Di Magelang, Simpatisan PDIP Diserang

Minggu, 06-04-2014 06:30

Di Magelang, Simpatisan PDIP Diserang  : aktual.co
Ilustrasi pengeroyokan (Foto: Aktual.co/Istimewa)

Kampanye hari terakhir di Kota Magelang, diwarnai pengeroyokan tiga simpatisan PDI Perjuangan oleh orang tidak dikenal saat konvoi kendaraan, Sabtu (5/4).


Jakarta, Aktual.co — Kampanye hari terakhir di Kota Magelang,  diwarnai pengeroyokan tiga simpatisan PDI Perjuangan oleh orang tidak dikenal saat konvoi kendaraan, Sabtu (5/4).

Tiga orang korban pengeroyokan tersebut mengalami luka-luka dan melapor kejadian tersebut ke Polres Magelang Kota.

Seorang korban pengeroyokan, Saruju (41), mengatakan kejadian tersebut bermula saat dirinya bersama dengan simpatisan lainnya menunggu peserta konvoi PDI Perjuangan di Posko Jaranan, Kelurahan Rejowinangun Utara, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang.

"Saat kami menyambut peserta konvoi, tiba-tiba ada keributan di dekat Posko Jaranan. Saya berusaha melerai, tetapi malah saya ikut dipukuli," katanya.

Anggota Satgas PDI Perjuangan itu mengaku tidak mengenal siapa yang memukulinya, pelaku mengenakan kaos hitam-hitam.

"Saya dipukuli sampai jatuh dan ada banyak orang yang memukul. Saat itu saya hanya merunduk. Mereka bukan dari peserta konvoi PDI Perjuangan," katanya.

Atas insiden pemukulan itu, dia mengalami luka sobek di bagian kelopak mata sebelah kanan. Dia juga sudah mendapatkan visum di RSUD Tidar tidak jauh dari lokasi kejadian.

Kejadian pengeroyokan juga di dua wilayah lain, yakni Paten dan di depan PMI Karanggading, Kecamatan Magelang Tengah.

Seorang simpatisan lainnya, Roni (20), juga melaporkan kasus pengeroyokan kepada kepolisian. Dia mengalami luka pada bagian kening setelah dipukul oleh orang tidak dikenal itu. Dia berharap kasus itu segera ditangani oleh pihak yang berwajib.
(Ant)
Sukardjito -
Berita Terkait



