah rumah 2013 dari Kementerian Sosial. Indikasinya dana yang diberikan kepada penerima manfaat dipotong 10 persen oleh pihak-pihak terkait dari pagu per rumah sebesar Rp10 juta.
  • 18 Sep 2014 10:02:39
    Kelompok Gerakan Anti Barisan Penyelamat Pemerintah Aceh (GA-BPPA) Aceh menyatakan upaya pemakzulan terhadap Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah akan mengurangi nilai tawar Pemerintah Aceh dalam melobi turunan UUPA di Jakarta. Pasalnya, Jakarta akan menilai Aceh tidak solid. Sehingga, patut diberikan sesuai keinginan Jakarta, bukan keinginan masyarakat Aceh.
  • 17 Sep 2014 22:10:40
    Seorang bocah laki-laki berusia 1,5 tahun ditemukan tidak bernyawa di bak mandi, dalam kamar mandi rumahnya di Babatan I, RT 6, RW 2, Kelurahan Babatan, Kecamatan Wiyung, Surabaya, Rabu (17/9).
  • 17 Sep 2014 18:22:02
    Menteri Kelautan dan Perikanan, Cicip Syarif Sutarjo menuturkan jika akhir bulan ini pemerintah akan mengesahkan UU Kelautan.
  • 17 Sep 2014 17:21:20
    Kapolres Sorong Kota AKBP Herry Goldenhard, dicopot dari jabatannya, terkait kasus perjudian yang yang dikemas dalam arena pasar malam di Sorong.
  • 17 Sep 2014 17:15:14
    Mahasiswa Semetser V Jurusan Arsitektur Universitas Katolik (Unika) Widya Mandira Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Edgar Palembangan, 22 tahun, Rabu (17/9) sekitar pukul 06.00 Wita ditemukan tewas gantung diri.
  • 17 Sep 2014 17:03:13
    Ratusan personel bersama belasan kapal cepat dikerahkan untuk mencari korban longboat yang hilang di perairan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara (Malut) sejak Minggu (14/9).
  • 17 Sep 2014 16:20:04
    Tunggakan jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) 2013 untuk RSUD dr. Soewandhie dan RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) Kota Surabaya yang selama delapan bulan belum terbayar dari Kementerian Kesehatan akhirnya cair.
  • 17 Sep 2014 16:01:21
    Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyatakan kualitas udara di berbagai kabupaten/kota di wilayah itu kian memburuk dalam dua hari terakhir akibat kebakaran hutan dan lahan yang menimbulkan asap.
  • 17 Sep 2014 15:30:04
    Kapal tanker MT Sangesti menggantikan MT Cilacap yang terbakar di perairan Kotabaru, untuk mendistribusikan solar di Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.
  • 17 Sep 2014 15:16:58
    Warsa dan Rosyid, dua orang tahanan yang mendekam di Lapas Kelas II Banceuy, Kota Bandung melarikan diri dari dalam Lapas. Diperkirakan keduanya melarikan diri Rabu (17/9) antara pukul 02.00 WIB - 05.30 WIB.
  • 17 Sep 2014 15:00:39
    Kepolisian Daerah Provinsi Riau akan menyelidiki dugaan bisnis penyelewengan bahan bakar minyak bersubsidi yang kemudian dijual secara ilegal ke sejumlah industri di daerah pesisir Riau, termasuk menelusuri para pemodalnya.
  • 17 Sep 2014 14:42:20
    Belasan laki-laki usia lanjut atau orang tua berdemonstrasi di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) di Banda Aceh, Rabu (17/9).
  • 17 Sep 2014 14:27:04
    Polres Lhokseumawe menangkap empat tersangka dan 20 ton kayu illegal di kawasan pedalaman Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara
  • 17 Sep 2014 13:58:49
    Warga Ternate yang merasakan getaran gempa 4,4 SR sempat panik, bahkan tidak sedikit yang berlarian ke luar rumah untuk menyelamatkan diri dari berbagai kemungkinan dampak gempa tersebut.
  • 17 Sep 2014 13:57:42
    Gempa tektonik berkuatan 4,4 Skala Richter pada Rabu (17/9) pukul 13.23 WIT mengguncang Kota Ternate dan wilayah sekitar di Maluku Utara, namun tidak sampai menimbulkan korban jiwa dan kerusakan fisik.
  • 17 Sep 2014 13:41:16
    Kapolres Kotabaru, AKBP Rizal Irawan dengan didampingi Kasat Polair AKP H Sumari, mengatakan, MT Cilacap yang mengalami naas terbakar di perairan Kotabaru.
  • 17 Sep 2014 13:38:04
    Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) Provinsi Riau menyatakan sejumlah industri di berbagai daerah, khususnya wilayah pesisir Riau diindikasi kerap membeli bahan bakar minyak bersubsidi hasil dari kejahatan yang dilakukan mafia BBM.
  • 17 Sep 2014 13:34:57
    Gunung Slamet yang meliputi kawasan Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes, Jawa Tengah, kembali mengalami erupsi, kata Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono.
  • 17 Sep 2014 10:55:50
    Bupati Malang, Rendra Kresna mengaku bakal memberhentikan BS, pejabat terduga kasus perkosa terhadap Mawar (bukan nama sebenarnya) pembantu rumah tangga berusia 15 tahun.
  • 17 Sep 2014 10:54:16
    Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla meresmikan pusat layanan bencana regional Palang Merah Indonesia wilayah Jawa bagian Selatan dan wilayah Kalimantan.
  • 17 Sep 2014 10:52:47
    Enam titik di daerah perbatasan Timor Leste dan Indonesia saat ini masih bermasalah dan berpotensi konflik.
  • 17 Sep 2014 10:16:41
    Sejumlah warga Kota Bengkulu merasakan getaran gempa yang terjadi Rabu, pukul 09.29 WIB dengan kekuatan 5,0 skala Richter.


eXTReMe Tracker