Pajak Tempat Kost di Malang Belum Jalan

Muchammad Nasrul Hamzah - Sabtu, 27-04-2013 16:10

Pajak Tempat Kost di Malang Belum Jalan : aktual.co
Malang (Foto: Aktual.co/Muchammad Nasrul Hamzah)
Malang, Aktual.co — Pajak Kost-kost-an yang selama ini belum ditarik oleh pemerintah kota Malang, menimbulkan reaksi dari Anggota dewan, seperti yang diungkapkan oleh ketua komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) kota Malang, Arief Wahyudi.

Arief mendesak agar pemerintah segera melakukan penarikan pajak kepada pemilik kost yang memiliki lebih dari 10 kamar dengan penarikan pajak 5%.

"Ini sudah telah tiga tahun, kalau sesuai perda no 16 tahun 2010 tentang pajak, harusnya sudah ditarik," katanya, di Malang, Sabtu (27/4).

Desakan Arief ini rupanya bukan isapan jempol semata rencananya Dewan akan menyoroti mengenai tarikan terhadap pemilik kost dalam laporan pertanggung jawaban kepala daerah.

Hal ini dikarenakan perda yang memayungi tentang pajak kost tersebut sebenarnya telah di dok pada tahun 2006 namun bisa efektif di 2010, tapi ternyata Arief mendapati hingga saat ini masih menemui jikalau pemkot Malang belum efisien melakukan penarikan pajak terhadap pemilik kost.

"Harusnya pemkot malu, kenapa sampai sekarang pajak itu belum dipungut," jelasnya.

Selain masalah pajak kost-kost-an, Dewan juga mengantisipasi maraknya perilaku menyimpang yang dilakukan oleh penghuni kost, seperti seks bebas yang dilakukan di kamar kost dengan melakukan tindak pengawasan.

Rencananya pengwasan dewan ini akan dilakukan dengan melakukan pantauan terhadap rumah kost yang ada di kota Malang, sebagaimana diketahui banyaknya Universitas baik Negeri maupun Swasta merupakan penyumbang terbesar penghuni kost di Malang.

"kita akan mengawasi kost-kost-an, agar tidak ada lagi kost Putra yang boleh memasukkan tamu Putri ke dalam kamarnya, dan sebaliknya, oleh karena itu kita akan mewajibkan pemilik kost untuk menyediakan ruang tamu," urainya.
Nur Lail -

Berani Melangkah
Komentar
Nama
Email
Komentar
Kode Verifikasi