Komentar Hanura Soal BLSM

Adi Adrian - Selasa, 11-06-2013 10:45

Komentar Hanura Soal BLSM : aktual.co
Ilustrasi Penyerahan Uang (Foto: Aktual.co/Istimewa)

"Sekarang ini banyak agenda politik, seperti Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) sementara tidak ada lagi bank yang bisa dibailout seperti 2009," kata Ketua Fraksi Partai Hanura, Syarifuddin Sudding, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (11/6).


Jakarta, Aktual.co —  Pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) oleh pemerintah karena tak ada lagi bank yang bisa dibailout seperti tahun 2009.

"Sekarang ini banyak agenda politik, seperti Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) sementara tidak ada lagi bank yang bisa dibailout seperti 2009," kata Ketua Fraksi Partai Hanura, Syarifuddin Sudding, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (11/6).

Selain itu, pemberian BLSM ini juga karena rulling party (Partai Demokrat) merasakan bahwa masyarakat sudah mulai kehilangan kepercayaan dan simpati.

"Wacana pemerintah ini dalam rangka menghadapi Pemilu 2014 untuk mencari simpati masyarakat karena partai tertentu merasa turun elektabilitasnya dan mencari simpati dengan memberikan BLSM," ungkap Sudding.

Penolakan Fraksi Hanura atas kenaikan BBM adalah karena pemerintah tidak konsisten.

Saat pengesahan UU APBN 2012, Hanura walk out. Pemerintah bilang akan ada penyesuaian ICP dalam waktu 6 bulan terakhir, yakni 115 persen. Sementara itu harga minyak dunia turun hingga ICP sampai 90 persen.

"Tidak jelas alasan pemerintah untuk menaikan BBM. Pemerintah tidak konsisten dalam menyampaikan angka-angka pertumbuhan ekonomi, lifting minyak," pungkas Sudding.
Nur Lail -
Berita Terkait



