Inpres No. 2 Tahun 2013, Bentuk Presiden Lepas Tanggungjawab

Novrizal Sikumbang - Rabu, 27-02-2013 18:30

Inpres No. 2 Tahun 2013, Bentuk Presiden Lepas Tanggungjawab : aktual.co
Direktur Imparsial Al Araf (indonesia.faithfreedom.org)

"Keluarnya Inpres dan MoU ini sebagai bentuk lepasnya tanggungjawab, karena adanya penanganan lebih yang diberikan kepada kepala daerah, Kapolri dan Panglima TNI," kata Al Araf


Jakarta, Aktual.co — Direktur Peneliti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Imparsial, Al Araf menilai, penerbitkan Intruksi Presiden (Inpres) No 2 tahun 2013 menunjukkan bahwa Presiden melepaskan kondisi persoalan keamanan yang terjadi di masyarakat kepada Kapolri dan Panglima TNI serta Kepala Daerah.

"Keluarnya Inpres dan MoU ini sebagai bentuk lepasnya tanggungjawab, karena adanya penanganan lebih yang diberikan kepada kepala daerah, Kapolri dan Panglima TNI," kata Al Araf kepada wartawan di Kantor Komisi Hukum Nasional (KHN), Jakarta Pusat, Rabu (27/2).

Sementara itu, imbuh Al Araf, terkait dengan perbantuan tenaga militer, seharusnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaturnya dalam suatu ketentuan melalui proses di legislatif.

"Terhadap tugas perbantuan yang seharunya diatur dalam UU," ujarnya.

Selain itu, di waktu yang bersamaan, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigjen (Pol) Boy Rafli Amar menjelaskan, terbitnya Inpres soal penanganan gangguan keamanan dalam negeri, bukan bentuk presiden melepaskan tanggungjawabnya. Melainkan, itu hak dari presiden untuk mengerahkan para bawahannya.

"Tentu tidak seperti itu, jangan berfikir semua diserahkan, karena presiden mempunyai hal untuk memberikan instruksi, dan sebagai sarana kontrol yang nantinya akan dipertanggungjawabkan kepada presiden," tutur Boy.
Tri Wibowo -
Berita Terkait



