//

 

Dari Jembatan Buntung Perjuangan Buruh Digelorakan

Kamis, 06-06-2013 02:32

Dari Jembatan Buntung Perjuangan Buruh Digelorakan : aktual.co
Rizal Ramli Mengunjungi Omah Buru (Foto: Istimewa)

Jembatan itu sudah lebih dari tujuh tahun mangkrak. Pengerjaan pembangunannya terhenti begitu saja. Dua kawasan industri, MM 2100 dan East Jakarta Industrial Park (EJIP), Cikarang, Bekasi, yang sedianya tersambung oleh jembatan, hingga kini masih terputus.


Jembatan itu sudah lebih dari tujuh tahun mangkrak. Pengerjaan pembangunannya terhenti begitu saja. Dua kawasan industri, MM 2100 dan East Jakarta Industrial Park (EJIP), Cikarang, Bekasi, yang sedianya tersambung oleh jembatan, hingga kini masih terputus.

Pada bagian ujung, sisi jembatan masih menggantung sekitar 25 meter dia atas bibir sungai Kali Malang yang berwarna coklat terang. Di sisi kanan jembatan sepanjang 40 meter dengan lebar 8 meter itu, ada hutan kecil lamtoro dan pepohonan bambu. Di sebelah kiri, masih lamtoro dan pesawahan yang baru saja ditanami.

‘Jembatan Buntung’, begitu para buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bekasi menyebutnya. Di atas jembatan yang mangkrak itulah Omah Buruh 'bertengger'. Omah Buruh hanyalah tenda panjang yang memakan setengah lebar jembatan. Beratap terpal plastik yang ditopang rangka bambu dan tiang-tiang kaso seadanya.

Tendanya terbuat dari bermacam  bahan plastik. Ada terpal, bekas spanduk digital printing, juga plastik bening sebagai alas, campur aduk. Di bagian ujung jembatan yang menggantung, ada mushola  seadanya dengan lantai papan 10 cm lebih tinggi. Agak di sebelah kiri depan, ada dapur dengan peralatan yang juga seadanya.

"Omah Buruh adalah tempat kami berdiskusi dan berbagi informasi. Di sini kami menggelar rapat-rapat, pendidikan dan pelatihan, konsolidasi organisasi, dan lainnya. Banyak keputusan penting dan strategis menyangkut perburuhan, termasuk demo yang menutup jalan tol Bekasi beberapa waktu lalu, kami putuskan di sini. ," ujar Ismail Rifai, Pengurus FSPMI yang menangani Forum EJIP.

Buat para buruh, Omah Buruh adalah simbol sekaligus wadah perjuangan. Sedangkan jembatan buntung menjadi representasi kebijakan pemerintah yang tidak pernah tuntas di segala bidang, khususnya di sektor perburuhan.

"Setelah lebih tujuh tahun, jembatan tidak kunjung selesai. Begitu juga dengan berbagai persoalan di negeri ini, tidak ada kebijakan pemerintah yang tuntas. Kami ingin menjadikan Omah Buruh dan jembatan buntung sebagai simbol dan wadah perjuangan kaum buruh," ungkap Roni, seorang pengurus FSPMI.

Di Omah Buruh itulah tokoh nasional yang jadi ikon perubahan DR Rizal Ramli duduk bersila. Sore berteman rintik gerimis, Ketua Umum Aliansi Rakyat untuk Perubahan (ARUP) itu berdialog tentang banyak hal dengan sekitar 500 buruh.  

“Saya terharu sekaligus bangga bisa duduk bersama teman-teman buruh di sini. Anggota-anggota FSPMI masih muda-muda dan militan. Semangat juang yang terpancar dari teman-teman buruh, memberi energi tambahan bagi saya untuk terus berkhidmat membela kepentingan rakyat, termasuk para buruh,” ujar Capres Paling Reformis versi Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) yang disambut dengan tepuk tangan panjang hadirin.

Selanjutnya obrolan para buruh dan lelaki yang sore tadi berkemeja batik hijau lengan pendek dan celana biru gelap tadi mengalir lancar. Tidak ada sekat yang membatasi mereka. Padahal, selain sebagai ekonom senior, sederet jabatan dan posisi penting pernah disandang Rizal Ramli. Menteri Koordinator Perekonomian, dan Kepala Badan Urusan Logistik adalah sebagian saja dari pos  bergengsi yang pernah ada di genggamannya.