Berita Lainnya

  • 2 Sep 2014 15:40:06
    "Pengalaman selama ini membuktikan bahwa menteri yang rangkap jabatan, terutama yang merangkap sebagai pimpinan partai politik memanfaatkan kementerian yang dipimpinnya, terutama dalam hal penggunaan proyek untuk kepentingan partai politik yang dipimpinnya itu," jelas Mahmud.
  • 2 Sep 2014 14:41:18
    "Kabinet Jokowi posturnya harus disesuaikan dengan visi yang akan dijalankan, bukan didasari oleh 'politik dagang sapi," kata Koordinator ICW Ade Irawan di Jakarta, Selasa (2/9).
  • 2 Sep 2014 14:40:06
    "Pengalaman selama ini membuktikan bahwa menteri yang rangkap jabatan, terutama yang merangkap sebagai pimpinan partai politik memanfaatkan kementerian yang dipimpinnya, terutama dalam hal penggunaan proyek untuk kepentingan partai politik yang dipimpinnya itu," jelas Mahmud.
  • 2 Sep 2014 14:26:01
    "Keberadaan tim ini sesuatu hal positif karena berorientasi pada program. Namun, prasyarat membangun perbaikan tentu harus diawali dengan akuntabilitas atau transparansi pendanaan tim transisi kepada masyarakat," kata Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan, di Jakarta, Selasa (2/9).
  • 2 Sep 2014 14:19:13
    "Adanya kesamaan pandangan ya mereka bertemu. Kita semua kan menginginkan bangsa Indonesia bersatu. Tidak ada salahnya semua komponen bersatu," kata Hasto di Rumah Transisi, Jl Situbondo 10, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/9).
  • 2 Sep 2014 13:38:38
    Deretan Tank Leopard dan Marder yang baru datang akhir pekan lalu di parkir di pelabuhan Tanjung Priok , Jakarta Utara, Selasa (2/9/2014). Kendaraan yang dikirim dalam batch ini, dengan perincian sebanyak 24 MBT Leopard 2A4 dan 28 IFV Marder. Untuk kendaraan IFV Marder akan dibagi ke dalam beberapa batalyon kavaleri atau infantri mekanis. Sedangkan MBT Leopard 2A4 akan dibagi untuk 2 kesatuan yaitu Batalyon Kavaleri 1 Kostrad, Cijantung, Jakarta dan Batalyon Kavaleri 8 Kostrad, Pasuruan, Jawa Timur. Aktual/Tino Oktaviano
  • 2 Sep 2014 13:24:54
    Panglima TNI Jenderal Moeldoko beserta Kepala Staf Angkatan dan para pejabat tinggi TNI melakukan kegiatan donor darah secara langsung di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (2/9/2014). Tak hanya sekadar mendonorkan, Moeldoko juga ikut menyaksikan anggotanya yang sedang mendonorkan darahnya hari ini. Aktual/Tino Oktaviano
  • 2 Sep 2014 12:35:10
    "Itu pertemuan resmi antara saya sebagai Presiden dengan Presiden Terpilih Pak Joko Widodo, konteksnya itu bukan politik dan tidak ada deal politik apapun," katanya.
  • 2 Sep 2014 12:15:49
    "Kita (PKB) mendukung rencana Jokowi-JK tersebut. Saya rasa tak ada masalah bila PKB mendukung kebijakan Jokowi-JK yang akan menaikkan harga BBM," kata Anggota DPR Fraksi PKB Ali Maschan Musa di Jakarta, Selasa (2/9).
  • 2 Sep 2014 11:12:41
    "Pada pertemuan ini saya bersyukur dan gembira Koalisi Merah Putih menentukan sikap, mengakui hasil pemilu dan bakti kepada negara melanjutkan perjuangan di bidang politik," sambung SBY.
  • 2 Sep 2014 11:08:56
    "Kita dapat membulatkan ikhtiar kita untuk terus mematangkan dan memekarkan demokrasi termasuk di dalamnya meningkatkan peran KPI serta kontribusi lembaga-lembaga penyiaran publik terhadap pembangunan bangsa,"
  • 2 Sep 2014 10:45:06
    "Fraksi Partai Demokrat sudah tanda tangan koalisi permanen, partai juga sudah koalisi permanen. Itu adalah bukti nyata kami bersama Partai Demokrat. Lihat saja tatib pansus, kan Benny K Harman ketuanya," jelas anggota Komisi III DPR itu.
  • 2 Sep 2014 10:40:15
    "Silaturahmi dan memberikan ucapan selamat," katanya kepada wartawan, Selasa (2/9).
  • 2 Sep 2014 10:11:45
    Presiden terpilih Joko Widodo mulai mempersiapkan susunan kabinet untuk pemerintahan lima tahun mendatang. Secara khusus Jokowi mewajibkan kepada menterinya untuk bisa memberantas mafia minyak dan gas yang selama ini masih beroperasi di Indonesia demi terciptanya negara yang maju.
  • 1 Sep 2014 17:47:56
    pembentukan pansus juga menyelidiki penggunaan anggaran IT yang digunakan penyelenggara pemilu
  • 1 Sep 2014 16:41:32
    "Bisa kita bayangkan seandainya Tim Advokasi Jokowi-JK ini gagal. Tentu akan bermuara pada pengulangan pilpres," kata Ketua DPD Laskar Dewaruci (LDR) Provinsi Bengkulu, Sultan Najamudin, kepada wartawan, Senin (1/9).
  • 1 Sep 2014 16:27:33
    Dari kiri ke kanan, Ekonom Indef, Aviliani, Ketua DPP PDI Perjuangan Maruarar Sirait, Direktul Eksekutif LSI, Kusridho Ambardi, Staff Khusus Presiden bidang Ekonomi, Firmanzah saat menjadi pembicara pada acara diskusi di Hotel Pillman, Jakarta, Senin (1/9/2104). Diskusi tersebut bertema "Ketimpangan Pendapatan di Indonesia : Harapan Publik Terhadap Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Aktual/Junaidi Mahbub
  • 1 Sep 2014 15:54:42
    ‎Naikan Harga BBM,‎ Jokowi-JK Tak Perlu "Ngemis" ke SBY ‎
  • 1 Sep 2014 15:50:03
    "Bukan kita ingin menelanjangi dengan adanya Pansus ini. Komisi II sebagai pengawasan, Bawaslu mitra kita dan sama-sama apa saja yang kita terapkan pemilu yang datang bisa berjalan baik dan tidak terjadi lagi sebagaimana yang ditenggarai dalam pileg dan pilpres lalu," demikian Nuki.
  • 1 Sep 2014 15:29:59
    "Sesuai permintaan Pak Jokowi. Maksudnya kan kan baik, harus melepas jabatan di parpol. Tugas kabinet harus fokus supaya betul-betul menjaga kepentingan rakyat ke depan," kata Eriko di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (1/9).
  • 1 Sep 2014 14:50:19
    "Kalau argumen PDIP suara terbanyak yang dapat mandat rakyat, berarti Karoline yang menjadi Ketua DPR. Berani tidak PDIP menyerahkan mandat itu kepada Karoline," kata Fahri di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (1/9).
  • 1 Sep 2014 14:13:55
    "Tidak ada mengandai-andai, semua harus ada mekanisme partai salah satunya melalui Rakernas. Dan saya tidak mendengar, membau-bau adanya keinginan arahnya kesana," pungkasnya.
  • 1 Sep 2014 14:00:57
    "Saya telah melakukan komunikasi sesama anggota Komisi II dan responnya bagus. Pada umumnya setuju pembentukan pansus tersebut," kata Ketua Komisi II DPR Agun Gunanjar Sudarsa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/9).
  • 1 Sep 2014 13:20:10
    "Pemerintah baru Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla harus berani mengambil kebijakan untuk kebutuhan rakyat," kata Hanibal dalam Seminas 'Revolusi Kesehatan Menuju Revolusi Mental untuk Indonesia Baru' di Jakarta, Senin (1/9).
  • 1 Sep 2014 10:46:11
    Hadir juga Presiden of National Graduate Institute for Policy Studies Takashi Shiraisi, CEO Teijin Oyagi, Koordinator Regional dan Penasehat untuk Mitsubishi Corporation di Indonesia Masataka Komiya.


eXTReMe Tracker