Peringati Papua Barat Merdeka, Bintang Kejora Dibentangkan

Fajar Sodiq - Senin, 01-07-2013 15:50

Peringati Papua Barat Merdeka, Bintang Kejora Dibentangkan : aktual.co
demo mahasiswa papua bentangkan bendera bintang kejora (Foto: Aktual.co/Muchammad Nasrul Hamzah)

"Untuk memperingati hari proklamasi kemerdekaan Papua Barat, para mahasiswa asal Papua Barat menggelar demo di sejumlah kota di Indonesia dengan tujuan menuntut kemerdekaan dari negara Indonesia,” ujarnya


Solo, Aktual.co —  Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) cabang Solo memperingati hari proklamasi kemerdekaan Papua Barat yang jatuh hari ini, Senin, (1/7), dengan menggelar aksi demo di Bundaran Gladak, Solo.  Aksi demo tersebut dilakukan untuk menyuarakan tuntutan referendum kemerdekaan bagi masyarakat Papua Barat dari Indonesia.
 
Dalam aksinya, puluhan mahasiswa Papua yang sedang belajar di sejumlah perguruan tinggi di Solo membawa berbagai atribut, diantaranya poster yang bertuliskan tuntutan kemerdekaan dari negara Indonesia. Selain itu mereka juga membawa sejumlah replika bendera Bintang Kejora yang dibentangkan oleh para peserta aksi.
 
Juru bicara AMP, Jhon Paul Waine dalam orasinya mengatakan hari ini bertepatan dengan peringatan proklamasi kemerdekaan Papua Barat yang jatuh tepat pada tanggal 1 Juli 1971. Saat itu, proklamasi kemerdekaan dikumandangkan oleh Brigjen Zeth Jafet Rumkorem yang juga menjadi Presiden Papua Barat di daerah Waris, Numbay, Papua yang letaknya berdekatan dengan perbatasan negara Papua New Guniea.
 
"Untuk memperingati hari proklamasi kemerdekaan Papua Barat, para mahasiswa asal Papua Barat menggelar demo di sejumlah kota di Indonesia dengan tujuan menuntut kemerdekaan dari negara Indonesia,” ujarnya, Senin (1/7).
 
Selanjutnya, dia menjelaskan masuknya wilayah Papua ke dalam negara Indonesia dilakukan secara paksa melalui manipulasi Penentuan Pendapat Rakta (Pepera) pada tahun 1969. Setelah masuknya wilayah Papua ke Indonesia, selanjutnya Indonesia melakukan penjajahan dengan menyapu bersih gerakan perlawanan rakyat Papua yang tidak menghendaki kehadiran Indonesia di Papua.
 
“Pemerintah Indonesia menunjukkan watak kolonialiasnya terhadap rakyat Papua, yakni dengan melakukan kejahatan kekerasan kemanusian kepada warga Papua, menyerobot hutan dan tanah adat untuk dijadikan jarahan bagi perusahaan multi national,” terang dia.
 
Oleh sebab itu, kata dia, AMP menuntut dan mendesak kepada rezim penguasa SBY-Boediono untuk segera memberikan kebebasan hak menentukan nasib sendiri sebagai solusi demokratis rakyat Papua Barat
 
Bertepatan dengan proklamasi kemerdekaan bangsa papua barat, AMP menuntut dan mendesak rezim penguasa SBY-Boeidonop dan PBB segera, berikan kebebeasan dan hak mennetukan nasib sendiri sebagai solusi demokratis rakyat papua.
 
“Warga dari Sorong sampai Merauke meminta SBY untuk segera melaksanakan referendum. Kami tidak meminta otonomi khusus, kami hanya meminta kemerdekaan. Tarik semua pasukan organik dan non organik dari tanah Papua Barat,” tegas dia.
Ismed Eka Kusuma -
Berita Terkait



