KPU Akan Verifikasi Dukungan Cabup Parpol Ganda

Senin, 27-05-2013 14:10

KPU Akan Verifikasi Dukungan Cabup Parpol Ganda   : aktual.co
Suasana Rapat di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) (Foto: Aktual.co/Tino Oktaviano)

"KPU menerima pendaftaran pasangan Cabup Biak sesuai jadwal, ya setiap pengurus parpol yang terindikasi kepengurusan beda maka KPU akan melakukan verifikasi faktual dari pengurus tingkat provinsi hingga Pusat," ungkap Ketua KPU Milliam Tiblola.


Jakarta, Aktual.co —  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Biak Numfor, Papua akan melakukan verifikasi dukungan pasangan calon Bupati (Cabup) yang diusung pengurus parpol ganda pada pendaftaran pemilihan kepala daerah 25 Mei hingga 1 Juni.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Biak, Milliam P.Tiblola di Biak, Senin (27/5) mengakui, KPU tetap menerima pengajuan pendaftaran Cabup Biak meski ada sejumlah pengurus parpol yang terjadi kepengurusan ganda karena adanya konflik internal partai setempat.

"KPU menerima pendaftaran pasangan Cabup Biak sesuai jadwal, ya setiap pengurus parpol yang terindikasi kepengurusan beda maka KPU akan melakukan verifikasi faktual dari pengurus tingkat provinsi hingga Pusat," ungkap Ketua KPU Milliam Tiblola.

Ia menyebutkan, munculnya kepengurusan ganda di berbagai parpol menjelang tahapan pemilihan kepala daerah Bupati dan Wakil Bupati 10 September 2013 merupakan masalah internal parpol bersangkutan.

KPU sebagai lembaga penyelenggara Pemilu yang independen dan profesional, menurut Milliam, tidak berwenang untuk menentukan pengurus parpol mana yang sah saat mendaftar pasangan Cabup ke KPU.

"Sebelum KPU menetapkan pasangan Cabup Biak dukungan parpol yang sah dan diakui kepengurusan pihak KPU akan melakukan verifikasi faktual ke pengurus parpol bermasalah ke Provinsi dan pengurus Pusat di Jakarta," tegas Milliam Tiblola.

Jelang pendaftaran Cabup Biak ke KPU telah bermunculan sejumlah pengurus parpol ganda diantaranya Barisan Nasional, Partai Buruh, PKPB serta beberapa partai "gurem" lain tidak lolos Pemilu.

Sesuai jadwal pendaftaran KPU untuk calon Bupati dan Wakil Bupati calon perseorangan dan calon yang diusung partai politik 25 Mei-1 Juni 2013.

Hingga Senin pagi pasca pembukaan pendaftaran pasangan Cabup Biak baru terdaftar dua nama bakal calon Bupati yakni due Yesaya Sombuk-Thomas Ondik (koalisi Biak Bangkit Mandiri dan Sejahtera) serta pasangan Demianus Dimara-Danil Bontong (Koalisi Melayani Dengan Kasih).

Sedangkan tiga calon perseorangan Lameck Ap/Willem Rumpaidus, Prof Dr Yohana Yembise/Frits G.Senandi serta Hengky Wakum/Lazarus Bosyerem.

