Musik Tarling yang Nyaris Punah

Raminah - Sabtu, 14-07-2012 13:30

Musik Tarling yang Nyaris Punah : aktual.co
Kesenian tarling(Foto: budayacirebon.wordpress.com)

Nama Tarling sendiri identik dengan instrumen itar atau gitar, seruling, serta identik dengan istilah yen wis mlatar gage eling yang berarti jika banyak dosa segera bertaubat.


Jakarta, Aktual.co — Cirebon merupakan salah satu tempat yang memiliki banyak objek wisata religi. Selain itu, Cirebon mempunyai beberapa kesenian yang sampai saat ini masih dipertahankan keberadaanya yaitu Tarling.

Musik Tarling biasanya populer di wilayah pesisir pantai utara Jawa Barat. Nama Tarling sendiri identik dengan instrumen itar atau gitar, seruling, serta identik dengan istilah yen wis mlatar gage eling yang berarti jika banyak dosa segera bertaubat.

Musik tarling sudah muncul sejak tahun 1931 di Desa Kepandean, Kecamatan Indramayu pada masa itu anak-anak muda di Indramayu dan Cirebon sering memainkan alat musik tersebut sebagai tren populer, kemudian musik ini menjadi berkembang pada tahun 1935. Biasanya alunan musik tarling diiringi dengan kotak sabun sebagai kendang dan kendi sebagai gongnya. Lalu, tahun 1936 alat musik tarling dilengkapi dengan berbagai alat musik lainnya seperti ketipung dan masih banyak lagi.

Dalam lirik musik tarling biasanya mengandung unsur atau cerita yang memberikan pesan moral yang mencerahkan serta menghibur.

Musik Tarling dahulu disebut juga dengan melodi kota ayu untuk wilayah Indramayu, sedangkan Cirebon menyebutnya melodi kota udang. Nama Tarling baru diresmikan saat RRI sering menyiarkan jenis musik ini oleh Badan Pemerintah Harian pada tanggal 17 Agustus 1962.

Namun, sangat disayangkan musik yang memiliki melodi dan lirik yang cukup unik ini, kini hampir mengalami kepunahan, padahal musik ini merupakan sejarah yang tak bisa dipisahkan oleh masyarakat pesisir pantai utara.
Ratih -
Berita Terkait

UCAPAN SELAMAT PRESIDEN


Berita Lainnya



eXTReMe Tracker