Walhi: Rawa Gambut Tripa Rusak Parah Akibat Lahan Perkebunan Dibuka

Selasa, 19-02-2013 19:45

Walhi: Rawa Gambut Tripa Rusak Parah Akibat Lahan Perkebunan Dibuka : aktual.co
Logo Walhi (Foto: Istimewa)

"Kondisi rawa gambut Tripa saat ini mengalami kerusakan cukup parah setelah pembukaan lahan perkebunan di kawasan tersebut"


Jakarta, Aktual.co — Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menilai rawa gambut Tripa di Provinsi Aceh mengalami kerusakan relatif cukup parah akibat pembukaan lahan perkebunan di kawasan itu.

"Kondisi rawa gambut Tripa saat ini mengalami kerusakan cukup parah setelah pembukaan lahan perkebunan di kawasan tersebut," kata Direktur Eksekutif Walhi Aceh T.M. Zulfikar di Banda Aceh, Selasa (19/2).

Pada lokakarya pemangku kepentingan dan pemerhati pengelolaan hutan dan lahan gambut kawasan Tripa, dia menjelaskan kondisi rawa gambut Tripa saat ini berbeda jauh dengan beberapa tahun sebelumnya. Padahal kawasan rawa gambut Tripa tersebut secara tradisional merupakan sumber kehidupan masyarakat lokal.

"Namun, laju penghancuran rawa gambut Tripa di Aceh meningkat secara dramatis dalam beberapa bulan terakhir," katanya.

Oleh karena itu, menurut dia, jika pembukaan lahan untuk perusahaan perkebunan terus dibiarkan, kemungkinan besar hutan dengan nilai konservasi tinggi (NKT) dan orang utan Sumatra atau tumbuhan dan satwa liar (TSL) dilindungi terancam punah.

Rawa Tripa salah satu dari tiga hutan rawa gambut di pantai barat Pulau Sumatera dengan luas mencapai sekitar 61.803 hektare.

Hasil laporan Yayasan Ekosistem Leuser menyebutkan bahwa hutan rawa primer yang menutupi Rawa Tripa sekitar 61.803 hektare pada 1990. Namun, kini (2011) tersisa 12.655 hektare, dan hingga awal Oktober 2012 berkurang lagi menjadi 10.023 hektare.

"Artinya, selama sembilan bulan itu sudah 20,8 persen atau seluas 2.632 hektare hutan rawa gambut hilang di kawasan Tripa itu," kata dia menjelaskan.

Menurut dia, hasil pemantauan lapangan pada tahun 2008, 2009, dan 2012 ditemukan titik api di areal hak guna usaha (HGU) di kawasan rawa gambut Tripa.

Oleh karena itu, T.M. Zulfikar menyatakan proses penegakan hukum menjadi suatu keharusan untuk membuktikan bahwa praktik pemanfaatan kawasan Rawa Tripa oleh perusahaan pemilik HGU banyak menimbulkan persoalan dan pelanggaran hukum.

Perusahaan perkebunan yang mengantongi HGU di kawasan Tripa, yakni PT Kalista Alam, PT Surya Panen Subur (SPS) II, dan PT Dua Perkasa Lestari. (Ant)
Faizal Rizki
Berita Terkait



