Kereta Ekonomi Jurusan Semarang-Jakarta Anjlok

Muhammad Dasuki - Senin, 08-07-2013 14:31

Kereta Ekonomi Jurusan Semarang-Jakarta Anjlok : aktual.co
Kereta api ekonomi Tawangjaya Anjlok (Foto: Aktual.co/Muhammad Dasuki)

4 gerbong kereta yang membawa penumpang jurusan stasion Pasar Senen-stasion Poncol terpaksa melarikan penumpang dengan kereta api berjalan menuju arah jurusan Semarang.


Semarang, Aktual.co — Kereta api ekonomi Tawangjaya bernomor 140 jurusan Semarang - Jakarta anjlok di perlintasan jalur double track yang baru beroperasi di perlintasan di Kelurahan Bendan, Kota Pekalongan, pukul 04.00 pagi, Senin (8/7).

4 gerbong kereta yang membawa penumpang jurusan stasion Pasar Senen-stasion Poncol terpaksa memindahkan penumpang dengan kereta api berjalan menuju arah jurusan Semarang. Anjloknya gerbong kereta api belum diketahui secara pasti penyebabnya.

Manager Humas PT KAI Daop IV Semarang, Zakaria membenarkan bila kereta api dari jurusan arah Jakarta menuju Semarang anjlok di perlintasan jalur double track yang baru beroperasi dari station Pekalongan-stasion Ujung Negoro, Batang.

"Iya, dua gerobong kereta api anjlok di perlintasan doble track yang baru beroperasi. Tim teknis belum tahu pasti penyebab anjloknya roda kereta api," ucapnya.
 
Zakaria mengatakan, untuk mengantisipasi lumpuhnya operasi jurusan Semarang-Jakarta telah mengerahkan tenaga teknis yang mengangkat roda kereta yang patah di bantalan rel. Petugas teknis langsung turun ke lokasi melakukan evakuasi dan pengamanan.

Anjloknya jalur ganda double track, sambung dia, tidak berdampak tersendatnya operasional perjalanan jurusan Jakarta-Semarang. Penumpang langsung dipindahkan oleh kereta api yang berjalan menuju stasion Poncol, Semarang. Sehingga sesuai jadwal pemberangkatan dan kedatangan memang sedikit ada keterlambatan. "Anjloknya 4 gerbong kereta api belum diketahui secara persis penyebabnya. Kita masih dalami penyebabnya roda rel kereta api bisa sampai patah dan keluar perlintasan," terang dia.

Dari pantauan Aktual.co roda kereta api yang melintas di jalur ganda "double track" patah, sehingga rodal rel keluar dari perlintasan. Petugas teknis saat ini masih melakukan proses evakuasi dan keamanan dengan menggunakan sejumlah alat katrol.

Kepala Stasion kota Pekalongan, Srimiyanto mengungkapkan belum berani memastikan penyebab roda rel patah dan keluar perlintasan jalur kereta api. "Kita belum tahu penyebabnya, sehingga tidak berani memberikan komentar lebih. Yang jelas, bukan faktor jalur rel yang beroperasi tekstturnya tanahnya masih labil. Kita masih selidiki apa penyebab roda rel kereta api keluar perlintasan," imbuh dia.
Epung Saepudin
Berita Terkait

UCAPAN SELAMAT PRESIDEN


Berita Lainnya



eXTReMe Tracker