Berita Lainnya

  • 28 Apr 2015 21:07:50
    Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memberi cinderamata kepada Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise usai melakukan pertemuan di Jakarta, Selasa (28/4/2015). Pertemuan tersebut dalam rangka membahas kerjasama pemenuhan kebutuhan dasar anak. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB
  • 28 Apr 2015 13:58:43
    Menteri Kooridinator Bidang Pembanguna Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani memukul gong dan membuka Sosialisasi Pelaksanaan Undang-undang No 6 tahun 2014, di Jakarta, Selasa (28/4/2015). Sosialisasi Pelaksanaan Undang-undang No 6 tahun 2014 yang di ikuti oleh para Gubenur/Bupati serta Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa untuk mendukung pencapaian target RPJM 2015-2019 untuk membangun Desa Mandiri. AKTUAL/MUNZIR
  • 26 Apr 2015 23:45:49
    "Kami menduga kematian Yoseph adalah upaya untuk mengaburkan penyelesaian kasus Benjina karena ini berkaitan erat dengan pertarungan bisnis ikan di Maluku," ujar Koordinator Bidang Advokasi KontraS Haris Azhar dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (26/4).
  • 26 Apr 2015 17:30:29
    "Kegiatan ini merupakan inisiasi dari berbagai lembaga yang telah bergabung untuk melakukan pengawalan terumbu karang, terdapat 19 lembaga yang telah menyatakan kesiapan untuk mendukung dan mengawal pengelolaan terumbu karang dengan semangat merah putih," ujar M Nasir selaku Koordinator I-CAN Provinsi DKI Jakarta, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Aktual.co, Minggu (26/4)
  • 26 Apr 2015 12:48:29
    Mahasiswa Universitas Paramadina yang berasal dari UKM tari tradisional menari di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta (26/4/2015). Aksi tersebut dilakukan untuk menggalang dana dalam rangka mengikuti festival budaya internasional (International Folklore Festival) pada 8 juli-2 agustus 2015 mendatang. AKTUAL/MUNZIR
  • 26 Apr 2015 10:55:23
    Sebab, para petugas akan mengantarkan ke rumah masing-masing sesuai dengan alamat.
  • 26 Apr 2015 09:04:16
    Puluhan wanita yang tergabung dalam "Perempuan Indonesia Menggugat" membawa poster seruan kembalikan Pancasila dalam UUD 45 di Jakarta, Minggu (26/4/2015). Perempuan Indonesia menyerukan ketika Negara atas alasan apa pun menaikkan Harga BBM dan membuat Kebutuhan Pokok, Transportasi, Pendidikan dll naik, maka korban pertama dan utama adalah kaum perempuan. AKTUAL/MUNZIR
  • 26 Apr 2015 04:39:21
    ... praktek menikah usia dini menimbulkan pula masalah trafficking dengan modus ilegal memperkerjakan wanita ke luar negeri sebagai TKI. Akibat kurang pendidikan, menikah usia dini dan pemahaman yang rendah, maka terjadi banyak kasus perceraian. "Biasanya wanita-wanita korban perceraian ini menjadi korban trafficking, dijual ada juga yang dipekerjakan sebagai TKW secara ilegal," katanya.
  • 25 Apr 2015 19:06:56
    Para peserta mengikuti Parade Asia Afrika di Jalan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/4). Parade tersebut diikuti berbagai negara peserta dengan menampilkan budaya mereka sebagai rangkaian peringatan ke-60 tahun Konferensi Asia Afrika. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
  • 25 Apr 2015 17:52:42
    "Jangan coba-coba catut nama-nama sekolah, kan kasian. Sekolah -sekolah itu bisa menuntut. Dilaporkan sebagai delik aduan, kalau ini mencemarkan nama sekolah. Tuntut biar kapok,"
  • 25 Apr 2015 15:27:06
    "Pengusulan Gus Dur sudah selesai di Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) tinggal melanjutkan ke dewan gelar,"
  • 25 Apr 2015 15:01:15
    Menteri Sosial khofifah Indar Parawansyah menandatangi sebuah logo saat launching Sekolah Anti Narkoba di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Sabtu (25/4/2015). Sekolah Anti Narkoba didirikan guna menekan angka pemakai, pecandu dan pengedar narkoba di Indonesia. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB
  • 25 Apr 2015 14:24:06
    "Pasien cuci darah harus secara periodik tes laboratorium. Harga tes terkena HIV dan Hepatitis C dan B memakan biaya sebesar Rp 900 ribu,"
  • 25 Apr 2015 08:36:35
    BMKG memprediksi wilayah Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bogor akan hujan ringan sampai sedang. Sedangkan seluruh wilayah Jakarta diprediksi berawan hingga hujan ringan
  • 25 Apr 2015 06:36:53
    Warga Kabupaten Lebak, Banten, diminta mewaspadai banjir dan longsor menyusul meningkatnya curah hujan memasuki masa pancaroba dari musim hujan ke musim kemarau di daerah itu.
  • 25 Apr 2015 00:47:00
    Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, jika ada yang setuju prostitusi dengan membuat lokalisasi, maka berarti sebagai sebuah pembenaran terhadap perbudakan.
  • 25 Apr 2015 00:14:00
    Organisasi perempuan Nadhatul Ulama (NU) Fatayat, menyoroti kurangnya peran perempuan dalam panggung nasional. Hal itu diserukan Fatayat NU dalam rangka memperingati hari lahir (harlah) ke-65.
  • 24 Apr 2015 17:54:56
    Ketua Umum PP Fatayat Nahdlatul Ulama Ida Fauziah didampingi Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj memotong tumpeng pada acara Harlah Fatayat NU yang ke-65 di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (24/4/2015). Ida Fauziah mendoakan Said Aqil kembali terpilih menjadi ketua Umum PBNU pada Muktamar mendatang, doa tersebut disampaikan disela sambutannya. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB
  • 23 Apr 2015 20:54:30
    Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa saat memberikan pembelakan kepada para perwakilan Bupati dan Walikota terkait rencana persiapan Lhauncing KKS, KIP dan KIS di kantor Kementrian Sosial, Jakarta, Kamis (23/4/2015). AKTUAL/MUNZIR
  • 23 Apr 2015 17:46:25
    "KAA tahun 2015 tidak boleh mundur dalam mengawal HAM dibanding tahun 1955, dan tetap harus menjadikan HAM sebagai isu kunci dalam melihat dan menyelesaikan persoalan di Asia Afrika,"
  • 23 Apr 2015 17:11:33
    Ratusan warga menikmati jalanan lengang yang dihiasi payung warna warni di sepanjang kawasan Pasar Baru, Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/4). Pemberian hiasan payung di kawasan itu dimaksudkan untuk memeriahkan acara puncak Peringatan ke-60 tahun Konferensi Asia Afrika. AKTUAL/TINO OKTAVIANO
  • 23 Apr 2015 16:38:53
    "Kita dapat informasi ada pemotongan, tapi tidak mungkin Kementerian Sosial juga yang mengurus itu karena uangnya sudah diserahkan langsung ke rekening,"
  • 23 Apr 2015 07:51:00
    Syeikh KH Saadih Al-Batawi mengaku, dirinya telah diberikan mandat untuk meneruskan kekhalifahan, dengan berpedoman pada Ahlussunah Wal Jamaah (Aswaja).
  • 23 Apr 2015 07:15:00
    Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Agus Arifin Lukman mengatakan 'Islam Nusantara Sebagai Islam Mutamaddin Menjadi Tipe Ideal Dunia Islam' menjadi tema yang tepat dalam kegiatan Pra Muktamar NU ke-33 di Makasar. Hal itu sejalan dengan permasalahan bangsa dan dunia saat ini.
  • 23 Apr 2015 06:08:00
    Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), akan menggelar Muktamar ke-33 pada Agustus 2015 mendatang. Dalam Muktamar tersebut, PBNU Menetapkan tema ‘Meneguhkan Islam Nusantara untuk Peradaban Indonesia dan Dunia’.


eXTReMe Tracker