Akhirnya Komnas HAM Turun di Kasus PLTU Batang

Muhammad Dasuki - Selasa, 19-02-2013 19:40

Akhirnya Komnas HAM Turun di Kasus PLTU Batang : aktual.co
Demo PLTU Batang (Foto: Aktual.co/Muhammad Dasuki)

"Kami sangat menantikan kedatangan Komnas HAM, karena kami ingin menceritakan situasi yang dialami tentang adanya pelarangan hak berpendapat, baik secara lisan maupun tertulis atas keberatan warga terhadap rencana pembangunan PLTU Batang oleh TNI/ Polri setempat.


Semarang, Aktual.co —Kehadiran Komnas HAM dari Jakarta untuk investigasi pelanggaran HAM di PLTU Batang disambut riuh ribuan warga desa Ponowareng, Karanggeneng, Ujungnegoro, Wonokerso, dan Roban Kabupaten Batang.

"Kami sangat menantikan kedatangan Komnas HAM, karena kami ingin menceritakan situasi yang dialami tentang adanya pelarangan hak berpendapat, baik secara lisan maupun tertulis atas keberatan warga terhadap rencana pembangunan PLTU Batang oleh TNI/ Polri setempat. Kami dilarang untuk berkumpul dengan warga lainnya oleh pihak aparat. Justru keberadaan TNI/ Polri membuat warga menjadi tertekan dan tidak nyaman, pendirian posko –posko BPI yang berfungsi untuk pembebasan lahan ini juga membuat warga gerah," kata tutur Ilmiyanto (24), warga Ponowareng, di Semarang, Selasa (19/2).

Kedatangan Komnas HAM kali ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan atas proses hukum terhadap 5 warga Batang yang sedang disidang di Pengadilan Negeri Semarang. Selain itu, Komnas HAM juga memantau kondisi sosial terkini di Lokasi PLTU dan rencana pertemuan multipihak untuk membahas pembangunan PLTU Batang dalam perspektif HAM.

Warga melaporkan semua situasi yang dialami kepada Komnas HAM. Mereka dipaksa untuk menjual tanahnya. TNI/ Polri ini bersama perangkat desa dan PTBhimasena Power mendatangi rumah warga untuk menawarkan pembelian tanah dengan harga Rp 100 ribu/meter. Bahkan pembuatan posko-posko di desa-desa tersebut.

"Hal ini merupakan sebuah bukti penekanan dan pemaksaan warga untuk menjual tanah-tanahnya kepada pihak PT Bhimasena Power Indonesia atau dalam kata lain warga dipaksa "mendukung” pembangunan PLTU Batang, padahal dalam hati nuraninya mereka tidak merelakan tanahnya untuk dijual. Peran TNI dan Polri ini sebuah institusi negara sebagai pengayom dan pelayan masyarakat bukan sebagai alat-alat swasta untuk menekan dan membatasi hak asasi masyarakat apalagi melarang hak asasi masyarakat," ujarnya.
 
Hal senada diungkapkan pula oleh aktifis YLBHI-LBH Semarang, Wahyu Nandang Herawan atas kehadiran Komnas HAM menindaklanjuti kasus yang diback-up oleh keberadaan TNI/ Polri. Pasalnya, kehadiran aparat penegak hukum ini merupakan metode sebagai bentuk intimidasi terhadap warga.

"Warga keberatannya terhadap rencana pembangunan PLTU Batang yang mengancam lingkungan dan tanah produktif mereka," tutur Wahyu Nandang Herawan, Staff LBH Semarang.

Wahyu berharap kedatangan Komnas HAM akan bisa memberi rekomendasi kepada pemerintah soal pelanggaran HAM di PLTU Batang.

"Semoga hasil investigasi soal hak asasi masyrakat dapat memberikan masukan kepada pemerintah agar membatalkan pembangunan PLTU Batang," pungkas dia.
Faizal Rizki
Berita Terkait

