KPU Harus Revisi Syarat Perubahan DCS

Wahyu Romadhony - Minggu, 17-03-2013 12:31

KPU Harus Revisi Syarat Perubahan DCS  : aktual.co
Ray Rangkuti (Foto: Aktual.co/Amir Hamzah)

"KPU harus mulai meningkatkan kualitas persyaratan dari sekedar menjadi penjaga gawang administrasi caleg menjadi penjaga gawang kwalitas subtansial caleg," ujar Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti.


Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta untuk dapat meningkatkan kualitas Calon Legislatif (Celeg) pada pemilu 2014 dengan memberikan ruangan kepada masyarakat memberi masukan dalam Daftar Celeg Sementara (DCS).

Hal ini karena dalam Peraturan KPU No 7 Tahun 2013 Caleg dapat diubah atau gugur pencalegannya hanya karena tiga alasan yakni adanya masukan bahwa sarat administratif calon sementara tidak memenuhi persaratan, meninggal dunia, atau mengundurka diri.

"KPU harus mulai meningkatkan kualitas persyaratan dari sekedar menjadi penjaga gawang administrasi caleg menjadi penjaga gawang kwalitas subtansial caleg," ujar Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti, dalam siaran pers, kepada Aktul.co, Minggu (17/3).

Menurut Ray, KPU dapat memasukkan unsur bahwa salah satu faktor pencalegan seseorang dapat digugurkan karena adanya pengaduan, gugatan atau sanggahan masyarakat atas caleg tersebut berkenaan dengan kwalitas kinerja caleg dalam politik dan sosial, moral, pernah terlibat dalam tindak pidana, memiliki rekam jejak yang buruk, hasil nepotisme politik dan permainan politik uang.

"Faktor-faktor ini jauh lebih berarti untuk dijadikan sebagai sarat apakah caleg dapat diganti atau tidak," ujarnya.

Jika hanya mengacu pada sarat administratif yang ditetapkan KPU tersebut maka upaya masyarakat untuk dapat mendorong dan memajukan caleg dengan kwalitas kinerja, moral, kepedulian dan rasa tanggungjawab yang lebih baik akan kandas.

"KPU malah menjadi benteng tertutup bagi lahirnya sikap kritis masyarakat atas caleg-caleg tak memenuhi harapan masyarakat," tegasnya.

KPU juga menjadi pintu bagi tetap eksisnya caleg-caleg yang memiliki rekam jejak buruk, baik sebagai politisi atau sebagai kader partai.

"Dengan hanya menetapkan tiga faktor tersebut, KPU menyumbang matinya kualitas pemilu dan sejalan dengan itu meminggirkan partisipasi kualitatif masyarakat atas pemilu," tuturnya.

Ray menyarankan KPU untuk segera merevisi sarat DCS dapat diubah dengan mengedepankan partisipasi publik.

"Segera mungkin harus dapat mengakomodir peran publik dalam meningkatkan kualitas pemilu itu penting dilakukan KPU," ujarnya.
Faizal Rizki
Berita Terkait