Berita Lainnya

  • 3 Sep 2014 10:32:42
    Munculnya tiga nama calon dalam perebutan kursi Ketua DPRD Kabupaten Lamongan, menjadi perhatian banyak kalangan.
  • 3 Sep 2014 09:45:09
    Dalam itu disita 6.448 pieces produk ilegal serta obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat (BKO) dan kosmetik mengandung bahan dilarang
  • 3 Sep 2014 09:30:51
    Virus Ebola kini menjadi topik yang banyak diperbincangkan masyarakat, khususnya bagi para calon jama'ah haji.
  • 3 Sep 2014 09:15:42
    Sebanyak 65 anggota DPRD NTT Periode 2014-2019n hari ini Rabu (3/9) secara resmi dilantik.
  • 3 Sep 2014 09:00:42
    Yurel yang merupakan mantan suami Rinada, pemeran wanita dalam foto syur menggunakan seragam PNS Pemkot Bandung, menjalani pemeriksaan pertamanya.
  • 3 Sep 2014 00:05:53
    Terhitung hari ini, Selasa (2/9), mantan Wakil Bupati Bogor, Karyawan Faturahman mulai menghuni salah satu sel tahanan di Rutan Kebon Waru bandung.
  • 2 Sep 2014 20:21:53
    AD (20), seorang mahasiswa Universitas Swasta di Semarang ditemukan tewas gantung diri di dapur tempat kosnya. Mahasiswa asal kabupaten Pati itu meninggalkan surat wasiat setelah bertengkar dengan kekasihnya.
  • 2 Sep 2014 18:52:20
    Warga Asal Semarang, Riyanto (33), ditemukan tewas gantung diri di sebuah pohon sono Jalan Raya Perak Surabaya. Penyelidikan polisi, hingga kini masih belum diketahui motif korban mengakhiri hidupnya.
  • 2 Sep 2014 13:50:31
    Indonesia selama ini tak mampu membela kepentingan nasionalnya di luar negeri. Termasuk tak mampu melindungi warga negaranya yang berada di negara lain.
  • 2 Sep 2014 13:40:33
    Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) masih sebatas wacana belaka. Padahal, RKPD merupakan reseprentasi visi-misi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo-Wagub Heru Sudjatmoko.
  • 2 Sep 2014 13:30:13
    Tabrakan antara minibus melawan truk bermuatan pasir di jalur Magelang-Semarang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, Selasa (2/9).
  • 2 Sep 2014 12:55:21
    Bocah perempuan berusia 7 tahun, nekat mencuri ipad di salah satu restoran siap saji di kawasan elite Graha Famili Surabaya.
  • 2 Sep 2014 12:20:03
    Kemacetan kini menjadi momok bagi wilayah Malang Raya. Kepadatan di sejumlah titik ruas jalan menjadi bukti bahwa laju kendaraan bermotor, khususnya roda dua sangat tinggi.
  • 2 Sep 2014 09:56:44
    "Ketiga tersangka tersebut, adalah Fahmi (40), Devi (30), dan Suparto (26), semuanya warga Desa Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musirawas Utara. Mereka dibekuk berdasarkan laporan masyarakat,"
  • 2 Sep 2014 09:30:52
    "Walaupun demikian, tidak berdampak pada ketersediaan pangan masyarakat. Kondisi stok pangan masyarakat masih tersedia cukup," kata Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKP2) Provinsi Nusa Tenggara Timur Hadji Husen melalui Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Silvya Peku Djawang, Selasa (2/9).
  • 2 Sep 2014 09:20:26
    Kabut asap tipis mulai menyelimuti Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Selasa sehingga cukup mengganggu aktivitas masyarakat di pagi hari terutama di luar rumah.
  • 2 Sep 2014 09:03:02
    Sebuah gudang penyimpanan bahan bakar minyak jenis solar di daerah Pasir Sebelah, Kelurahan Pasia Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, terbakar Selasa (2/9) sekitar pukul 03.45 WIB.
  • 2 Sep 2014 01:00:12
    Kepolisian Resor Purbalingga, Jawa Tengah, mengejar kawanan perampok bersenjata api yang beraksi di Toko Emas "Adil", kompleks Pasar Kejobong, Kabupaten Purbalingga.
  • 1 Sep 2014 22:47:33
    Seorang siswa baru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2 Surabaya, Jawa Timur, Alfandi terpaksa memakai seragam sekolah menengah pertama (SMP) lantaran orang tuanya tidak bisa membayarkan uang seragam sebesar Rp1.050.000 yang dibebankan pengelola sekolah.
  • 1 Sep 2014 21:15:14
    Kapolda Bali, Irjen Pol Albertus Julius Benny Mokalu menegaskan jika turis asal Amerika Serikat yang membunuh ibunya sendiri, Heather Lois (19) bersama kekasihnya Schefer Tommy (21) mulai menjalani penyidikan. Itu lantaran kuasa hukum yang ditunggu-tunggu dari negeri asalnya telah tiba di Bali.
  • 1 Sep 2014 20:52:09
    Wahana Lingkungan Hidup Indonesia bersama sejumlah warga Kabupaten Rembang yang tinggal di sekitar proyek pembangunan pabrik Semen Indonesia menggugat Gubernur Jawa Tengah ke Pengadilan Tata Usaha Negara Semarang, Senin (1/9).
  • 1 Sep 2014 20:40:32
    Terkait rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), relawan mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) di Kota Medan menyatakan siap melakukan perlawanan terhadap presiden terpilih Joko Widodo.
  • 1 Sep 2014 19:38:45
    Anggota DPRD Bali periode 2014-2019 dilantik. Dari jumlah 55 anggota DPRD Bali, 23 di antaranya adalah wajah baru. Sisanya, 32 orang adalah muka lama yang berhasil melenggang kembali ke kursi DPRD Bali.
  • 1 Sep 2014 18:47:32
    Ratusan karyawan Bank Sumut dan pekerja outsourcing dari tiga Serikat Pekerjanya yaitu Serikat Pekerja Bank Sumut (SPBS), Serikat Pekerja Independen (SPI) dan Forkom Serikat Pekerja PT PKS menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bank Sumut, jalan Imam Bonjol, Medan (1/9).
  • 1 Sep 2014 18:00:34
    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menepis anggapan dirinya tak 'gentle' karena tidak menghadiri debat terbuka melawan anggota DPRD Jateng yang difasilitasi oleh kalangan wartawan, Senin (1/9).


eXTReMe Tracker