Menyangkut soal rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), Capres Alternatif versi The Presiden Centre ini menegaskan penolakannya. Menurut dia, masih banyak cara lain yang bisa ditempuh untuk menyelamatkan APBN, tanpa harus menaikkan harga BBM. Cara itu antara lain meningkatkan lifting produksi hingga kembali ke angka 1,2 juta barel per hari seperti dulu, menyikat mafia migas yang merugikan negara, membangun kilang di dalam negeri, meningkatkan penggunaan gas sebagai energi alternatif yang murah dan bersih lingkungan hingga menghentikan pembayaran bunga Obligasi Rekap di APBN yang sekitar Rp60 triliun per tahun hingga 30 tahun ke depan.

“Buruh adalah kekuatan besar yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Kenaikan upah dari Rp1,5 juta menjadi Rp2,2 juta tempo hari, adalah buah dari perjuangan panjang buruh. Tapi kenaikan upah itu akan kehilangan nilainya kalau harga BBM dinaikkan. Jangan katakan harga BBM hanya dinikmati kelompok kaya. Itu bohong besar. 63 juta pengguna sepeda motor adalah masyarakat kalangan bawah. Jangan korbankan rakyat karena kesalahan kebijakan penguasa. Ini tidak adil dan harus dihentikan,” kata Menteri Keuangan era Presiden Gus Dur ini yang disambut gemuruh tepuk tangan.

Buat para buruh, kehadiran Rizal Ramli di tengah-tengah mereka adalah bukanlah suatu hal yang luar biasa. Aktivis pergerakan sejak mahasiswa akhir tahun 1970-an ini memang dekat dengan grass root, termasuk para buruh. Rekam jejak dan keberpihakannya yang konsistens terhadap rakyat kecil tidak diragukan lagi.

“Bang Rizal bersama-sama buruh konsisten berjuang menggolkan UU Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Dukungan bang Rizal konkret, bukan hanya retorika. Dia bahkan ikut turun  ke jalan memperjuangkan Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS). Kita doakan semoga bang Rizal bisa menjadi presiden pada 2014, agar nasib buruh dan sebagian besar rakyat Indonesia bisa sejahtera,” papar Roni yang disambut koor ‘amiin’ panjang.
Ari Purwanto
Berita Terkait



