Golkar Klaim Menang di Pilkada Mamasa

Senin, 10-06-2013 05:20

Golkar Klaim Menang di Pilkada Mamasa : aktual.co
Partai Golkar (Foto: Istimewa)

"Setelah dilakukan pencoblosan pada 6 Juni 2013, pasangan Harapan unggul dengan perolehan 30 persen," kata ketua DPD Golkar, Anwar Adnan Saleh


Jakarta, Aktual.co — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Barat, mengklaim pasangan yang diusung calon bupati dan wakil bupati, Ramlam Badawi - Viktor Paotonan alias Harapan, menang dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Mamasa.

"Setelah dilakukan pencoblosan pada 6 Juni 2013, pasangan Harapan unggul dengan perolehan 30 persen," kata ketua DPD Golkar, Anwar Adnan Saleh di Jakarta, Minggu (9/6).

Menurutnya, perolehan suara yang didapatkan pasangan Harapan ini didasari hasil laporan tim yang ada di lapangan.

"Sehari pascapencoblosan kami terus melakukan koordinasi ke semua tim. Hasil laporan tim menyampaikan pasangan Harapan atau calon petahana masih unggul dari enam kandidat lain," katanya.

Namun demikian, perolehan suara ini masih bersifat sementara dan hasil resminya setelah dilakukan perhitungan dan pleno oleh KPU setempat.

Sementara itu, anggota KPU Provinsi Sulbar, Adi Arwan Alimin, juga masih menunggu hasil rekapitulasi suara pilkada Mamasa dari KPU Kabupaten Mamasa.

Ia mengatakan, KPU Kabupaten Mamasa belum menetapkan hasil Pilkada Mamasa karena masih diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami masih tunggu hasilnya saat ini, namun yang jelas apapun hasilnya yang ditetapkan penyelenggara harus diterima semua pihak, karena penyelenggaraan Pilkada Mamasa sudah dilaksanakan dengan baik dan lancar dari sisi pelaksanaan, untuk memilih pemimpin di Mamasa lima tahun yang akan datang untuk membangun Mamasa ke arah yang lebih baik," katanya.

Sementara itu hasil perhitungan cepat lembaga survei di Mamasa setelah pemungutan suara dilakukan, pasangan "incumbent" Ramlan Badawi dan Viktor Paotonan unggul sementara 29.30 persen.

Sementara pasangan Obednego Depparinding dan David Bambalayuk berada di posisi kedua dengan perolehan suara 23 persen, menyusul pasangan Rudianto dan Hapri Demalimma 19,31 persen, kemudian Linggi dan Edy Mulyiono 9,75 persen.

Sedangkan Mervie Parasan dan Saharuddin Tinggi 9,08 persen, kemudian Mario Said dan Simon mendapat 8,62 persen suara persen dan Elypas dan Wempy 0,93 persen.

Pelaksanaan Pilkada Mamasa dilaksanakan pada 448 tempat pemungutan suara (TPS) tersebar di 17 Kecamatan, diikuti sebanyak 113.527 jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).

