Cegah Penyakit Kaki Gajah, Petugas Kesehatan Bagikan Vaksin Filariasis

Minggu, 10-02-2013 21:45

Cegah Penyakit Kaki Gajah, Petugas Kesehatan Bagikan Vaksin Filariasis  : aktual.co
Gedung Kementerian Kesehatan (Foto: Aktual.co/Oke Dwi Atmaja)
Jakarta, Aktual.co —  Petugas kesehatan di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, membagikan vaksin filariasis ke rumah-rumah warga, kantor, dan sekolahan, untuk mencegah berkembangnya penyakit kaki gajah.

"Kegiatan itu merupakan rangkaian dari pencanangan, pencegahan dan pengobatan massal secara gratis penyakit kaki gajah. Kita ingin tidak ada lagi warga yang tertular penyakit tersebut," kata Kepala Puskesmas Penipahan, Netty Juliana di Bagansiapiapi, Minggu (10/2).

Sejak dicanangkan program ini di tingkat kabupaten, pihaknya gencar memberikan vaksin filariasis sekaligus menyosialisasikan pencegahan penyakit kaki ini kepada warga.

"Untuk Senin (11/2) kami akan bagi-bagi vaksin dan sosialisasi pencegahan penyakit kaki gajah ke sekolah SMU Negeri 1 Penipahan. Sebelumnya ke kantor-kantor dan rumah warga kita sudah bagikan vaksin secara door to door," ujarnya.

Pembagian vaksin filariasis dilakukan dilakukan secara door to door mengingat letak geografis penduduk yang jauh, apalagi warga juga banyak yang belum mengetahui persis program pemerintah dalam upaya pencegahan penyakit kaki gajah sehingga petugas medis sebaiknya langsung bertemu dengan warga dalam memudahkan memahami penjelasan dari petugas medis.

"Kalau biasanya warga sendiri yang mengambil vaksin ke Puskesmas. Ini mungkin warga masih banyak yang tidak tahu ada bagi-bagi vaksin pencegah penyakit kaki gajah. Walaupun sudah lima puluh persen vaksin dan obat-obat tersalur kepada warga," ujarnya.

Ia menyatakan telah melibatkan seluruh petugas medis Puskesmas hingga bidan desa, dalam upaya sosialisasi dan membagi-bagikan vaksin dan obat pencegahan penderita kaki gajah kepada warga.

Dalam empat tahun terakhir, kata dr Netty Juliana, pihaknya menangani 15 pasien penderita kaki gajah masing-masing 11 orang laki-laki dan empat orang perempuan.

"Ada lima belas orang penderita kaki gajah kronis di Penipahan yang kita tangani. Kronis ini sudah menderita lama dan sudah terjadi pembengkakan sehingga sudah sempat terjadi infeksi. Biasanya kalau sudah begini, penyembuhannya juga sulit," katanya.

Dinas Kesehatan Rohil serentak melakukan pencanangan sosialisasi sekaligus pemberian vaksin filariasis secara serentak di 15 kecamatan se-Kabupaten Rohil. Program ini, seperti disampaikan Kadiskes Rohil dr Junaidi Saleh saat pencanangan di Kepenghuluan Bagan Jawa, Kecamatan Bangko, ditargetkan tuntas dalam sepekan ke depan.

Program dari Kementerian Kesehatan RI ini dalam upaya pencegahan penularan penyakit kaki gajah yang bisa tertular hanya dengan gigitan nyamuk. Seseorang bisa tertular ketika nyamuk mengigit penderita kaki gajah dan kemudian nyamuk tersebut mengigit orang sehat lainya.

"Rohil memang ada penderita penyakit kaki gajah dan penderitanya adalah orang tua. Kalau sekarang ini dari hasil survei kita tidak ada lagi penderita baru. Pengobatan ini kita anggap sangat penting, karena penyakit kaki gajah ini kalau sudah terjangkit penderita akan sangat sulit beraktifitas, akibatnya ekonomi akan mengalami penurunan," terang dr Junaidi.
(Ant)
Epung Saepudin

Berani Melangkah
Komentar
Nama
Email
Komentar
Kode Verifikasi