Mari Menjaga Hati Kita

Muchammad Nasrul Hamzah - Minggu, 09-12-2012 05:04

Mari Menjaga Hati Kita : aktual.co
Ibadah (Foto: Istimewa)

Menjaga kesucian hati merupakan sebuah amalan jiwa, kesucian hati membawa akan berdampak kepada perilaku kita dalam hubungan bermasyarakat


Malang, Aktual.co — Rasulullah Saw sering berdoa meminta ketetapan hati, sebagaimana bunyi do'a beliau "yaa Muqalibal Qulub, tsabbit qolby 'ala diinik" wahai yang membolak-balikkan hati tetapkanlah hatiku dalam keimanan kepada-Mu.

Dari doa ini bisa dikatakan bahwa kedudukan hati adalah sebuah fondasi bagi keimanan, karena iman sendiri tak lain adalah sebuah kepercayaan yang terhadap sesuatu yang diyakini oleh hati, dan hati merupakan titik terpenting yang ada dalam diri kita.

Pencerminan diri kita dihadapan Allah bukanlah dari segi apa yang tampak melekat dalam chasing kita, seperti baju, mobil, rumah, harta, namun melampaui itu semua, ternyata Allah menilai mengukur diri kita dari sudut hati kita sebagaimana di pernah di sabdakan Rasullullah "innallah la yandzur shawarikum, wa laa kinallaha yandzzur qulubikum" Allah tidak menilaimu dari chasing-mu melainkan dari hatimu.

Menjaga kesucian hati merupakan sebuah amalan jiwa, kesucian hati membawa akan berdampak kepada perilaku kita dalam hubungan bermasyarakat. Seorang sufi sekaligus penyair Jalaludin Rumi pernah memberi resep bagaimana kita harusnya mencapai kesucian hati sebagaimana syairnya "Dimanapun, jalan untuk mencapai kesucian hati adalah melalui kerendahan hati"

Begitu pentingnya peran hati, sampai dalam sebuah hadist Qudsi Allah SWT berfirman: "Langit tak dapat menampung-Ku, bumipun tak dapat memuat-Ku, begitu pula ruang diantara keduanya, hanya hati orang berimanlah yang dapat meliputi-Ku."
Faizal Rizki

UCAPAN SELAMAT PRESIDEN


Berita Lainnya



eXTReMe Tracker