Pisah Sambut Kapolda Jateng Diarak Penari dengan Tabur Bunga

Muhammad Dasuki - Jum'at, 14-06-2013 23:25

Pisah Sambut Kapolda Jateng Diarak Penari dengan Tabur Bunga : aktual.co
Mantan Kapolda Jateng, Irjend Pol Didiek Sutomo Triwidodo (Foto: Aktual.co/ Muhammad Dasuki)

Pisah sambut mantan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jateng, Irjen Pol Didiek Sutomo Triwidodo yang secara resmi diganti Kapolda baru, Irjen Pol Dwi Priyatno dilakukan hari ini. Irjen Pol Didiek Sutomo Triwidodo pun diarak penari dengan tabur bunga.


Semarang, Aktual.co — Pisah sambut mantan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jateng, Irjen Pol Didiek Sutomo Triwidodo yang secara resmi diganti Kapolda baru, Irjen Pol Dwi Priyatno dilakukan hari ini. Irjen Pol Didiek Sutomo Triwidodo pun diarak penari dengan tabur bunga.

Acara sendiri dimulai tepat pukul 07.30 WIB dengan penyambutan rombongan Kapolda baru. Upacara pelimpahan jabatan Jawa Tengah dilaksanakan di halaman Mapolda Jateng Jalan Pahlawan 01, Semarang, Jum'at (14/6) pagi.

Irjen Pol Dwi Priyatno sebelumnya menjabat sebagai staf ahli sosial politik Kapolri. Sementara, Didiek menempati jabatan baru sebagai Wakil Kepala Badan Inteljen dan Keamanan (Wakaba Intelkam) Mabes Polri. Serah terima jabatan (Sertijab) Kapolda Jateng telah dilaksanankan di Mabes Polri, Jakarta pada, Rabu (12/6) kemarin.

Dalam sambutannya, Didiek mengatakan, selama menjabat sebagai Kapolda Jateng, tugas bisa dilaksanankan dengan baik. "Alhamdulillah, setahun lebih tidak ada hal-hal gesekan diantara anggota, dan instansi lain, termasuk pada pelaksanaan Pilgub, kemarin," ungkapnya.

Dikatakan, pelaksanaan tugas (Keamanan Ketertiban Masyarakat), penegankan hukum, perlindungan pengayoman hukum kepada masyarakat ke depan semakin berat. Hal itu bersamaan dengan lokasi Jawa Tengah yang strategis, dan kemajuan teknologi, sehingga membutuhkan kesiapan prima.

"Penegakan hukum itu permasalahan kecil yang dihadapi kepolisian modern. Tugas kepolisian modern merupakan mengembangkan tugas Preemtif tadi itu," ungkapnya.

Terkait keterbatasan kondisi satuan yakni Sumber Daya Manusia (SDM), maupun anggaran, dikatakan dia, jumlah personil masih jauh dari ideal. "Dibanding jumlah masyarakat Jawa Tengah, satu banding 1000 lebih. Padahal idealnya satu banding 400. Masih kekurangan, 24 ribu personil," paparnya.

Maka dari itu, Didiek menyatakan tepat, jika Kapolri membangun kemitraan dengan berbagai pihak pada tahun 2010-2014, untuk menutupi kekurangan polisi.

"Langkah tepat, membuat MoU dengan instansi pemerintah maupun swasta, mulai lembaga pendidikan, Provinsi, dan Kodam IV Diponegoro," ujarnya.

Didiek mengingatkan, peristiwa yang perlu mendapat perhatian diantaranya naiknya harga BBM, maraknya narkoba, terorisme, dan PLTU Batang. "Dalam waktu dekat, pemilu tahap akhir yakni pelantikan gubernur, Idul Fitri dan Pemilihan Presiden 2014," paparnya.

Didiek juga berterimakasih kepada Kepala Satuan Wilayah atas  meningkatnya pelayanan kepada masyarakat. Dia berharap, polisi semakin dicintai masyarakat. "Selamat datang Kapolda Jateng, saya minta doanya, semoga ditempat baru dapat melaksanakan tugas dengan baik," jelasnya.

Sementara Kapolda Jateng, Irjen Pol Dwi Pratiknyo, menyatakan "kulo nuwun" kepada seluruh jajaran Polda Jateng dan masyarakat Jawa Tengah."Kulo nuwun, saya siap bekerja sama dengan siap saja,  menerima kritik dan siap membuka diri untuk membangun Jawa Tengah aman tentram, dan terkendali," terangnya.

Atas jabatan baru, Kapolda berharap mudah-mudahan juga dapat mencapai prestasi gemilang. "Untuk Irjend Didiek, selamat jalan, semoga ditempat yang baru mencapai kegemilangan," pungkasnya.
Ari Purwanto
Berita Terkait

UCAPAN SELAMAT PRESIDEN


Berita Lainnya



eXTReMe Tracker