Berita Lainnya

  • 21 Aug 2014 13:00:09
    Kapolda Bali, Irjen Pol Albertus Julius Benny Mokalu menegaskan jika pelaku pembunuhan terhadap ibunya sendiri, Heather Lois (19) dan kekasihnya Schefer Tommy (21) yang merupakan warga negara Amerika Serikat bisa diadili di negara asalnya
  • 21 Aug 2014 12:00:55
    Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) menerapkan siaga 1 jelang pengumuman putusan gugatan Prabowo-Hatta di Mahkamah Konstitusi. Setidaknya, sekitar 1.400 personel dari berbagai satuan pada Polda Sumbar diterjunkan.
  • 21 Aug 2014 11:40:06
    Kepolisian Daerah Jabar siagakan sejumlah anggota untuk melakukan penjagaan di seluruh gerbang tol untuk antisipasi gangguan keamanan pada sidang putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa hasil pemilihan presiden di Jakarta, Kamis (21/8).
  • 21 Aug 2014 11:30:23
    Ekses perampokan yang dilakukan oleh tiga pria bersenjata api terhadap tujuh pekerja PT Citra Panji Manunggal (PT CPM) Selasa (19/8) menghentikan aktivitasnya sementara. Public Relations PT CPM, Zainuddin Aji kepada Aktual.co, menyebutkan pihaknya telah meminta bantuan pengamanan dari Polsek Pante Bidari, Aceh Timur untuk membantu pengamanan di lokasi pemasangan pipa.
  • 21 Aug 2014 10:15:16
    Berkas kasus penyebaran video porno yang dilakukan oleh tersangka yang juga mantan Wakil Bupati Bogor, Karyawan Faturahman hingga saat ini belum P21 atau dilimpahkan kepada pihak kejaksaan.
  • 21 Aug 2014 10:00:16
    Sebelum ditemukan tewas mengenaskan di dalam koper pada sebuah taksi di lobi Hotel St Regis Nusa Dua, Sheila Von Weise (62) warga negara Amerika Serikat sempat terlibat keributan dengan anaknya Heather Lois (19).
  • 21 Aug 2014 09:30:20
    Direktur Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Kombes (pol) Istu Heri Winarto menyatakan insiden kecelakaan mobil dinas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merupakan akibat kesalahannya yang tidak berkenan dikawal Satuan PJR Ditlantas. Padahal pihaknya telah menerapkan prosedur pengawalan perjalanan Gubernur Jateng dilakukan secara melekat.
  • 21 Aug 2014 09:00:57
    Kapolda Sulselbar Irjen Pol Burhanuddin Andi mengeluarkan perintah kepada jajarannya untuk bertindak tegas kepada siapapun yang melakukan aksi anarkis dalam menyikapi keputusan MK hari ini, Kamis (21/8).
  • 19 Aug 2014 19:03:25
    Atap Mini Market 24 Jam, Circle K yang berada di Jalan Asia - Afrika, Kota Bandung, ambruk dan menimpa 8 orang pengunjung yang berada didalam bangunan.
  • 19 Aug 2014 18:01:38
    Mobil dinas Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berjenis Toyota Inova bernopol H-1 ringsek dibagian belakang karena ditabrak mobil yang ditumpangi warga negara asing Perancis di jalan Diponegoro-Semarang, Selasa (19/8).
  • 19 Aug 2014 16:20:08
    Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan bahwa Dana Keistimewaan yang digelontorkan dari pemerintah pusat untuk daerah ini mulai tahun 2013 bukan sekadar bentuk santunan atau charity.
  • 19 Aug 2014 16:04:04
    Pascapengangkatan anggota DPRD Kota Semarang periode 2014-2014 pada Kamis (14/8) lalu "menganggur" hingga sebulan ke depan.
  • 19 Aug 2014 16:00:40
    Perkembangan pariwisata di Malang Raya (Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang) nampaknya masih sulit untuk bersatu karena besarnya egosentral para pimpinan daerah di tiga wilayah itu.
  • 19 Aug 2014 15:40:37
    Perbuatan bejat itu diduga dilakukannya di rumah sang orang tua siswa SD tersebut di kawasan Jati, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Selasa (12/8) lalu.
  • 19 Aug 2014 15:20:53
    Kronologis kasus ini bermula saat Haryanto membeli mobil dengan harga Rp 112 juta dengan mengajukan kredit ke PT Armada selama 36 bulan. Setiap bulannya Haryanto harus membayar Rp 3 juta dengan jaminan BPKB.
  • 19 Aug 2014 15:00:21
    Aparat kepolisian resor Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyita ratusan senjata tajam di dua desa yang bentrok yakni Desa Wulandoni dan Pantai Harapan.
  • 19 Aug 2014 14:40:26
    Hujan deras disertai angin kencang merendam dua sekolah di Kota Lhokseumawe, Aceh, Selasa (19/8). Kedua sekolah itu SDN 7 Muara Dua di Desa Paya Punteut, Kecamatan Muara Dua, dan SMPN 7 Lhokseumawe di Desa Cunda, Kota Lhokseumawe terpaksa menghentikan aktivitas belajar mengajar.
  • 19 Aug 2014 14:25:40
    Instalasi Forensik Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar melakukan visum terhadap jenazah warga Negara Jepang yang diduga tewas di dalam kamar hotel, Conrad Hotel, Nusa Dua Bali, Selasa (19/8).
  • 19 Aug 2014 13:17:15
    Jokowi, ditemukan tewas setelah tercebur dan menghilang selama 3 hari . Tentu saja, tragedi yang menimpa Jokowi ini membuat keluarga dan warga menangis histeris. Maklum, Jokowi yang masih berusia 4 tahun tersebut, masih terlihat lucu-lucunya.
  • 19 Aug 2014 12:32:55
    Kepolisian Daerah Jawa Tengah mengirimkan 315 personil Brigada Mobil (Brimob) untuk melakukan BKO pengamanan di Mahkamah Konstitusi 21 Agustus mendatang.
  • 19 Aug 2014 12:20:00
    Situasi keamanan di Wulandoni, Kabupaten Lembata,Nusa Tenggara Timur (NTT) pascabentrok, Minggu (17/8) lalu mulai kondusif.
  • 19 Aug 2014 12:09:01
    Heather Lois (19), tersangka pembunuh ibunya sendiri Sheila Von Weise (62) dijerat pasal berlapis. Bersama pacarnya, Schefer Tommy (21) Lois dijerat pasal 338 dan 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.
  • 19 Aug 2014 10:00:52
    Ulva Dayani, korban dugaan kasus penganiayaan oleh Erianda, Wakil Bupati Rokan Hilir sekaligus anak Gubernur Riau Annas Maamun, mengaku tidak pernah menerima pembagian harta atas perceraiaannya, bahkan cincin kawinpun diminta
  • 19 Aug 2014 09:41:40
    Kabupaten Bandung terancam banjir karena Sungai Citarum mengalami pendangkalan akibat sedimentasi dan tumpukan sampah.
  • 19 Aug 2014 09:20:42
    Dua warga Timika, Papua yang diketahui bernama Melvin Lalar (26) dan Markus Narwadan tewas akibat dianiaya oleh sekelompok orang yang belum belum diketahui identitasnya.


eXTReMe Tracker