Cuma Ada 15 Taman Yang Layak Di Jakarta

Kamis, 01-11-2012 10:12

Cuma Ada 15 Taman Yang Layak Di Jakarta  : aktual.co
Ilustrasi taman di Jakarta (Foto;asal-posting.com)
Jakarta, Aktual.co —   Pakar Tata Kota Nirwono Joga mengatakan sebanyak 10 hingga 15 taman kota saja yang layak dikunjungi oleh masyarakat Jakarta.

"Berdasarkan peta komunitas hijau. Jakarta secara keseluruhan mempunyai 350 dari taman kecil hingga taman besar, tapi hanya 10-15 taman saja yang layak dikunjungi oleh masyarakat," kata Nirwono Joga seusai konferensi pers "Green City for a Better Life", di Jakarta, Rabu.

Hal itu disebabkan, anggaran biaya pemeliharaan hanya 1/20 jika dibandingkan dengan Singapura sehingga banyak yang tidak terpelihara dengan baik.

Ia menambahkan selama ini kota di Indonesia masih kesulitan untuk menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) karena bukan menjadi prioritas.

Ia mencontohkan, untuk kasus Jakarta penambahan Ruang Terbuka Hijau tidak terlalu banyak hanya sebesar satu persen saja lebih dari satu dekade.

"Ruang Terbuka Hijau terbagi menjadi dua, yaitu RTH publik dan RTH privat. RTH publik ditargetkan pada tahun depan sebesar 20 persen sedangkan RTH privat sebanyak 10 persen," ujar dia.

Ia mengatakan RTH privat tidak bisa diakses 24 jam karena asetnya dimiliki lembaga serta individu seperti halaman kantor atau rumah.

"Selain itu ada juga Ruang Terbuka Non Hijau seperti waduk, sungai, danau, pantai, dan halaman parkir," ujar dia.

Berdasarkan laporan, kata dia, Banda Aceh, Medan, Bukit Tinggi, Pariaman, Sawahlunto, Batam, Tanjung Pinang mempunyai RTH sebanyak 8,3 persen.

"Pagar Alam, Bandar Lampung, Metro, Bogor, Salatiga mempunyai RTH sebesar 4,6 persen, sedangkan Semarang, Surakarta, Yogyakarta, Blitar sebanyak 17 persen, Malang 7,8 persen, Probolinggo 13,21 persen, Mataram 12 persen, Gorontalo, Makassar, Pare-pare 14 persen," kata dia.

Menurut dia, melalui perencanaan dan perancangan kota yang ramah lingkungan, penyediaan RTH yang memadai, serta keterlibatan komunitas hijau diharapkan dapat menumbuhkan kualitas ruang kota yang lebih humanis dan layak huni.

Sehingga dalam jangka panjang kota-kota yang sehat secara ekologis, sosial, serta ekonomi akan semakin terwujud di Indonesia.

(Ant)
Epung Saepudin -

Berani Melangkah
Komentar
Nama
Email
Komentar
Kode Verifikasi