Berita Lainnya

  • 1 Apr 2015 05:08:00
    Sebanyak 14 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Surabaya, Jawa Timur, keracunan makanan. Bahkan tiga siswa diantaranya terpaksa dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSI Jemur Sari Surabaya.
  • 1 Apr 2015 04:34:16
    Kantor biro Kompas TV di jalan Pengayoman Blok F 8 No. 13 Makassar, menjadi sasaran teror kelompok yang mengatasnamakan pendukung ISIS. Teror ini dilakukan dengan mengirimkan sebuah paket bungkusan yang ditemukan sekitar pukul 21.00 WITA, Senin (30/3). Bungkusan plastik warna hitam ini diletakkan di Jalan depan rumah warga, sekitar 10 meter dari Kantor Kompas TV.
  • 1 Apr 2015 04:15:41
    Pengamat Politik dan Ilmu Komunikasi yang juga Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin, Dr. Aswar Hasan mengatakan bahwa sikap Kemenkominfo tersebut tidak jauh berbeda dengan upaya-upaya yang dilakukan pemerintahan Orde Baru dalam membungkam dan melakukan pembredelan terhadap kebebasan berpendapat.
  • 1 Apr 2015 03:50:14
    Komite Mahasiswa dan Pelajar Kutamakmur (KOMPAK) Aceh Utara, mengecam penutupan situs-situs Islam oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo). Mahasiswa menilai tindakan itu bisa memperburuk citra umat islam.
  • 1 Apr 2015 02:45:17
    Puluhan pekerja Rumah Sakit Husada, Selasa (31/3), menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Balaikota Malang. Mereka menuntut agar pihak Pemerintah Kota Malang turun tangan dalam menyelesaikan kasus sengketa manajemen.
  • 1 Apr 2015 01:50:10
    Massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Kamis (31/3), menggelar aksi demonstrasi memprotes kebijakan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, yang menaikan harga bahan bakar minyak (BBM), di depan Kantor Balaikota Malang, Jawa Timur.
  • 31 Mar 2015 22:25:54
    Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara kepada Heather Luis Mack, warga negara Amerika Serikat, yang menjadi pembunuh ibu kandungnya sendiri.
  • 31 Mar 2015 21:51:52
    Heather Luis Mack, terdakwa pembunuh ibu kandung sendiri terlihat marah di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Bali. Hal itu terjadi lantaran sejumlah pewarta mencoba mengabadikan Heather yang datang ke PN Denpasar bersama bayu mungil yang belum lama dilahirkannya.
  • 31 Mar 2015 20:48:47
    Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumatera Utara, menolak keras kebijakan pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla, yang kembali menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
  • 31 Mar 2015 03:05:42
    Nur Haryanto (36), warga jalan Slamet Bendan Kecamatan Pekalongan Barat harus mendekam ditahanan sementara Polresta Pekalongan.‬ Tersangka yang setiap hari bekerja buruh kuli bangunan nekad menggondol bantalan besi rel kereta api.
  • 31 Mar 2015 02:53:56
    Dua Siswa SMKN 13 masing-masing Muhammad Reza Ardiansyah asal Kota Malang dan Syarif Hidayat asal Wonogiri tewas di usai terseret arus sungai di Coban Baung, Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Minggu (29/3) petang.
  • 31 Mar 2015 01:50:42
    Tarif Parkir di Kota Malang dipastikan akan naik. Kepastian kenaikan ini menunggu hasil kajian dari Dinas Perhubungan yang nanti akan berpayung hukum Peraturan Walikota Malang.
  • 31 Mar 2015 00:44:09
    Puluhan pedagang Pasar Dinoyo, hari ini (30/3) menggelar aksi demo di depan lokasi pasar, Jalan MT Haryono, Lowokwaru, Kota Malang.
  • 30 Mar 2015 11:28:57
    Jelang Pilkada Kabupaten Malang, beberapa partai politik sudah merapatkan barisan. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, sudah melakukan konsolidasi ketat untuk menatap Pilkada yang akan digelar tahun ini.
  • 30 Mar 2015 10:50:02
    Tim SAR gabungan belum menemukan satu jasad korban tertimbun longsor di Kampung Cimerak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat memasuki hari kedua pencarian.
  • 30 Mar 2015 10:40:22
    Pameran batu akik yang digelar Asosiasi Batu Mulia Bengkulu di salah satu mal di Kota Bengkulu akhir pekan lalu terlihat dipadati oleh kaum hawa.
  • 30 Mar 2015 10:20:17
    Pemerintah bersama DPRD Provinsi Maluku saat ini sedang memperjuangkan program pemekaran sembilan daerah otonom baru untuk diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri, Dewan Perwakilan Daerah serta Dewan Perwakilan Rakyat RI.
  • 30 Mar 2015 10:00:51
    Setelah pencarian dua jam lebih oleh warga sekitar, puluhan pendaki dari SMA Islam Ibnu Habas Klaten, Jawa Tengah berhasil ditemukan, Minggu (29/3) Malam. Rombongan yang berjumlah total 84 orang tersebut, ditemukan disekitar bukit Gentong di wilayah, sekitar pukul 23.00 WIB.
  • 30 Mar 2015 04:58:12
    Lebih lanjut dia mengatakan, mahasiswa yang akan diterima kuliah perdana jumlahnya ribuan orang dari perguruan tinggi negeri yang ada di Sumsel. Karena Dinas Pendidikan telah melakukan kerja sama dengan Universitas Sriwijaya dan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang.
  • 30 Mar 2015 03:32:49
    "Untuk dakwah Islam rahmatan lil alamin itu, kami juga mengimbau seluruh komponen masyarakat Jatim melapor ke posko itu atau langsung ke pengurus NU dan Ansor di daerahnya. Bisa juga menghubungi Call Center Posko Siaga ISIS atas nama Sahabat Wildan 08123455585," katanya.
  • 30 Mar 2015 02:05:45
    Namun, kata dia lagi, seluruh masyarakat Pulau Sebatik khususnya yang berada di wilayah tapal batas memiliki dua jenis mata uang tersebut yakni ringgit (Malaysia) dan rupiah (Indonesia).
  • 30 Mar 2015 01:39:34
    "Kami sudah tiga bulan menggeluti usaha ini dan bisa mencukupi ekonomi keluarga sehari-hari,"
  • 29 Mar 2015 23:48:40
    “Kita perluas titik pencarian kelompok bersenjata itu. Di kawasan perbatasan Aceh Utara dan Bener Meriah banyak TNI dan polisi dari wilayah itu. Kita saling koordinasi untuk menemukan kelompok bersenjata api itu,”
  • 29 Mar 2015 23:23:45
    Tindakan itu dilakukan setelah dua personel TNI Kodim Aceh Utara ditemukan tewas. Keduanya ditemukan tewas dengan luka tembak di sekujur tubuhnya di kawasan Dusun Bate Pila Desa Alue Papeun Kecamatan Nisam Antara, Selasa (24/3) pagi.
  • 29 Mar 2015 23:10:39
    "Kami mendorong pemerintah kota Semarang menghentikan dulu pembangunan tower, tanpa perizinan yang lengkap,"


eXTReMe Tracker