Masyarakat NTT Tolak Keputusan MK Tentang Pemilukada SBD

Albertus Vincentius - Jum'at, 20-09-2013 14:45

Masyarakat NTT Tolak Keputusan MK Tentang Pemilukada SBD : aktual.co
Demo Tolak Keputusan MK (Foto: Aktual.co/Albertus Vincentius)

"Kami tetap berharap kebenaran dan keadilan ditegakan di SBD. Kami dengan tegas menolak kuputusan MK dan KPU yang bertindak tidak proposional dengan memenangkan pasangan tertentu. Jelas-jelas sudah kalah berdasarkan hasil pleno di tingkat desa/kelurahan dan PPK," katanya.


Kupang, Aktual.co — Sebanyak 100 mahasiswa bersama sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam "Solidaritas Masyarakat NTT untuk Sumba Barat Daya" menggelar aksi unjuk rasa menolak Keputusan Mahkamah Konstiltusi tanggal 29 Agustus 2013 lalu terkait hasil Pemilukada Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD).

Koordinator aksi, Aloysius Malo Ladi dalam aksi unjuk rasa damai di Kantor KPU NTT mengatakan bahwa kedatangan mereka untuk memohon agar KPU setempat ikut berjuang bersama rakyat SBD. Rakyat merasa hak suaranya pada pelaksanaan Pemilukada 5 Agustus 2013 dirampok oleh penyelenggara.

"Kami tetap berharap kebenaran dan keadilan ditegakan di SBD. Kami dengan tegas menolak kuputusan MK dan KPU yang bertindak tidak proposional dengan memenangkan pasangan tertentu. Jelas-jelas sudah kalah berdasarkan hasil pleno di tingkat desa/kelurahan dan PPK," katanya.

Dia juga meminta pasangan yang dimenangkan oleh KPUD setempat jangan dulu dilantik sampai selesai proses hukum pidana yang saat ini sedang berlangsung. Ini untuk menghindari pertumpahan darah di tengah masyarakat.

Menurutnya, situasi keamanan di SBD saat ini ibarat api dalam sekam. Ini berbeda dengan sebelum terjadinya upaya penggelembungan suara untuk calon tertentu oleh KPUD pada rapat pleno 10 Agustus 2013 lalu. Puncaknya setelah ada putusan MK yang menolak gugutan pasangan Kodimete-Umbu Moto.

"Mahkamah Konstitusi (MK) diminta untuk mencari terobosan hukum baru untuk menyelamatkan demokrasi di SBD. kami tahu permintan ini tidak mudah," ujarnya.

Dia menambahkan, MK bisa melakukan senbuah terobosan hukum baru berdasarkan temuan persidangan pidana pelanggaran pilkada tanggal 13 September 2013, total suara Kornelis-Daud 79.498. Sementara Markus - Dara hanya 67.831 suara, berbeda dengan hasil pleno KPUD SBD 10 Agustus  2013 yang menetapkan Markus - Dara 81.543 suara, Kornelis - Daud 79.498 dan Jacob-John meraih  10.179 suara.

Dia menuturkan, satu-satunya jalan untuk menguji kebenaran suara dalam 149 kotak suara, yakni  hanya melalui persidangan di MK. Dengan membuka kembali persidangan untuk meninjau kembali putusan MK tersebut melalui kewenangan MK berdasarkan pasal 86 Undang - Undang No. 24  Tahun 2003 Tentang MK.

"Kami dengan rendah hati juga memohon kepada Gubernur NTT untuk menunda proses pengajuan calon bupati dan wakil bupati terpilih kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri), sebelum  proses pidanya diselesaikan dan mendudukkan persoalan Pemilukada SBD pada proporsi yang  sebenarnya," ujarnya.
Ismed Eka Kusuma -
Berita Terkait