UCAPAN SELAMAT PRESIDEN


Berita Lainnya

  • 24 Oct 2014 18:38:11
    Malaysia Airline dengan nomor penerbangan MH135 tujuan Kuala Lumpur-Brisbane mengajukan permohonan divert dan prioritas landing atau emergency landing karena salah satu penumpang akan melahirkan.
  • 24 Oct 2014 15:00:30
    Polrestabes Surabaya melakukan pemusnahan barang bukti narkoba senilai 7 miliar rupiah. Barang bukti yang dimusnahkan tersebut adalah 5000 pil ektasi dan 3 kg sabu.
  • 24 Oct 2014 13:40:29
    Kepolisian Daerah Aceh hingga kini masih memburu tiga kelompok kriminal bersenjata yang diduga kerap melakukan aksi kejahatan di kawasan Kabupaten Aceh Timur.
  • 24 Oct 2014 13:25:08
    Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Nur Ali meminta panitia penyelenggara pertandingan antara Persis Solo melawan Martapura FC yang berakhir rusuh hingga menewaskan satu orang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
  • 24 Oct 2014 12:57:20
    Dua orang meninggal dunia dalam kecelakaan bus Sari Indah jurusan Surabaya - Jakarta terguling di Jalur Pantura tepatnya di Desa Jumbleng Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu, Jumat (24/10).
  • 24 Oct 2014 12:37:26
    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyampaikan bahwa gempa bumi yang terjadi di barat laut Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara berkekuatan 5,2 skala Richter, Jumat (24/10) pukul 09.23 WIB, tidak berpotensi menimbulkan ancaman tsunami.
  • 24 Oct 2014 12:15:31
    Alat kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nusa Tenggara Barat periode 2014-2019 dikuasai enam partai politik yang tergabung dalam koalisi merah putih.
  • 24 Oct 2014 12:05:16
    Gubernur Maluku, Said Assegaff menjamin pemerintahan Kabupaten Kepulauan Aru tidak vakum seiring masa tugas setahun Penjabat Bupati setempat, Gotlief Gainau berakhir pada 30 Oktober 2014.
  • 24 Oct 2014 11:45:50
    Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Nusa Tenggara Timur Andre W Koreh mengatakan, musim kemarau yang datang lebih awal tahun ini semakin memicu persoalan defisit air yang dialami sekitar lima juta konsumen di daerah itu.
  • 23 Oct 2014 23:12:57
    Robert Kevin Eliz (60) warga negara asing yang tewas dengan leher tergorok ternyata memiliki dua paspor yakni Inggris dan Australia. Sontak saja, dua Konsulat Jenderal Inggris dan Australia langsung mendatangi Polda Bali untuk memastikan kewarganegaraan Kevin.
  • 23 Oct 2014 21:04:58
    Enam pasar di perbatasan wilayah Indonesia dengan. Timor Leste di Kabupaten Belu, Malaka, dan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) sejak di bangun tahun 20103 lalu hingga saat ini belum berfungsi secara optimal.
  • 23 Oct 2014 18:15:49
    Dua wartawan Prancis yakni Thomas Charles Dandois (40) dan Valentina Burrot (29) dituntut hukuman empat bulan penjara karena masuk dengan menggunakan visa wisata padahal mereka mencari berita di Papua.
  • 23 Oct 2014 12:30:43
    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengaku musim kemarau yang berkepanjangan, menyebabkan daerah tersebut telah masuk dalam kategori darurat kekeringan yang sangat parah.
  • 22 Oct 2014 15:24:32
    Satpol PP Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menggelar operasi penambang pasir bermesin di Bengawan Solo di Desa Brenggolo, Kabupaten Bojonegoro, didukung oleh petugas di daerah itu, Rabu (21/10).
  • 22 Oct 2014 15:17:02
    Kepolisian Daerah Bali mengambil alih kasus pembunuhan yang menimpa seorang warga negara Inggris Robert Kevin Ellis (60) yang ditemukan tewas di dalam parit di Desa Sedang, Kabupaten Badung, pada Selasa (21/10).
  • 22 Oct 2014 15:00:13
    Petugas Kepolisian Resor Jombang, Jawa Timur, menangkap seorang pelaku pembunuhan terhadap satu keluarga di Desa Sambongdukuh yang sempat melarikan diri.
  • 22 Oct 2014 13:28:32
    Perbaikan jembatan Comal-Pemalang disisi utara akibat amblas yang sudah mulai diiakukan perbaikan sejak Selasa (21/10) kemarin dipresiksi akan selesai pada akhir tahun 2014.
  • 22 Oct 2014 12:44:12
    Tak tahu apa yang ada diotak Mardjito (27), warga jalan Madukoro Semarang. Pria yang setiap hari bekerja serabutan itu nekat mengambil gambar video cewek berinisial PUT ( 33), saat sedang mandi cantik di rumahnya yang berjarak tak jauh dari rumah Mardjito.
  • 22 Oct 2014 11:48:43
    Kusno Hadi (66) warga Jalan Janti Selatan, Kota Malang memilih berjalan mundur dari Malang - Jakarta hanya untuk bertemu presiden terpilih Joko Widodo.
  • 22 Oct 2014 11:40:44
    Gelandang Persib Bandung M.Taufiq, mengaku dirinya dan rekan-rekannya sudah sangat siap untuk menghadapi Persebaya Surabaya, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, (22/10).
  • 22 Oct 2014 11:32:53
    Nurhadi (37) warga Dusun Pabrikan RT 14 RW 03, Desa Sukonolo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, harus mengalami nasib dikucilkan dari warga setempat.
  • 22 Oct 2014 11:25:41
    Jasad bule yang tewas mengenaskan di Desa Sedang, Abiansemal, Kabupaten Badung akhirnya terkuak. Dia adalah Robert Kelvin Eliz‎ (60) warga negara Inggris. Pihak kepolisian berhasil membekuk satu dari lima pembunuh berdarah dingin tersebut.
  • 21 Oct 2014 21:23:26
    "Kita resmi kerjakan yang di utara. Artinya, yang di utara mulai dikerjakan hari ini,"
  • 21 Oct 2014 20:30:19
    Laki-laki dua anak itu membakar tubuhnya, lantaran kecewa tidak dikasih uang untuk usaha senilai Rp 200 juta oleh ibu kandungnya.
  • 21 Oct 2014 20:25:44
    "Awalnya kita mendapat laporan dari masyarakat tentang kasus penipuan dengan pelaku anggota BIN gadungan"


eXTReMe Tracker