Penyadapan Oleh AS dan Australia Dilakukan Sejak Presiden Soekarno

Rabu, 06-11-2013 04:49

Penyadapan Oleh AS dan Australia Dilakukan Sejak Presiden Soekarno  : aktual.co
Penyadapan CIA

"Presiden Nixon jatuh dari jabatannya, karena melakukan penyadapan terhadap lawan politik yang terkenal dengan skandal Watergate," ujarnya, ditulis Rabu (/11).


Jakarta, Aktual.co — Penyadapan oleh AS dan Australia menurut Staf Khusus Presiden SBY bidang Hubungan Luar Negeri, Letjen (Purn) TB Silalahi, telah terjadi sejak masa Presiden Soekarno dan pasti akan terulang lagi. Karena itu yang terpenting sekarang adalah bagaimana Indonesia harus menghadapinya.

Menurut dia, dengan kemajuan teknologi informasi (IT), penyadapan itu makin mudah, karena peralatannya makin canggih. Saat ini, penyadapan dilakukan secara luas, katanya. Bukan hanya antar-negara, tetapi malah terjadi di dalam negeri itu sendiri, antara lain persaingan politik dan bisnis.

"Presiden Nixon jatuh dari jabatannya, karena melakukan penyadapan terhadap lawan politik yang terkenal dengan skandal Watergate," ujarnya, ditulis Rabu (6/11).

Sudah barang tentu pemanfaatan IT perlu ada hukum yang mengaturnya, ujarnya, sanksi dalam negeri antara lain dalam kejahatan di bidang IT atau cyber crime, sanksi internasional untuk antar negara. Hukum Internasional harus menjangkau kemajuan IT.

Dia juga mengingatkan, saat ini merupakan era kemajuan teknologi. Hanya saja, jangan terlalu tergantung IT, karena mungkin saja negara lain IT-nya lebih canggih. "Kita harus menyusun sistem yang mengutamakan sumber daya manusia. Saya yakin Badan Intelijen Negara kita sudah mengarah ke sana," katanya menjelaskan
Epung Saepudin
Berita Terkait

UCAPAN SELAMAT PRESIDEN


Berita Lainnya



eXTReMe Tracker