Berita Lainnya

  • 16 Sep 2014 17:10:11
    Kalangan mahasiswa Universitas Islam Negeri Ar Raniry Banda Aceh mendesak kepolisian mengungkap kasus pembunuhan Prof Safwan Idris, mantan rektor perguruan tinggi negeri tersebut, yang terjadi 14 tahun silam.
  • 16 Sep 2014 16:32:03
    Pengadaan mobil dinas untuk para tamu Very Importent Personal (VIP) disebut Wali Kota Malang, Moch Anton, dibutuhkan keberadaannya.
  • 16 Sep 2014 16:28:06
    Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Mahasiswa Pemuda Peduli Perdamaian Aceh (MAPPA) mendesak pemerintah pusat membentuk Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh. Hal itu disampaikan sekaligus memperingati 14 tahun meninggalnya Rektor IAIN Ar Raniry, Prof Safwan Idris yang ditembak orang tak dikenal di rumahnya, 16 September 2000 lalu.
  • 16 Sep 2014 14:40:28
    Seorang supir mobil rental berinisial YFP (20) alias Tino, warga Jalan Bromo, Kota Malang, pada Kamis (11/9) dinihari akhirnya berhasil dibekuk jajaran Satreskoba Polres Malang Kota karena kedapatan menyimpan ganja seberat 6 kilogram.
  • 16 Sep 2014 14:30:23
    Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Sula, Maluku Utara (Malut), mengungkapkan tujuh penumpang longboat yang tenggelam pada Minggu (14/9) di Perairan Sanan kabupaten itu hingga saat ini belum ditemukan.
  • 16 Sep 2014 14:20:06
    Tim Gabungan Polda Jateng dan Polres Cilacap berhasil membekuk kawanan perampok lintas propinsi.
  • 16 Sep 2014 14:10:55
    Petugas gabungan dari Kepolisian Daerah Jawa Tengah yang dibantu Kepolisian Resor Cilacap menangkap kawanan perampok lintas daerah di depan Markas Kepolisian Sektor Majenang.
  • 16 Sep 2014 14:00:28
    Sejumlah warga di Kota Pekanbaru, Riau, mulai terlihat banyak yang mengenakan masker di luar ruangan akibat asap kebakaran lahan dan hutan makin pekat menyelimuti kota tersebut.
  • 16 Sep 2014 13:50:03
    Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengagendakan kembali pertemuan dengan Ketua Dewan Pengarah BPLS Djoko Kirmanto guna membahas pelunasan ganti rugi dari PT Minarak Lapindo Jaya, tangan kanan perusahaan pengeboran PT Lapindo Brantas Inc.
  • 16 Sep 2014 12:44:40
    Kepala Polda Kalbar Brigjen (Pol) Arief Sulistianto, kepada tim Kompolnas memaparkan penanganan terhadap AKBP Idha Endri Prastiono tersangka tindak pidana, penyalahgunaan wewenang, pelanggar kode etik, dan disiplin.
  • 16 Sep 2014 12:41:57
    Warga sekitar Gunung Slamet yang meliputi Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes, Jawa Tengah, bersyukur karena aktivitas gunung itu menurun sehingga kembali tenang.
  • 16 Sep 2014 12:26:34
    Mawar (Nama Samaran) seorang pembantu rumah tangga berusia 15 tahun mengaku menjadi korban pemerkosaan oleh pejabat pegawai negeri sipil (PNS) Kabupaten Malang berinisial BS.
  • 16 Sep 2014 11:41:38
    Suhu udara di sebagian wilayah Pantai Utara Laut Jawa (Pantura) selama sejak sepekan lalu hingga saat ini berada di antara 34-35 derajat atau mendekati cuaca ekstrim.
  • 15 Sep 2014 21:36:03
    Satu anggota dari Polrestabes Surabaya, terindikasi methamphetamine yang mengarah pada pengguna sabu, dan satu bintara positif a methamphetamine atau mengarah pada pengguna ekstasi.
  • 15 Sep 2014 21:21:21
    "Latihan akan dilanjutkan tanggal 24 sampai 29 September mendatang di Situbondo"
  • 15 Sep 2014 21:09:43
    “Tadi memang sempat heboh, ada yang bilang gempa, ternyata di cek ada plafon runtuh di kelas lantai II Gedung”
  • 15 Sep 2014 20:50:04
    Mereka mengajak seluruh rakyat Aceh jangan terprovokasi oleh isu dan strategi pemakzulan yang dilakukan oleh organisasi Barisan Penyelamat Pemerintah Aceh (BPPA) di Banda Aceh.
  • 15 Sep 2014 18:04:23
    Pulau-pulau terpencil di wilayah Kalimantan dan Indonesia timur lainnya terancam kekurangan bahan pokok. Hal ini menyusul lebih dari 17 kapal pengangkut bahan pokok di Pelabuhan Rakyat, Kalimas, Tanjung perak Surabaya tak bisa berangkat.
  • 15 Sep 2014 16:33:52
    Pendatang baru DPRD Bali, Wayan Kariarta, Senin 15 September 2014 ketiban musibah. Politisi PDIP dari Denpasar ini kehilangan uang Rp100 juta yang disimpan di jok mobilnya.
  • 15 Sep 2014 16:31:21
    Tergiur dengan kilau perhiasan, seorang pemuda bernama Saikhu (25) tega menghabisi nyawa Winarti (42) salah seorang pengrajin tempe asal Desa Tulus Besar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, pada Senin (15/9) sekitar pukul 10.00 WIB.
  • 15 Sep 2014 14:12:29
    Letusan Gunung Slamet selama sepekan terakhir banyak menyimpan cerita menarik di dalamnya. Ada ritual yang dipercaya dan terus dilestarikan masyarakat di lereng gunung tertinggi Jawa Tengah untuk mendapatkan keselamatan dari musibah bencana.
  • 15 Sep 2014 14:07:45
    Pelaku peneror melalui sms kepada jajaran aparat kepolisian Polres Malang, Kartika Probo Putriningsih alias Nenes (45) mencoba bunuh diri dengan minum shampo.
  • 15 Sep 2014 14:05:51
    Warga Kota Malang yang tergabung dalam Pergerakan Rakyat Islam Berjuang untuk Maslahat Indonesai (Pribumi) mendesak pemerintah kota Malang untuk menutup karaoke striptease yang ada dan beroperasi selama ini.
  • 15 Sep 2014 11:30:05
    Koalisi Mahasiswa Untuk Demokrasi (Komdi) Malang, hari ini Senin (15/9) menggelar aksi demo menolak pengesahan RUU Pilkada, di depan halaman kantor DPRD Kota Malang.
  • 15 Sep 2014 11:20:57
    Aktivis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Sumatera Selatan menilai penanggulangan bencana kabut asap di provinsi berpenduduk sekitar 8,6 juta jiwa itu lamban.


eXTReMe Tracker