Galasin, Permainan Asli Indonesia

Raminah - Selasa, 19-06-2012 15:04

Galasin, Permainan Asli Indonesia : aktual.co
(Foto: Aktual.co/Istimewa)

Galasin atau Gobag Sodor semakin hilang dari ruang anak-anak Indonesia.


Jakarta, Aktual.co —Jika ingat masa kecil pasti anda ingat dengan beberapa permainan tradisional yang satu ini, yaitu Galasin atau yang lebih dikenal dengan Gobag Sodor. Galasin biasanya dimainkan oleh anak anak baik perempuan maupun laki-laki, permainan ini merupakan permainan asli milik Indonesia.

Sangat disayangkan permainan ini kini jarang kita temui bahkan sudah tidak ada yang memainkannya, karena di jaman modernisasi ini anak-anak lebih memilih permainan seperti game online, PS, dan sebagainya yang mengeluarkan budget yang cukup besar untuk bisa memainkan permainan tersebut, padahal jika anak-anak sekarang mau memaikan permainan tradisional ini tidak perlu mengeluarkan biaya.

Permainan ini di mainkan oleh dua tim, biasanya masing-masing tim terdiri dari 4 tau 5 orang. Biasanya dalam permainan ini antara tim yang jaga dan yang main saling berhadapan, agar tim yang main tidak dapat masuk atau lolos untuk melewati garis terakhir secara bolak balik, dan untuk memenangkan permainan tersebut semua anggota tim yang main juga harus dapat melakukan proses bolak balik dalam area lapangan yang telah ditentukan.

Permainan ini biasanya dimainkan di lapangan atau lapak yang kosong yang dibuatkan membuatkan garis-garis dengan menggunkan kapur atau abu. Anggota tim yang mendapat giliran untuk menjaga lapangan terbagi menjadi dua, yaitu anggota tim yang menjaga garis batas horisontal dan batas vertikal. Sebagai anggota tim yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas horisontal, maka mereka akan berusaha untuk menghalangi lawan mereka yang juga berusaha untuk melewati garis batas yang sudah ditentukan, sebagai garis batas bebas.

Kemudian bagi anggota tim yang mendapatkan tugas untuk mejaga garis batas vertikal, maka orang ini mempunyai akses untuk menguasai atau menjaga keselurah garis batas vertikal yang terletak di tengah lapangan.

Selain sangat mengasikkan permainan ini juga dapat membuat anak-anak untuk meningkatkan kemampuan fisik. Dapat melatih kemampuan anak membaca gerak tubuh, serta meningkatkan kemampuan komunikasi dan kemampuan menyusun strategi.
Faizal Rizki
Berita Terkait



Berita Lainnya

  • 28 Jul 2014 22:31:41
    "Khusus malam puasa (tarawih), karena amal jariah para jama'ah akan langsung dihitung dan disampaikan oleh pengurus masjid kepada jama'ah setiap harinya,"
  • 27 Jul 2014 15:50:13
    “Karena Ini hampir lebaran mas, jadi saya memang biasa bersih-bersih makam orang tua saya,” katanya saat ditemui Aktual.co usai berziarah makam, Minggu (27/7).
  • 27 Jul 2014 13:35:49
    "Alek Bantai Adat dan Rantam ini merupakan budaya masyarakat Tiku Kecamatan Tanjung Mutiara secara turun temurun," kata tokoh masyarakat Tiku Suada Hakim di Jorong Sungai Nibuang Minggu (27/7).
  • 27 Jul 2014 06:15:05
    Ribuan warga di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat melaksanakan tradisi "maleman" setiap malam ganjil pada sepuluh hari terakhir Ramadhan yang dilaksanakan secara bergantian pada setiap lingkungan.
  • 25 Jul 2014 11:06:22
    "Ekskavasi arkeologi di Situs Mnuraidi dan Situs Kampung Tua Padwa di wilayah Biak Selatan ditemukan sejumlah tinggalan arkeologi berupa fragmen tembikar hias maupun polos," kata ketua tim eksplorasi Balai Arkeologi Jayapura Erlin N Djami di Jayapura, Jumat (25/7).
  • 18 Jul 2014 13:27:33
    "Ritual untuk tanaman maupun binatang piaraan merupakan refleksi humanisasi dan penghormatan petani tehadap tanaman, hewan dan aneka sumberdaya alam (hutan, sumber air)," kata Prof Windia yang juga ketua pusat penelitian subak Universitas Udayana di Denpasar, Jumat (18/7).
  • 15 Jul 2014 11:44:37
    "Ya, ada kenduri ketupatan setelah 15 hari Ramadan dijalankan," kata salah seorang warga Kelurahan Sumber Karya Kota Binjai Mahruzar, di Binjai, Selasa (15/7).


eXTReMe Tracker