Kodam IX Udayana Siap Amankan KTT APEC

Bobby Andalan - Selasa, 02-07-2013 23:32

Kodam IX Udayana Siap Amankan KTT APEC : aktual.co
TNI (Foto: Aktual.co/Muhammad Dasuki)

"Untuk VVIP leading sector-nya ada di TNI. Panglima TNI yang langsung bertanggungjawab, karena pertemuannya lebih dari dua kepala negara yang hadir," jelas Wing Handoko,


Denpasar, Aktual.co — Kepala Penerangan Kodam IX Udayana, Kolonel Arm Wing Handoko menegaskan instansinya siap untuk mengamankan pertemuan dunia KTT APEC yang bakal digelar di Bali, tahun ini.

Wing menuturkan, pada pertemuan yang akan dihadiri belasan kepala negara itu TNI sebagai leading sector pengamanan.

"Untuk VVIP leading sector-nya ada di TNI. Panglima TNI yang langsung bertanggungjawab, karena pertemuannya lebih dari dua kepala negara yang hadir," jelas Wing Handoko, Selasa (2/7).

Kodam IX Udayana, katanya, membantu memfasilitasi segala kebutuhan yang berada di wilayah pengamanan. Nantinya, Kodam IX Udayana akan bersinergi dengan Pemprov Bali, Polda Bali dan instansi terkait lainnya.

"Karena ini tingkat KTT, maka pengamanannya melibatkan seluruh unsur TNI mulai dari darat, laut dan udara dari berbagai kesatuan, termasuk di luar kesatuan Kodam IX seperti Armada Timur, KRI dan lain-lain," beber Wing Handoko.

Koordinasi pengamanan juga melibatkan Mabes Polri, BIN, Bais dan Paspamres, terpadu menjadi satu kesatuan pengamanan.

"Ada tahap persiapan, gladi pengamanan. Kopassus beberapa waktu lalu sudah melakukan latihan pembebasan sandera Airport Ngurah Rai," jelas dia.

Sementara itu, soal situasi keamanan Bali hingga kini masih kondusif. Wing berjanji akan terus meningkatkan kewaspadaan, meski situasi Bali masih terkendali, belum menunjukkan gejala gangguan.

Ia mengakui, institusinya harus bekerja ekstra keras, oleh sebab Kodam IX Udayana juga membawahi tiga wilayah, Bali, NTB dan NTT.

"Masing-masing beda situasinya. NTT itu dijuluki Pulau Seribu Gereja. NTB Pulau Seribu Masjid dan Bali Pulau Seribu Pura. Di NTT kami berhadapan dengan perbatasan Timor Leste," papar Wing Handoko.

Belum lagi soal kepulauan terdepan. Wing menyebutnya kepulauan serambi depan, bukan lagi pulau terluar. Ia menyebut situasi di NTT juga aman terkendali. Imbas kenaikan harga BBM masih dianggap biasa. Di NTB, aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu diakui cukup dinamis. Namun sejauh ini, Wing mengaku masih pada koridor yang bisa diberi toleransi.

"Yang paling lumayan (pengamanannya) ada di Pulau Bali. Bersyukur pemilihan gubernur bisa diselesaikan dengan baik. Yang penting Pilgub Bali harus aman, damai dan mensejahterakan masyarakat," harap Wing Handoko.

Sejauh ini, imbuh Wing Handoko, situasi keamanan di wilayah Kodam IX Udayana belum menunjukkan adanya kekhawatiran.

"Sejauh ini belum ada hal-hal yang mengkhawatirkan secara signifikan. Namun kita tetap waspada, terkait juga dengan situasi nasional akan mempengaruhi daerah termasuk Bali," ujarnya.

Di Gilimanuk, Padang Bai, Airport, dan pelabuhan kecil kita pantau ketat.

"Kita bergandeng tangan dengan kepolisian, dan Muspida untuk memfilter pendatang-pendatang lalu lalang dari aktivitas kegiatan. Sejauh ini belum ada hal-hal yang mengkhawatirkan," tegas dia.
Ismed Eka Kusuma -
Berita Terkait

UCAPAN SELAMAT PRESIDEN


Berita Lainnya



eXTReMe Tracker