(Ant)
Ismed Eka Kusuma -
Berita Terkait



Berita Lainnya

  • 28 Apr 2015 01:15:00
    Ketua DPD Partai Demokrat Bali, I Made Mudarta mengusulkan agar Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat berasal dari salah satu Ketua DPD Partai Demokrat. "Ada usul yang mengemuka seperti itu," kata Mudarta di Denpasar, Senin (27/4).
  • 28 Apr 2015 01:00:10
    Pemberian yang dimaksudkan adalah dalam bentuk barang, yang jika dikonversi nilainya maksimal Rp50 ribu,"
  • 28 Apr 2015 00:20:00
    Menjelang Kongres Partai Demokrat Mei mendatang di Surabaya, tarik menarik politik di internal partai itu mulai memanas.
  • 28 Apr 2015 00:05:17
    "Pilkada 2015 ini dan Pemilu 2019 mendatang target kami bersifat logis saja,"
  • 27 Apr 2015 23:00:49
    "Presiden sudah menyetujui memberikan bantuan di bidang SAR dan alat-alat dasar yang diperlukan, termasuk tenda dan obat-obatan. Itu diharapkan segera (dikirim), namun di sana 'airport' (bandara) tidak bisa, bukan ditutup, aksesnya memang tidak bisa,"
  • 27 Apr 2015 22:24:12
    "Ada yang nempel di gedung mezanine (gedung bulat) atau diselipkan di lantai 7 gedung Setjen, basement nusantara III, dan yang lainnya. Dan yang tidak tertampung sekitar 15.000 buku,"
  • 27 Apr 2015 22:16:12
    "Sumber pengamatan kami terhadap kinerja para menteri tersebut adalah pemberitaan di media-media online nasional dan lokal,"
  • 27 Apr 2015 22:00:26
    "Kami ingin (laporan) pertanggungjawaban keuangan daerah di tahun anggaran 2015 ini rapornya tidak merah, karena tahun kemarin saja hanya 36 persen daerah yang mampu mempertanggungjawabkan keuangan daerahnya,"
  • 27 Apr 2015 21:56:08
    Presiden Joko Widodo memberikan pidato saat acara Silaturahim Pers Nasional di Jakarta, Senin (27/4). Presiden menekankan agar Pers Nasional menjalankan fungsinya secara maksimal, antara lain fungsi kontrol, informasi, edukasi, menjadi cahaya pengetahuan bagi masyarakat serta menebarkan optimisme bangsa Indonesia. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma
  • 27 Apr 2015 21:17:25
    "Kalau kesepakatan diambil dari rapat kerja Komisi II dan mitranya memang itu mengikat. Sekarang kita lihat yang disebut kesepakatan itu bukan dari satu hasil raker dan RDP antara komisi II dan KPU. Karena tidak ada kesepakatan, KPU-nya keberatan, akhirnya komisi II hasilkan tiga opsi sendiri tapi tidak mengikat karena KPU nggak mau,"
  • 27 Apr 2015 20:20:20
    "Ruang kerja saat ini kurang memadai. Coba lihat ruang kerja DPR dengan eselon 2 di kementrian, coba bandingkan,"
  • 27 Apr 2015 20:09:55
    "Kami optimis gugatan dikabulkan. Partai Golkar pimpinan Aburizal Bakrie (Ical) yang KPU untuk mengikuti Pilkada serentak,"
  • 27 Apr 2015 19:26:15
    Persoalan ini perlu diperhatikan oleh DPR. Apalagi pada tahun ini saja DPR memiliki target menyelesaikan 37 RUU,"
  • 27 Apr 2015 19:16:51
    "Putusan MPG memang ada yang lain dari kelaziman, tapi bisa dipahami, karena pemutus-pemutus ini orang pandai namun bukan berkarier hakim,"
  • 27 Apr 2015 19:12:43
    "Oh tidak, kepengurusan forum pendiri iya, bukan partai. Forum pendiri itu tidak hanya dipusat, melainkan sampai ke daerah-daerah,"
  • 27 Apr 2015 19:00:03
    "Kalau Jokowi tidak melaksanakan (eksekusi) ini saya kira, begini saja indeks kepercayaan terhadap Jokowi sudah turun. Konon lagi, supremasi ini dipengaruhi ancaman dan tekanan. Saya kira akan semakin membuat citra pemerintah tidak akan meningkat,"
  • 27 Apr 2015 18:48:39
    "Saya pimpinan fraksi (PDIP) belum diajak bicara,"
  • 27 Apr 2015 18:32:17
    "Sebagian besar sangat layak untuk dipertimbangkan masuk ke dalam daftar perombakan Kabinet Jokowi karena sangat jelas berideologi kanan–neoliberal, posisi politik yang secara berdiametral bertentangan dengan Trisakti,"
  • 27 Apr 2015 18:24:26
    "Hak angket dimiliki DPR, kebijakan pemerintah strategis yang diduga melanggar perundangan dan merugikan masyarakat, dan harus dilihat dulu dari mana angket itu dilakukan, dari kenaikan harga BBM, bisa,"
  • 27 Apr 2015 18:15:22
    Ketua Badan Legislasi (Baleg) Sareh Wiyono (kanan) dan Anggota Baleg Arsul Sani, menerima sekitar 20 hakim muda yang tergabung dalam Forum Diskusi Hakim Indonesia (FDHI) menyambangi gedung DPR di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/4/2015). Mereka diterima dan diminta masukan soal Rancangan Undang-Undang (RUU) Jabatan Hakim. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB
  • 27 Apr 2015 18:04:47
    "Rapat konsultasi tidak boleh memaksa KPU melakukan ini itu, apa yang di rekomendasi DPR itu adalah usulan. wewenang ada di KPU. Kami menghimbau KPU tidak terbawa arus politik yang diperdebatkan di Komisi II,"
  • 27 Apr 2015 17:50:31
    "Segenap jajaran fraksi Demokrat di DPRD sepakat mendukung SBY for ketua umum,"
  • 27 Apr 2015 17:16:20
    Ya, Pak SBY batal berangkat ke Australia,"
  • 27 Apr 2015 17:08:46
    "Saya belum pernah mendengar cerita langsung bahwa itu (sudah ada) persetujuan Presiden. Kalau persetujuan kan artinya harus tertulis, ini saya belum mengetahui karena itu belum ada persetujuannya,"
  • 27 Apr 2015 16:34:26
    Kordinator Gerakan Indonesia Bersih Adhie Massardi saat menjadi pembicara diskusi MPR bertajuk "Perppu KPK" di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/4/2015). Meski lahir di era reformasi, namun sperma KPK bukan reformasi. Melainkan sperma dari World Bank dan IMF untuk menjaga investasi mereka aman. Selain itu, korban KPK juga tidak pernah sampai kepada kelompok neolib. Seperti penanganan kasus pajak yang hanya putus di Gayus. Termasuk, kasus Bank Century yang tak kunjung rampung. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB


eXTReMe Tracker