Berita Lainnya

  • 18 Apr 2015 17:15:23
    Kasus TKI itu sangat seksi untuk dipolitisir, Pemerintah ini hadir-hadir saja, tapi mereka tidak tulus, mereka setengah hati mengatasi masalah-masalah TKI," ujarnya dalam diskusi bertema 'Elegi TKI' di Jakarta, Sabtu (18/4).
  • 18 Apr 2015 15:15:00
    "Namun, bila diperhatikan, undangan itu jelas diberikan setelah beredarnya informasi akan adanya aksi dari berbagai elemen pemuda dan mahasiswa pada 20 mei mendatang sebagai upaya koreksi total terhadap rezim Jokowi-JK, " katanya di Makassar, Sabtu (18/4).
  • 18 Apr 2015 14:10:47
    Personel Kopaska mengikuti apel pasukan pengamanan Peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA) di Mako Koarmabar Jakarta, Sabtu (18/4). Koarmabar menyiagakan sekitar 1000 pasukan laut, enam kapal perang, satu Pesawat U-618, dua Helikopter dan dua sea rider untuk mendukung pengamanan tamu VVIP pada peringatan KAA 19-24 April mendatang. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
  • 18 Apr 2015 14:00:21
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid menilai, ada yang salah dalam proses rekruitmen TKI di Indonesia. Sehingga, TKI-TKI yang terjerat permasalahan hukum di luar negeri sulit mendapat bantuan.
  • 18 Apr 2015 13:45:03
    Koordinator Aliansi TKI Menggugat Yusri Albima mengkritik sikap pemerintah yang terkesan menyalahkan pihak swasta, yakni jasa penyalur TKI yang dianggap 'lepas' tangan saat TKI di luar negeri terjerat masalah.
  • 18 Apr 2015 12:45:15
    Wakil Presiden Jusuf Kalla, Sabtu, memeriksa kesiapan Peringatan Konferensi Asia Afrika ke-60 mulai dari penyambutan kedatangan tamu negara di Bandara Halim Perdanakusuma hingga gladi bersih upacara pembukaan di Jakarta Convention Center, Sabtu (18/4).
  • 18 Apr 2015 12:30:03
    Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko melakukan mutasi kepada 58 perwira tinggi TNI dalam rangka pembinaan organisasi TNI guna mengoptimalkan tugas TNI yang semakin berat ke depan.
  • 18 Apr 2015 12:15:19
    Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali tuai kontroversi. Kali ini, rencana Ahok yang akan rekrut anggota TNI-Polri untuk jadikan "beking" pemprop DKI Jakarta sebagai Satpol PP honorer.
  • 18 Apr 2015 10:54:07
    Dari kiri ke kanan, Kepala BNP2TKI Nusron Wahid, Analis Kebijakan Migrant Care Wahyu Susilo, Moderator Pangeran Ahmad, Koordinator Aliansi TKI Menggugat Yusri Albima, Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia Kemlu Lalu Muhammad Iqbal saat menjadi pembicara pada acara diskusi polemik di Doble Tree Hotel, Cikini, Jakarta, Sabtu (18/4/2015). Diskusi yang bertema "Elegi Untuk TKI" ini membahas eksekusi mati terhadap TKI di Arab Saudi Siti Zaenab dan Karni Binti Medi Tarsim. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB
  • 18 Apr 2015 10:47:35
    Beredar dalam jejaring sosial, Dewan pertimbangan Presiden (Wantimpres) mengundang sejumlah elemen mahasiswa untuk menjadi narasumber dalam diskusi terbatas yang bertema "Dialog Mencari Solusi Permasalahan Bangsa".
  • 18 Apr 2015 10:15:24
    Menanggapi insiden gagal "Take Off" pesawat tempur F-16 di Halim Perdana Kusuma, Kamis (16/4). DPR meminta pemerintah Indonesia mengevaluasi alutsista hasil hibah dari negara lain. DPR RI memastikan tak menginginkan hibah pesawat tempur dengan kualitas yang diragukan.
  • 18 Apr 2015 10:00:50
    Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Pandjaitan yang sekarang "memegang realitas kekuasaan" di Istana, karena memiliki peran dan kewenangan yang kuat atau 'powerful".
  • 18 Apr 2015 09:45:44
    Pengamat politik dari Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara, menilai sekarang ada kecenderungan atau gejala yang dilakukan sekelompok orang untuk memojokkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berhadapan langsung dengan Presiden Joko Widodo.
  • 18 Apr 2015 09:30:54
    Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyindir dengan halus bahwa pemerintahan sebelumnya (mantan Presiden SBY) takut kehilangan popularitas sehingga tidak segera mengalihkan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke subsidi yang lebih bersifat produktif.
  • 18 Apr 2015 09:00:21
    Presiden Joko Widodo meminta para tokoh masyarakat untuk membantu menjelaskan persoalan itu. Pembagian KIS maupun KIP memang belum dilaksanakan sementara ini.
  • 18 Apr 2015 08:30:57
    Dalam kasus hibah F-16, AS tetap diuntungkan meski memberikan secara cuma-cuma, karena minimal bisa mengosongkan hanggarnya dari pesawat yang tak dipakai lagi.
  • 18 Apr 2015 08:14:15
    Pengamat industri militer Asmu'i Cipta mengatakan peningkatan kemampuan atau retrofit pesawat bekas memang lebih murah dibandingkan dengan membeli pesawat baru, namun tidak efisien.
  • 18 Apr 2015 07:30:30
    Eksekusi mati 2 TKI di Saudi Arabia makin membuktikan bahwa sesungguhnya Kabinet Jokowi tidak kayak lagi disebut kabinet kerja tetapi lebih cocok disebut Kabinet Ketoprak.
  • 18 Apr 2015 07:15:49
    Informasi dihimpun Aktual.co, aksi itu diantaranya akan dilakukan oleh para petani perkebunan Ramunia bersama sejumlah elemen mahasiswa dan elemen masyarakat dan mahasiswa.
  • 18 Apr 2015 07:00:08
    Presiden Joko Widodo akhirnya memenuhi undanganya dan hadir dalam peringatan Harlah PMII ke-55 Muktamar Pergerakan (Pembela Bangsa, Penegak Agama) yang digelar di Masjid Al-Akbar Surabaya.
  • 18 Apr 2015 01:02:00
    Dalam kesempatan itu, Jokowi menyempatkan diri untuk berbicara tentang belum dieksekusinya 11 terpidana mati dalam kasus narkoba yang mayoritas warga negara asing.
  • 17 Apr 2015 23:52:00
    "Banyak opini diarahkan untuk membully Megawati, seolah-olah Ketum PDIP inilah dalang yang ingin mengatur Presiden Jokowi layaknya wayang atau boneka,"
  • 17 Apr 2015 22:08:56
    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan menyebutkan akan memulai tahapan Pilkada di Kota tersebut pekan depan.
  • 17 Apr 2015 21:46:34
    Komisi Pemilihan Umum (KPU) meresmikan pilkada serentak 2015 ditandai dengan penyerahan secara simbolis data agregat kependudukan per kecamatan (DAK2) dari KPU ke KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota.
  • 17 Apr 2015 19:30:12
    Istana Negara diusulkan agar membangun tiga simpul komunikasi antara presiden dengan rakyat, partai pendukung dan parlemen.


eXTReMe Tracker