Berita Lainnya

  • 19 Sep 2014 20:20:24
    Tim SAR Gabungan dari Malang Raya hingga saat ini terus melakukan pencarian terhadap Hengky Sampurna, bocah 12 tahun yang hanyut di sekitar Sungai Brantas. Hingga Jumat (19/9) siang, putra kedua dari Nul Arifin ini belum ketemu.
  • 19 Sep 2014 20:00:10
    Sekitar 300 jiwa warga Desa Jabal Musara, Desa Alue Dua, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara mendatangi pendopo Bupati Aceh Utara, Jumat (19/9).
  • 19 Sep 2014 17:54:26
    Nama Darwin Silalahi yang santer berhembus bakal menduduki kursi menteri ESDM rupanya menuai banyak kritik dari berbagai kalangan.
  • 19 Sep 2014 13:50:06
    Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Masyarakat Transfaransi Aceh (MaTA) mendesak agar Kejari Lhokseumawe mengungkap tuntas kasus dugaan korupsi yang terjadi di Perusahaan Daerah Pembangunan (PDPL).
  • 19 Sep 2014 13:40:59
    Polres Pamekasan, Jawa Timur (Jatim), melakukan penyelidikan kasus pembunuhan warga Desa Ragang, Kecamatan Waru yang terjadi pada Kamis (18/9) malam di depan masjid di desa itu.
  • 19 Sep 2014 13:30:32
    Kabut asap yang melanda sejumlah daerah Sumatera Barat, hari ini, Jumat (19/9) berangsur berkurang. Hal ini terlihat dengan berkurangnya titik panas (hotspot) yang tersebar pada sejumlah Provinsi di Pulau Sumatera.
  • 19 Sep 2014 13:20:50
    Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sangatta Utara Syarifuddin Nur, mengungkapkan 90 persen istri yang menggugat cerai karena suami selingkuh.
  • 19 Sep 2014 13:10:25
    Detasemen Polisi Militer Angkatan Laut Semarang mengamankan seorang laki-laki yang mengaku sebagai anggota Marinir TNI AL berpangkat Kapten.
  • 19 Sep 2014 13:00:39
    Kota Banjarmasin dan sekitarnya di Kalimantan Selatan, Jumat pagi, diselimuti kabut asap dengan jarak pandang sekitar 500--1.000 meter.
  • 19 Sep 2014 12:20:52
    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 1.236 titik hotspot terjadi di enam provinsi yaitu Kalimantan Selatan, Tengah, Barat, Sumatera Selatan, Riau dan Jambi.
  • 19 Sep 2014 12:07:00
    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), mencatat kerugian ekonomi dampak kebakaran hutan di Riau pada Februari hingga April 2014 mencapai Rp20 triliun.
  • 19 Sep 2014 11:34:58
    Beberapa nama caleg terpilih DPR RI periode 2014-2019 diusulkan oleh KPU RI kepada Presiden RI agar ditangguhkan pelantikannya karena berstatus tersangka korupsi.
  • 19 Sep 2014 10:30:50
    Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe menyidik kasus dugaan korupsi Perusahaan Daerah Pembangunan Lhokseumawe (PDPL). Tim penyidik mulai memeriksa kasus yang menimpa perusahaan baru berusia dua tahun lebih itu bulan lalu.
  • 19 Sep 2014 10:20:13
    Kuasa hukum para terdakwa, Musafak menilai penahanan para tersangka berlebihan. Sebab, para tersangka dinilai telah berlau kooperatif dan mematuhi undangan ketika dimintai keterangan oleh penegakan hukum.
  • 19 Sep 2014 10:08:32
    Kejaksaan Negeri Semarang melakukan penahanan terhadap 14 tersangka mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang berkaitan kasus dugaan asuransi fiktif tahun 2003.
  • 19 Sep 2014 10:00:38
    Penemuan potongan tangan dan kaki tubuh manusia di kolam retensi polder sungai Trimulyo, sekitar 17.30 WIB, Kamis (18/9) belum dipastikan oleh pihak Kepolisian Sektor Genuk Kota Semarang akibat korban mutilasi.
  • 18 Sep 2014 20:52:36
    "Dor" Suara yang diduga letusan pistol, mendadak menghebohkan suasana di kantor Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.
  • 18 Sep 2014 20:45:32
    Warga kelurahan Trimulyo Kecamatan Genuk Kota Semarang digemparkan sosok penemuan potongan tangan dan kaki tubuh manusia di kolam retensi polder sungai Trimulyo.
  • 18 Sep 2014 19:00:24
    Kebijakan pemerintah kota Malang, mengenai jalur satu arah penuh di kawasan jalan lingkar Universitas Brawijaya (UB) Malang menuai protes dari dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kota Malang.
  • 18 Sep 2014 16:30:38
    Pengembangan lokasi wisata pantai di Kabupaten Malang, ternyata masih terkendala lahan milik Perhutani.
  • 18 Sep 2014 16:22:53
    Krama Muhamad Bin Saleh Dawa seorang kakek berusia 80 tahun, Kamis (18/9) tewas terpanggang api setelah rumahnya sendiri dilalap si jago merah sekitar pukul 10.00 Wita.
  • 18 Sep 2014 16:17:41
    Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah daerah Sumatera Barat, Kamis (17/9). Salah satunya terlihat di Kota Padang, mulai kemarin kabut asap semakin menutupi langit.
  • 18 Sep 2014 16:00:14
    Hasil pantauan pihak BMKG melalui satelit Terra dan Aqua menyebutkan bahwa jumlah titik panas di Provinsi Jambi bertambah dari 29 menjadi 46 titik panas.
  • 18 Sep 2014 15:30:46
    Gus Sholah Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur juga tidak menampik jika Saiful Priatna dulu pernah mengenyam pendidikan di PP Tebuireng, Jombang. Yang bersangkutan diketahui pernah belajar di pondok pada tahun 2000.
  • 18 Sep 2014 15:07:31
    Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, KH Sholahudin Wahid atau Gus Sholah, mengaku menerima keluhan dari keluarga Saiful Priatna, salah seorang terduga jaringan ISIS yang ditangkap di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.


eXTReMe Tracker