Dishub Gunakan Alat Hitung Kendaraan Otomatis

Arie Nugraha - Senin, 05-08-2013 14:20

Dishub Gunakan Alat Hitung Kendaraan Otomatis : aktual.co
Arus Mudik Memuncak di Terminal (Foto: Aktual.co/Fajar Sodiq)

"Karena kan kita disini bukan dituntut hanya volume gitu ya. Kita terbagi-bagi ya motor, mobil, bus sedang, truk sedang, bus besar, truk besar sama kontainer. Nah fungsi ini sensornya dari sana (atas bangunan), jika kendaraan tertangkap sensor dia akan menyesuaikan ukuran. Ukuran-ukuran dimensi itu sudah kita tentukan," ujarnya


Bandung, Aktual.co — Dinas Perhubungan menyatakan pada arus mudik lebaran 2013 menggunakan alat penghitung otomatis untuk mendata kendaraan yang melintas di jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Itu bertujuan agar penghitungan kendaraan lebih akurat.

Menurut Kepala Bidang Penghitungan Arus Mudik Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, alat penghitung kendaraan otomatis itu juga bisa mendeteksi jenis kendaraan yang melintas.

"Karena kan kita disini bukan dituntut hanya volume gitu ya. Kita terbagi-bagi ya motor, mobil, bus sedang, truk sedang, bus besar, truk besar sama kontainer. Nah fungsi ini sensornya dari sana (atas bangunan), jika kendaraan tertangkap sensor dia akan menyesuaikan ukuran. Ukuran-ukuran dimensi itu sudah kita tentukan," ujarnya di Posko Pemantauan dan Pengamatan Arus Mudik, jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (5/8).

Kepala Bidang Penghitungan Arus Mudik Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, menyebutkan tetapi data penghitungan kendaraan pemudik lebih diutamakan yang dihitung secara manual. Karena kata Eric, alat penghitung otomatis itu digunakan agar jika terjadi antrian kendaraan bisa membantu kendaraan yang terlewat dihitung oleh petugas.

Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung menyebutkan bahwa penggunaan alat penghitung otomatis tersebut baru digunakan pada 3 Agustus 2013 atau lima hari menjelang lebaran.

Sementara itu situasi arus lalu linta di jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sementara lancar dengan kecepatan kendaraan sampai 60 kilometer per jam meski tadi malam terjadi antrian kendaraan sepanjang belasan kilometer dari Limbangan, Garut sampai jalur Lingkar Nagreg akibat pasar tumpah.
Ismed Eka Kusuma -
Berita Terkait

UCAPAN SELAMAT PRESIDEN


Berita Lainnya



eXTReMe Tracker