(Ant)
Epung Saepudin
Berita Terkait

UCAPAN SELAMAT PRESIDEN


Berita Lainnya

  • 23 Oct 2014 19:34:42
    "Jokowi pernah bilang, siapa saja boleh mengusulkan calon menteri. Ibu Mega boleh, Pak Jusuf Kalla boleh, Pak Surya Paloh boleh, Pak Panda juga boleh. Tapi Jokowi bilang, tetap saya yang memutuskan," papar Panda.
  • 23 Oct 2014 19:21:55
    Tidak semua calon menteri yang bakal dimasukkan ke dalam kabinet pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla dipanggil ke Istana. Hal tersebut dilakukan karena ada calon-calon menteri yang telah cukup dikenal baik oleh Presiden Jokowi.
  • 23 Oct 2014 19:17:16
    KORNAS dan Jaman mengungkapkan bahwa Kabinet Jokowi JK harus bersih dari korupsi, agen neolib dan pelanggar HAM.
  • 23 Oct 2014 19:11:30
    Ketua Umum PPP Surya Dharma Ali saat berbincang-bincang dengan peserta Silaturahmi Nasional Alim Ulama di Pesantren Asshidiqiyah, Jakarta, Kamis (23/10/2014). Acara yang bertema Islah Nasional Untuk Rakyat itu bertujuan mencari jalan keluar dari konflik di tubuh PPP. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB
  • 23 Oct 2014 19:07:31
    Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj (tengah) bersama Bendahara Umum PBNU Bina Suhendra (kanan) dan Ketua Panitia Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2014 Arfin Toha (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan terkait Munas NU di Kantor PBNU, Jakarta, Kamis (23/10/2014). Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2014 akan digelar di Gedung PBNU tersebut akan dibuka pada 1 November 2014. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB
  • 23 Oct 2014 18:57:24
    Politisi senior PDI Perjuangan Panda Nababan, di Jakarta, Kamis (23/10) mengatakan, Megawati dalam berbagai kesempatan, terutama dalam Rakernas PDIP mengingatkan kadernya agar berhati-hati dan tak terjerumus dalam tindak pidana korupsi.
  • 23 Oct 2014 18:16:02
    Penentuan susunan kabinet telah mencapai 99 persen. Namun, masih belum jelas kapan akan diumumkan oleh Presiden Joko Widodo.
  • 23 Oct 2014 18:02:07
    "Jadi begitu dapat nama pengganti, dibawa lagi namanya ke KPK untuk dicek, jadi dua kali kerja," ucap dia.
  • 23 Oct 2014 17:58:56
    Sementara itu, kementerian yang rentan disusupi oleh mafia antara lain Kementrian Hukum dan HAM, kejaksaan, kepolisian, ESDM, Kemenkeu, KemenBUMN, Kemenhut, Kemenko Perekonomian, Kementrian Maritim dan SDA.
  • 23 Oct 2014 17:47:43
    "Oh saya tidak tahu, coba tanyakan langsung pada yang bersangkutan," ujarnya kepada Aktual.co di Jakarta, Kamis (23/10).
  • 23 Oct 2014 17:01:27
    Dia mengatakan publik bakal menduga-duga terjadi perpecahan dalam koalisi pendukung Jokowi, jika sampai Nasdem selaku partai yang mendukung Jokowi-JK dalam pilpres tidak mendapatkan tempat menjadi menteri.
  • 23 Oct 2014 16:51:00
    "Kita sudah tegaskan tetap di luar pemerintahan. Jadi jangan sudah berkuasa di pemerintah ingin dapat jatah juga di DPR, gak 'fair'," kata Bambang di gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (23/10).
  • 23 Oct 2014 16:42:29
    Ketua Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Twedy Noviady Ginting mengatakan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla sulit mewujudkan Trisakti Bung Karno. Dan ada sembilan program prioritas Jokowi-JK, yang diberi nama Nawacita.
  • 23 Oct 2014 16:35:00
    "Jadi, KIH atau PDIP (pimpinan KIH) mendesak KMP (memberikan jatah komisi), awalnya minta 10 pimpinan komisi (termasuk AKD), (lalu) berkurang menjadi 5. 4 untuk komisi dan 1 AKD. Jadi bukan kita yang memberikan," kata Bambang.
  • 23 Oct 2014 16:32:42
    Enggartiasto juga mengatakan masih belum tahu soal pengumuman kabinet atau apakah dirinya ditunjuk sebagai menteri. "Tunggu saja," katanya sambil terus tersenyum kepada wartawan di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (Kamis, 23/10).
  • 23 Oct 2014 16:31:50
    Baru empat hari dilantik, Presiden Joko Widodo didemo oleh mahasiswa. Pada hari ini, Kamis (23/10) Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Bung Karno (KBM-UBK) menggelar unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta.
  • 23 Oct 2014 16:28:32
    Ketika dibicarakan mengenai pengumuman susunan kabinet atau penunjukkan sebagai menteri, Ferry hanya menyatakan tidak tahu mengenai hal tersebut.
  • 23 Oct 2014 16:26:00
    "Harus tunggu tujuh hari sesuai UU," kata Bambang di gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (23/10).
  • 23 Oct 2014 16:15:00
    Ruhut memandang dengan terpilihnya Jokowi sebagai Presiden RI maka yang bersangkutan merupakan presiden semua kalangan. Partai tidak perlu merecoki hak prerogratif presiden dalam menentukan menteri.
  • 23 Oct 2014 16:08:25
    Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (KIB) Adhie Massardi menduga adanya ketidakberesan pada tim seleksi menteri yang dibentuk Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo - Jusuf Kalla. Sebab 43 nama yang disodorkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) justru bermasalah.
  • 23 Oct 2014 16:07:52
    Gedung parlemen di Senayan kembali memanas. Hal ini disebabkan Koalisi Merah Putih dan Koalisi Indonesia Hebat berebut posisi pimpinan komisi.
  • 23 Oct 2014 16:04:35
    "Penundaan itu rugikan banyak orang. Merugikan pengusaha, satu hari gak bisa kerja di pelabuhan itu, jadi Presiden jangan seenaknya, kenapa tidak di Istana saja," kata Bamsoet, sapaannya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/10).
  • 23 Oct 2014 15:40:00
    "Ya susah dong dia itu, karena dia sendiri tidak mempunyai otoritas penuh. Dia melibatkan tangan-tangan lain, melibatkan KPK. Konsekuensi melibatkan tangan lain itu ya harus didengar. Orang dimintai pendapat masa pendapatnya tidak didengar," kata Tantowi di gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (23/10).
  • 23 Oct 2014 15:36:02
    Presiden Joko Widodo dan jajaran elite PDIP serta mantan KSAD Jenderal Pur Ryamizard Ryacudu melakukan rapat di DPP PDIP Jl Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (22/10).
  • 23 Oct 2014 15:35:00
    "Jokowi lebih banyak komentar tentang banyak agenda kerja hingga persiapan yang diberikan kepada kami terkait agenda Pak Presiden di dalam mengimplementasikan. Tentu saja secara prioritas pengumumam kabinet saat ini sesuai dengan ketentuan," kata Hasto.


eXTReMe Tracker