//

 

Cegah Amnesia Bangsa, Reformulasi Pola Pendidikan Sejarah

Anton W - Senin, 08-10-2012 08:57

Cegah Amnesia Bangsa, Reformulasi Pola Pendidikan Sejarah : aktual.co
Ilustrasi (Foto:unpad.ac.id)

Sardiman pun meminta ada reformulasi pembelajaran sejarah dengan melakukan pengkajian sehingga ditemukan model maupun pendekatan yang kontekstual.


Yogyakarta, Aktual.co — Pengamat sejarah sekaligus pengajar Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta Sardiman menuturkan, para tenaga pendidik perlu melakukan formulasi ulang dalam pemberian pendidikan sejarah di tanah air.

“Butuh pendekatan baru agar sejarah tidak lagi ditinggalkan sebagai pengetahuan nomor dua, seperti masa Orde Baru lalu,” kata Sardiman di Yogyakarta, Minggu (7/10).

Pendekatan itu, kata dia, salah satunya yang mendesak dilakukan adalah mengemas pendidikan sejarah dalam hal yang kontekstual, serta kemasan isu aktual yang sedang berkembang saat ini.

“Dengan pendekatan kontekstual ini guru dituntut paham realitas dan isu sosial sekitarnya, agara dapat mengambil benang merah antara materi yang diajarkan dengan situasi nyata,” ujarnya.

Pengaitan kondisi situasi terkini itu, dinilai Sardiman, akan membuat peserta didik terdorong membuat hubungan antara pengetahuan yang diperoleh dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. “Dengan cara ini maka ada proses merekonstruksi dan menerapkan pengetahuan yang ada, dalam keseharian peserta. Ini merupakan bingkai pendidikan karakter,” ucapnya.

Sardiman menuturkan, pembelajaran sejarah yang dilakukan saat ini lebih menitikberatkan pada proses mencari dan memberi makna dari peristiwa yang dipelajari.

"Namun, pembelajaran sejarah seringkali terjebak pola Orde Baru, yakni menghafal konsep, pengertian, nama-nama kerajaan, nama tokoh, tanggal dan tahun kelahiran seorang tokoh,” kata dia.

Pola menghafal seperti itu, imbuh Sardiman, mengakibatkan pembelajaran sejarah menjadi tidak menarik dan membuat peserta didik kelelahan menghafal fakta dan informasi yanga ada. Pola menghafal ini, tentu saja lebih mengandung potensi untuk dilupakan jika sudah lewat masanya. Parahnya lagi, hal itu berakibat pada gejala amnesia bangsa atas sejarah.

“Pembelajaran sejarah model menghafal mengindikasikan penyelenggaraan pendidikan masih pragmatis, kognitif, dan hanya menekankan penguasaan materi sehingga bersifat intelektualistik, bukan humanis dan berorientasi pembentukan karakter.”

Sardiman menambahkan pola menghafal ini pada masa Orde Baru berkembang sangat kuat karena terjadi perubahan tatanan kehidupan bermasyarakat dan bernegara yang dirancang penguasa.

Orde Baru menggulirkan paradigma pendidikan yang menganakemaskan pembangunan ekonomi dan fisik. Hal-hal yang tidak berhubungan langsung dengan persoalan ekonomi, materi dan uang, seperti sejarah, menjadi tidak menarik dan diabaikan.

“Begitu juga penyelenggaraan pembelajaran di sekolah. Maka wajar jika masyarakat masih sering menganggap pembelajaran sejarah tidak penting dan bermakna dalam kehidupan keseharian,” kata dia.

Melihat fakta demikian, Sardiman pun meminta ada reformulasi pembelajaran sejarah dengan melakukan pengkajian sehingga ditemukan model maupun pendekatan yang kontekstual.
Oki Baren
Berita Terkait



