15 Tim Ikut Parade Tari Daerah Kepri

Jum'at, 17-05-2013 23:20

15 Tim Ikut Parade Tari Daerah Kepri : aktual.co
Parade Tari Daerah 2013 (Foto: disbud.kepriprov.go.id)

"Tujuh kabupaten dan kota mengutus dua tim, sementara satu tim dari Pemprov Kepri. Utusan masing-masing kabupaten kota itu merupakan juara 1 dan 2 saat parade tari tingkat kabupaten dan kota," kata Kepala Dinas Kebudayaan Kepulauan Riau Arifin Nasir.


Jakarta, Aktual.co — Dinas Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau menyatakan, Parade Tari Daerah 2013 yang digelar Jumat malam di Gedung Daerah Tanjungpinang diikuti 15 tim dari kabupaten dan kota di wilayah itu.

"Tujuh kabupaten dan kota mengutus dua tim, sementara satu tim dari Pemprov Kepri. Utusan masing-masing kabupaten kota itu merupakan juara 1 dan 2 saat parade tari tingkat kabupaten dan kota," kata Kepala Dinas Kebudayaan Kepulauan Riau Arifin Nasir, Jumat (17/5).

Arifin mengemukakan, kegiatan itu merupakan ajang dalam rangka mencari bibit-bibit daerah yang terbaik. Kepri, katanya menyimpan tarian-tarian daerah yang menarik.

"Banyak penari yang berbakat di Kepri," ujarnya.

Satu tim terbaik dipercaya untuk mewakili Kepri mengikuti parade tari daerah tingkat nasional yang akan diadakan di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada 23 Agustus 2013.

Penari asal Kepri yang diutus ke tingkat nasional nanti akan terus dilatih sehingga dapat menggapai prestasi gemilang. Pemerintah Kepri menargetkan, tim itu bisa meraih juara umum tingkat nasional.

"Target ini tidaklah muluk-muluk, sebab tiga tahun belakangan ini, tim tari daerah asal Kepri selalu juara dua se-Indonesia dan terbaik se-Sumatra," katanya.

Selain 15 tim itu, panitia Parade Tari daerah Kepri juga akan menampilkan tim undangan dari Sri Warisan Institute Kesenian Malaka dan tim tari Sumatra Selatan. Dua orang juri tingkat nasional didatangkan dari Jakarta dan satu juri dari Kepri.

Kehadiran dua tim undangan bertujuan sebagai pembanding, meski tim Kepri diyakini lebih bagus dari tim tari Sumsel. Tetapi yang perlu dicontoh adalah pembinaan tim tari dari Sumsel yang cukup bagus.

"Dua tim itu tentu membawa warna baru nanti. Kami bisa melihat bagaimana mereka membina tim tarinya, cukup bagus," katanya.

Menurut dia, perkembangan seni budaya cukup dinamis, sehingga perlu dilihat kemajuan-kemajuan pembinaan daerah lain termasuk di luar negeri. Hal itu dapat mengembangkan seni tari budaya Melayu dan seni tari budaya nusantara lainnya.

Adapun janis tari yang dibawakan masing-masing temanya tentang tari kreatif Melayu. Tari yang ditampilkan berdasarkan kisah kearifan lokal, misalnya dengan mengkreasikan cerita atau legenda dalam bentuk tarian.

"Salah satu contoh, tari kreasi Melayu yang cukup bagus ditampilkan tahun lalu adalah kisah percintaan seorang putri Bugis dan putri Melayu. Cinta mereka tak direstui dan akhirnya dipaksa berpisah, legenda-legenda seperti inilah yang diangkat," katanya.
(Ant)
Tri Wibowo -
Berita Terkait



Berita Lainnya

  • 24 May 2015 08:39:34
    Momentum bersejarah itu, kata dia, harus dipromosikan ke dunia internasional.
  • 20 May 2015 21:11:00
    Masyarakat yang mengikuti labuhan dalam rangka Hajat Dalem Kraton Ngayogyakarto ini antusias untuk mendapatkan "lorotan" berupa nasi serundeng dan "suwiran" daging ayam yang sebesar kepalan tangan tersebut serta berbagai rupa bunga yang digunakan dalam prosesi labuhan.
  • 16 May 2015 16:09:43
    "Bahwa hidup dan kehidupan itu di bumi. Setiap manusia membangun diri untuk bermakna dan mampu berbagi dengan sesamanya di bumi. Hidup haruslah membumi,"
  • 15 May 2015 07:51:00
    Keputusan untuk mengasuransikan anggota kontingen Kotim, mengingat ada beberapa cabang lomba yang dinilai berisiko terhadap keselamatan. Di antaranya cabang lomba dayung, sepak sawut atau bola api serta manetek dan maneweng atau memotong dan membelah kayu.
  • 14 May 2015 16:15:27
    Bangsa Indonesia tidak maju karena umumnya mereka bersikap anti-filsafat. Di Indonesia, mempelajari filsafat bagi sejumlah kalangan dianggap “berbahaya,” karena dikhawatirkan bisa berujung ke melemahkan agama atau “melupakan Tuhan.”
  • 11 May 2015 04:37:25
    Witte Pall dibangun tahun 1839 oleh Gubernur Jenderal DJ De Eerens yang berkuasa sejak 1836-1840. Fungsi pilar ini sebagai satu satu titik triagulasi primer Pulau Jawa yakni titik koordinat penentu letak sebuah lokasi berdasarkan tinggi permukaan laut.


eXTReMe Tracker