Berita Lainnya

  • 19 Apr 2015 01:12:00
    Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia Menggugat (ATKIM) meminta Presiden Joko Widodo, melakukan upaya hukum untuk menyelamatkan nyawa 31 tenaga kerja Indonesia dari eksekusi hukuman mati di Arab Saudi.
  • 18 Apr 2015 23:03:19
    "Kita ikut Pak Jusuf Kalla bahwa jika ada kecurangan dalam UN, maka akan diulang," kata Agus menanggapi kemungkinan UN diulang, Sabtu (18/4).
  • 18 Apr 2015 19:38:45
    "Sejak berdirinya klinik VCT pada tahun 2006 hingga Maret 2015 tercatat jumlah yang tertular HIV/AIDS sebanyak 60 anak," kata Koordinator Klinik VCT Rumah Sakit Daerah dr Soebandi Jember, Justina Evy Tyaswati, di Jember, Sabtu (18/4).
  • 18 Apr 2015 19:00:19
    "Kalau menurut saya, solusinya yang harus diperbaiki, karena apakah kita sudah sempurna dalam menjalankan ujian itu, kemudian apakah kalau belum sempurna lantas kita hentikan, saya kira jangan fatalistik," kata Anies Baswedan, di Bandung, Sabtu (18/4).
  • 18 Apr 2015 15:30:47
    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani mendampingi Presiden RI Joko Widodo membagikan Kartu Indonesia Sehat kepada para pekerja di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (18/4/2015). Pembagian kartu di area PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 3 Sei Karang, Kecamatan Galang merupakan yang pertama dilakukan setelah pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2015. AKTUAL/Istimewa
  • 18 Apr 2015 07:45:41
    Sebanyak 911 Rumah Tangga Sasaran (RTS) dari 18 desa di Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara, Jumat (17/4) menerima Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) tahap dua dalam tahun ini di kantor Camat setempat. Dana itu disalurkan oleh PT Pos Indonesia kecamatan setempat.
  • 16 Apr 2015 07:38:00
    Kearifan lokal dalam pelestarian alam, kini dikalahkan oleh modernisasi yang menawarkan sesuatu yang praktis dan tidak repot, kata Ahli Ekologi dan Evolusi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Tukirin Partomihardjo.
  • 16 Apr 2015 06:05:00
    Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), akan berusaha mengungkap keragaman hayati di Gunung Tambora di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).
  • 15 Apr 2015 14:42:00
    "Darurat narkoba bisa diatasi dengan kembali ke keluarga. Pemahaman delapan fungsi keluarga perlu kembali ditekankan,"
  • 15 Apr 2015 14:08:00
    "Kalau naskah soal, hampir semuanya mirip. Tapi kalau jawabannya, ya kita belum tahu benar atau salah."
  • 15 Apr 2015 13:53:00
    "Pantas kalau kita pertanyakan kapan ini akan diproses hukum,"
  • 15 Apr 2015 04:42:00
    "Kami akan meluncurkan revolusi karakter yang berdasarkan butir delapan dan sembilan Nawa Cita (program Presiden Jokowi),"
  • 15 Apr 2015 04:19:00
    "(Pemerintah) Harus memperhatikan pengelolaan air dan penyimpanannya terutama di waduk-waduk, agar bisa cukup hingga akhir kemarau,"
  • 15 Apr 2015 00:05:00
    "Program transmigrasi menjadi solusi bagi pemerintah daerah untuk membangun kawasan yang sulit berkembang, dengan mendatangkan transmigran yang memiliki keahlian dan pengalaman untuk mengolah potensi sumber daya yang ada untuk membangun dan mengembangkan kawasan tersebut menjadi kawasan ekonomi yang produktif, maju dan sejahtera,"
  • 14 Apr 2015 16:06:24
    "Sehingga Juli mereka masuk sekolah akan memotivasi lebih kuat pada anak-anak supaya belajar lebih baik,"
  • 14 Apr 2015 12:20:07
    Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berfoto bersama para peserta Ujian Nasional (UN) di SMA N 2 Jakarta, Jakarta, Selasa (14/4). Presiden Joko Widodo meninjau secara langsung pelaksanaan UN di sekolah tersebut. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
  • 14 Apr 2015 12:06:37
    "Kami melakukan simulasi dengan data beberapa tahun terakhir. Hasilnya hanya ada 30 kabupaten/kota yang memiliki indeks integritas tinggi,"
  • 13 Apr 2015 17:19:31
    Ketua Fraksi PKB Helmy Faishal Zaini menerima beberapa mahasiswa asal Indonesia yang berkuliah di Yaman saat bertemu Fraksi PKB, DPR RI, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2015). Kedatangan mereka untuk meminta pertanggung jawaban pemerintah atas pemulangan mereka ke tanah air, juga meminta pemerinta bisa menjamin mengembalikan ke Yaman untuk melanjutkan kuliah setelah konflik berakhir atau pemerintah dapat memindakhan kuliahnya di negara timur tengah lainnya. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB
  • 13 Apr 2015 16:12:56
    Sejumlah WNI asal Yaman saat tiba dari Yaman dan menunggu bus untuk diberangkatkan ke kampung halaman masing-maisng di Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Senin (13/4/2015). Sembilan puluh WNI dari dari daerah konflik di Yaman tiba di tanah air dengan menggunakan pesawat TNI AU Indonesia Air Force A 7305 untuk menghindari konflik di kawasan Yaman. AKTUAL/TINO OKTAVIANO
  • 13 Apr 2015 10:06:29
    Sejumlah pelajar SMA Santa Ursula mengikuti Ujian Nasional (UN), di Jakarta Pusat, Senin (13/4/2015). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencatat UN tahun 2015 di ikuti sekitar 2,8 juta siswa SMA dan Kejuruan. Terdapat 515 sekolah jenjang SMA/MA/SMK dengan 106.947 siswa mengikuti UN berbasis komputer di 29 provinsi seluruh Indonesia. AKTUAL/MUNZIR
  • 13 Apr 2015 09:58:14
    Sejumlah pelajar SMA Negeri 5 mengikuti Ujian Nasional (UN) berbasis komputer, Senin (13/4/2015). Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menegah menjalankan kebijakan baru dengan mengadakan UN berbasis komputer pada 585 sekolah di seluruh Indonesia. AKTUAL/MUNZIR
  • 13 Apr 2015 05:19:48
    "Pembangunan jangan hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa atau di kota besar saja, tapi harus merata di seluruh pelosok Tanah Air sehingga kesejahteraan bisa dinikmati seluruh rakyat. Insya Allah hal itu bisa kita wujudkan melalui program transmigrasi yang akan kita optimalkan pelaksanakannya,"
  • 13 Apr 2015 02:18:40
    "Pada 2014, UN CBT diselenggarakan di sekolah-sekolah Indonesia di Malaysia dan Singapura. Untuk tahun ini, pertama kalinya diuji coba di Tanah Air,"
  • 12 Apr 2015 23:24:40
    "Sebagian besar isinya diambil dari kumpulan makalah para Mahasiswa Program Magister Pendidikan Bahasa Arab UIN Malang 2007,"
  • 12 Apr 2015 15:21:32
    Sejumlah warga memperhatikan jalan yang longsor di tanjakan Ciregol, Desa Kutamandala, Brebes, Jawa Tengah, Minggu (12/4). Jalur nasional penghubung Tegal - Purwokerto itu longsor sedalam 60 meter dan panjang 175 meter sehingga kendaraan roda empat dialihkan ke jalur lain. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah


eXTReMe Tracker